UINSIUINSI
MAZAHIBMAZAHIBArtikel ini berusaha membahas secara eksploratif tentang normatifitas usia hewan yang dikurbankan dalam proses aqiqah. Kajian normatif ini dilakukan berdasarkan fenomena tentang sakralitas proses aqiqah yang ingin dilakukan oleh setiap orang tua terhadap anaknya. Beberapa pertanyaan muncul terkait fenomena tersebut; apakah jenis dan usia hewan yang dikurbankan untuk aqiqah sama dengan persyaratan hewan kurban yang dikurbankan pada idul adha? Bagaimana para ulama mazhab memberi gambaran tentang landasan usia hewan aqiqah ini? Penelitian ini menemukan bahwa hampir tidak terdapat perbedaan mendasar dari para ulama klasik mengenai usia hewan aqiqah. Hasil kajian ini menegaskan bahwa hewan sudah boleh disembelih sebagai aqiqah apabila sudah mencapai usia al-tsaniy/tsaniyah/musinnah kecuali untuk hewan biri-biri cukup dengan usia al-jadza‟/jadza‟ah. Namun demikian, terdapat beberapa ulama, sekalipun minoritas, yang mengatakan bahwa hewan aqiqah yang disembelih dibawah umur tersebut tetap sah dan terhitung sebagai pahala.
Para imam mazhab sepakat bahwa hukum aqiqah tidak wajib.tiga mazhab (Maliki, Syafii, Hanbali) menyatakan hukumnya sunnah muakkadah, sedangkan Hanafi menyatakan mubah.Hewan yang dapat dijadikan aqiqah adalah unta, sapi, kerbau, kambing, dan biri-biri dengan usia minimal al-tsaniy, kecuali biri-biri yang cukup al-jadza‟.Terdapat pendapat minoritas yang membolehkan aqiqah dengan hewan di bawah usia tersebut tetap sah dan bernilai pahala, sehingga perlu sosialisasi bahwa aqiqah tidak terbatas pada kambing atau biri-biri berusia penuh.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana masyarakat Muslim di berbagai daerah di Indonesia menyesuaikan praktik aqiqah dengan kondisi ekonomi dan kesehatan lokal, khususnya dalam konteks penggantian hewan aqiqah berusia muda dengan kombinasi daging putih, apakah hal ini masih dianggap sah secara fiqih dan diterima secara sosial. Selain itu, perlu diteliti dampak sosial dan spiritual dari kebijakan aqiqah berbasis alternatif hewan, seperti apakah praktik ini meningkatkan partisipasi masyarakat miskin dalam pelaksanaan aqiqah tanpa mengurangi makna religiusnya. Terakhir, sebuah studi historis dapat dilakukan untuk melacak bagaimana pergeseran dari penggunaan hewan kurban besar seperti sapi ke kambing sebagai simbol aqiqah terjadi di Indonesia, dan apakah perubahan ini lebih dipengaruhi oleh faktor ekonomi, budaya lokal, atau interpretasi hukum yang berkembang dalam masyarakat.
| File size | 1.17 MB |
| Pages | 28 |
| Short Link | https://juris.id/p-nW |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU memakmurkan kehidupan dengan mengelola bumi, Sedangkan upaya membangun SDM yang unggul serta Qurani yaitu pendidikan. Pendidikan merupakan wadah untukmemakmurkan kehidupan dengan mengelola bumi, Sedangkan upaya membangun SDM yang unggul serta Qurani yaitu pendidikan. Pendidikan merupakan wadah untuk
UNSUDAUNSUDA Berbeda dengan Al‑Quran yang secara tekstual‑editorial diyakini pasti berasal dari Allah, hadis tidak memiliki sifat tersebut. Hanya hadis mutawātirBerbeda dengan Al‑Quran yang secara tekstual‑editorial diyakini pasti berasal dari Allah, hadis tidak memiliki sifat tersebut. Hanya hadis mutawātir
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Data utama dikumpulkan dari buku-buku terkait pemikiran orientalis serta jurnal ilmiah. Hasilnya mengungkap beberapa pandangan ontologis tentang Al‑Quran:Data utama dikumpulkan dari buku-buku terkait pemikiran orientalis serta jurnal ilmiah. Hasilnya mengungkap beberapa pandangan ontologis tentang Al‑Quran:
STAIDENPASARSTAIDENPASAR Produksi merupakan elemen fundamental bagi keberlangsungan hidup dan peradaban manusia, lahir dari penyatuan manusia dengan alam semesta. Sebagai khalifahProduksi merupakan elemen fundamental bagi keberlangsungan hidup dan peradaban manusia, lahir dari penyatuan manusia dengan alam semesta. Sebagai khalifah
FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA Namun, jika ditinjau lebih dalam lagi memakai perspektif agama dan sosial, sebenarnya makna hakikatnya tidak seperti itu. Hal itu karena ada beberapa kriteriaNamun, jika ditinjau lebih dalam lagi memakai perspektif agama dan sosial, sebenarnya makna hakikatnya tidak seperti itu. Hal itu karena ada beberapa kriteria
IAINAMBONIAINAMBON Pemberdayaan ini terdiri atas tiga tahapan yaitu, penyadaran tentang pentingnya penilaian dalam kegiatan pembelajaran, peningkatan pemahaman tentang pembuatanPemberdayaan ini terdiri atas tiga tahapan yaitu, penyadaran tentang pentingnya penilaian dalam kegiatan pembelajaran, peningkatan pemahaman tentang pembuatan
ALJAMIAHALJAMIAH Tulisan ini membahas pendekatannya dalam menafsirkan ayat Al-Quran dan tradisi Islam mengenai persoalan perempuan serta kontribusinya dalam pencerahanTulisan ini membahas pendekatannya dalam menafsirkan ayat Al-Quran dan tradisi Islam mengenai persoalan perempuan serta kontribusinya dalam pencerahan
IAIN SUIAIN SU Berdasarkan analisa, dapat ditarik kesimpulan bahwa konsep Tafsir Al-Mishbah tentang profesionalitas guru terdiri dari empat aspek, yaitu kompetensi pedagogik,Berdasarkan analisa, dapat ditarik kesimpulan bahwa konsep Tafsir Al-Mishbah tentang profesionalitas guru terdiri dari empat aspek, yaitu kompetensi pedagogik,
Useful /
UNEJUNEJ Sadly, this seems to be exacerbated by the rise of Islamic conservativism and radicalisation in post-1998 Indonesia. That says, their lack of capabilitySadly, this seems to be exacerbated by the rise of Islamic conservativism and radicalisation in post-1998 Indonesia. That says, their lack of capability
UIIDALWAUIIDALWA Ini semua disebabkan karena peran besar yang dimainkan oleh keluarga, yaitu mencetak dan menumbuhkan generasi masa depan, pilar penyangga bangunan umatIni semua disebabkan karena peran besar yang dimainkan oleh keluarga, yaitu mencetak dan menumbuhkan generasi masa depan, pilar penyangga bangunan umat
UIIDALWAUIIDALWA Dengan kesimpulan bahwa makna keadilan dalam hukum waris Islam harus mengikuti ketentunan Allah Subhanahu wa taala bukan pembagian yang sama rata. DibalikDengan kesimpulan bahwa makna keadilan dalam hukum waris Islam harus mengikuti ketentunan Allah Subhanahu wa taala bukan pembagian yang sama rata. Dibalik
UINSIUINSI Terjadi perubahan mendasar dalam pengaturan tindak pidana di Aceh dari Qanun 2003 ke Qanun 2014, dengan semakin kuatnya penerapan syariat Islam. SanksiTerjadi perubahan mendasar dalam pengaturan tindak pidana di Aceh dari Qanun 2003 ke Qanun 2014, dengan semakin kuatnya penerapan syariat Islam. Sanksi