STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM
Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan TafsirAl Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan TafsirEsai ini menjelaskan interpretasi Nusantara, khususnya Tafsir Al-Munir yang ditulis oleh AGH Daud Ismail, seorang cendekiawan Bugis terkemuka dari Sulawesi Selatan. Interpretasi ini memainkan peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan Al-Quran yang selaras dengan kondisi sosial di sekitar ahli tafsir. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis ayat-ayat Al-Quran terpilih, kemudian menguji signifikansinya dalam konteks masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan memanfaatkan teknik tinjauan pustaka, dengan analisis terfokus pada Tafsir Al-Munir Bugis. Selain itu, pendekatan fenomenologis digunakan untuk membangun hubungan antara interpretasi tekstual dan konteks sosial. Temuan artikel ini mengungkapkan bahwa AGH. Daud Ismail mengembangkan model interpretasi kontekstual yang menunjukkan kepekaan mendalam terhadap dinamika sosial masyarakat Bugis. Hal ini terbukti dalam pemilihan strategis ekspresi linguistik Lontarak yang mudah dipahami oleh masyarakat Bugis. Penelitian ini menemukan bahwa Tafsir Al-Munir melampaui sekadar terjemahan dan interpretasi Al-Quran berdasarkan kebutuhan langsung ahli tafsir; sebaliknya, pendekatan interpretatifnya memfasilitasi pemahaman masyarakat terhadap teks Al-Quran. Secara khusus, penelitian ini menyoroti pemanfaatan bahasa lokal dan ekspresi linguistik oleh penulis sebagai strategi metodologis untuk mengubah pesan-pesan Al-Quran ke dalam realitas budaya masyarakat Bugis. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk memperkaya lanskap ilmiah studi tafsir Nusantara dengan menyajikan model interpretasi yang responsif terhadap konteks sosial masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan, dengan implikasi yang lebih luas untuk memajukan metodologi interpretasi yang lebih kontekstual dan inklusif.
Daud Ismail memiliki kekhasan dan keunikan dalam menafsirkan lafadz atau kalimat yang membutuhkan penjelasan, dikaitkan dengan transformasi sosial budaya masyarakat setempat agar umat Islam dan masyarakat Bugis secara spesifik bisa memahami terjemahan dan tafsirnya dengan mudah.Tafsir Al-Munir khas dalam menafsirkan Al-Quran dengan pemilihan diksi serta kalimat yang mempertimbangkan transfomasi sosial dan budaya masyarakat Bugis, memudahkan umat Islam memahami terjemahan dan tafsir Al-Quran tanpa menghilangkan makna asli kitab suci.Tafsir ini berorientasi kuat dalam melestarikan nilai-nilai budaya lokal, menggunakan aksara Lontarak Bugis yang mudah dipahami masyarakat setempat serta direncakan disimpan di masjid agar dapat dikaji secara luas.
Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk memperdalam analisis mengenai bagaimana nilai-nilai budaya Bugis yang lebih spesifik, seperti konsep Siri atau Pacce, termanifestasi dalam penafsiran ayat-ayat tertentu dalam Tafsir Al-Munir. Studi dapat mengeksplorasi apakah dan bagaimana AGH. Daud Ismail mengadaptasi atau mereinterpretasi norma-norma budaya Bugis ini melalui lensa ajaran Quran, memberikan wawasan tentang interaksi antara keyakinan lokal dan prinsip-prinsip Islam. Perbandingan antara penafsiran ayat-ayat yang sama dalam Tafsir Al-Munir dengan tafsir-tafsir berbahasa Indonesia modern, khususnya dari perspektif gender, dapat mengungkapkan perbedaan interpretasi yang mungkin mencerminkan konteks sosial dan budaya yang unik dari masyarakat Bugis. Selain itu, studi tentang bagaimana generasi muda Bugis saat ini memahami dan menanggapi Tafsir Al-Munir, terutama dengan mempertimbangkan tantangan dalam melestarikan aksara Lontarak di era digital, dapat memberikan informasi berharga tentang relevansi dan dampak historis tafsir ini terhadap identitas dan praktik keagamaan masyarakat Bugis.
- Relevansi Nilai-Nilai Budaya Bugis dan Pemikiran Ulama Bugis: Studi Tafsir Berbahasa Bugis Karya MUI... doi.org/10.18860/el.v15i2.2766Relevansi Nilai Nilai Budaya Bugis dan Pemikiran Ulama Bugis Studi Tafsir Berbahasa Bugis Karya MUI doi 10 18860 el v15i2 2766
- AKTOR PEMBENTUK JARINGAN PESANTREN DI SULAWESI SELATAN 1928-1952 | Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah... doi.org/10.24252/lp.2007v10n2a5AKTOR PEMBENTUK JARINGAN PESANTREN DI SULAWESI SELATAN 1928 1952 Lentera Pendidikan Jurnal Ilmu Tarbiyah doi 10 24252 lp 2007v10n2a5
- Tafsir Bahasa Bugis AG. H. Daud Ismail: Aplikasi Penafsiran dengan Metode Hida’i tentang al-Rijs... doi.org/10.24252/jt.v10i1.35552Tafsir Bahasa Bugis AG H Daud Ismail Aplikasi Penafsiran dengan Metode HidaAoi tentang al Rijs doi 10 24252 jt v10i1 35552
- Pemikiran Teologi Ulama Bugis dalam Tafsir Al-Qur’an Bahasa Bugis | Al-Ulum. pemikiran teologi... doi.org/10.30603/au.v18i2.552Pemikiran Teologi Ulama Bugis dalam Tafsir Al QurAoan Bahasa Bugis Al Ulum pemikiran teologi doi 10 30603 au v18i2 552
| File size | 741.61 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
STAITARUNASTAITARUNA Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip‑prinsip strukturalisme linguistik dalam metodologi penafsiran Abdullah Saeed sebagaimana tergambarPenelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip‑prinsip strukturalisme linguistik dalam metodologi penafsiran Abdullah Saeed sebagaimana tergambar
GARUDARISETIDGARUDARISETID Penelitian ini mengkaji pengaruh sumber daya strategis seperti literasi data, keterampilan kolaboratif, dan kepercayaan digital dalam sumber daya manusiaPenelitian ini mengkaji pengaruh sumber daya strategis seperti literasi data, keterampilan kolaboratif, dan kepercayaan digital dalam sumber daya manusia
STDIISSTDIIS The research method used qualitative literature study. The findings reveal that for al-Sady, Islamic education is nurturing humans to become closer toThe research method used qualitative literature study. The findings reveal that for al-Sady, Islamic education is nurturing humans to become closer to
UIN SUKAUIN SUKA Studi tafsir di Malaysia mencakup pendekatan tradisional, ilmiah, dan tematik. Meskipun ada kemajuan-kemajuan ini, tantangan-tantangan tetap ada, termasukStudi tafsir di Malaysia mencakup pendekatan tradisional, ilmiah, dan tematik. Meskipun ada kemajuan-kemajuan ini, tantangan-tantangan tetap ada, termasuk
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Istifham digunakan untuk menegaskan keyakinan, menggugah kesadaran, dan mendorong pembaca merenungkan esensi ajaran Islam secara kritis, serta membangunIstifham digunakan untuk menegaskan keyakinan, menggugah kesadaran, dan mendorong pembaca merenungkan esensi ajaran Islam secara kritis, serta membangun
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Sedangkan pendekatan kontekstual Abdullah Saeed digunakan sebagai pisau analisis. Penelitian ini menghimpun delapan ayat tentang ibnu sabil dalam Al-QuranSedangkan pendekatan kontekstual Abdullah Saeed digunakan sebagai pisau analisis. Penelitian ini menghimpun delapan ayat tentang ibnu sabil dalam Al-Quran
UINSIUINSI Mereka harus menerapkan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku untuk memutus suatu perkara. Kondisi ini bisa dipahami juga dari aspek pengangkatan hakimMereka harus menerapkan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku untuk memutus suatu perkara. Kondisi ini bisa dipahami juga dari aspek pengangkatan hakim
UINSIUINSI Tren mode juga berperan dalam memodifikasi pakaian wanita dan wacana tentang jilbab sebagai mode busana ini tampaknya lebih rumit karena pedoman tersebutTren mode juga berperan dalam memodifikasi pakaian wanita dan wacana tentang jilbab sebagai mode busana ini tampaknya lebih rumit karena pedoman tersebut
Useful /
STAITARUNASTAITARUNA Fenomena kehidupan malam (nightlife) di kalangan generasi muda urban di Indonesia semakin memperlihatkan eskalasi signifikan seiring dengan derasnya arusFenomena kehidupan malam (nightlife) di kalangan generasi muda urban di Indonesia semakin memperlihatkan eskalasi signifikan seiring dengan derasnya arus
STAITARUNASTAITARUNA Penelitian kepustakaan (library research) ini menggunakan metode mawḍūī, yakni menafsirkan ayat secara tematik dengan merujuk pada Tafsir Al-Mishbah.Penelitian kepustakaan (library research) ini menggunakan metode mawḍūī, yakni menafsirkan ayat secara tematik dengan merujuk pada Tafsir Al-Mishbah.
UINSIUINSI Dengan model deskriptif, kajian ini menegaskan bahwa salafiyah adalah sebuah gerakan sosial doktrinal yang memiliki usaha untuk membangun politik IslamDengan model deskriptif, kajian ini menegaskan bahwa salafiyah adalah sebuah gerakan sosial doktrinal yang memiliki usaha untuk membangun politik Islam
UINSIUINSI Hasil kajian ini menegaskan bahwa hewan sudah boleh disembelih sebagai aqiqah apabila sudah mencapai usia al-tsaniy/tsaniyah/musinnah kecuali untuk hewanHasil kajian ini menegaskan bahwa hewan sudah boleh disembelih sebagai aqiqah apabila sudah mencapai usia al-tsaniy/tsaniyah/musinnah kecuali untuk hewan