UAJYUAJY
Working PapersWorking PapersProgram Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi siswa sekaligus mendukung kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi orang tua terhadap implementasi Program MBG di SDN Pakel Yogyakarta dan SMPN 10 Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori komunikasi politik sebagai kerangka analisis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 12 orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memahami MBG sebagai program penyedia makan siang dan perbaikan gizi, namun belum memahami tujuan strategisnya secara menyeluruh. Orang tua menilai program bermanfaat dalam mengurangi beban ekonomi keluarga, tetapi masih terdapat kritik mengenai kualitas makanan, transparansi pengelolaan, ketepatan sasaran, serta minimnya pelibatan masyarakat dalam evaluasi program. Oleh karena itu, keberhasilan MBG memerlukan komunikasi dua arah, transparansi, dan partisipasi masyarakat agar tujuan peningkatan gizi anak dapat tercapai secara optimal.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat dalam mengurangi beban ekonomi keluarga dan memenuhi kebutuhan gizi anak.Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti kualitas makanan yang tidak konsisten, kekhawatiran terhadap keamanan pangan, serta kurangnya transparansi dan partisipasi masyarakat.Keberhasilan program ini bergantung pada penguatan komunikasi partisipatif, pengawasan mutu makanan, dan keterlibatan aktif orang tua dalam proses evaluasi.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan program MBG terhadap keberhasilannya. Selain itu, studi tentang efektivitas mekanisme seleksi vendor penyedia makanan untuk memastikan kualitas dan transparansi juga penting. Terakhir, evaluasi jangka panjang terhadap perubahan pola makan dan kesehatan siswa akibat program ini dapat memberikan wawasan lebih mendalam mengenai efektivitas kebijakan.
| File size | 329.36 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
MJIPUBLISHERMJIPUBLISHER Peran orang tua menjadi penting sebagai pihak yang dapat mengamati dampak pembelajaran terhadap perilaku dan kebiasaan belajar anak di rumah. PenelitianPeran orang tua menjadi penting sebagai pihak yang dapat mengamati dampak pembelajaran terhadap perilaku dan kebiasaan belajar anak di rumah. Penelitian
STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH Pendampingan orang tua tetap menjadi faktor penentu dalam efektivitas pembudayaan nilai.melalui dialog reflektif, bimbingan, dan exemplifikasi sehari-hari,Pendampingan orang tua tetap menjadi faktor penentu dalam efektivitas pembudayaan nilai.melalui dialog reflektif, bimbingan, dan exemplifikasi sehari-hari,
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Model ekosistem kemitraan yang diusulkan mengadopsi Epsteins Framework of Six Types of Involvement dengan kontekstualisasi lokal untuk meningkatkan kualitasModel ekosistem kemitraan yang diusulkan mengadopsi Epsteins Framework of Six Types of Involvement dengan kontekstualisasi lokal untuk meningkatkan kualitas
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan (skala dikotomi), sikap, dan perilaku (skala Likert). Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkanInstrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan (skala dikotomi), sikap, dan perilaku (skala Likert). Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Berdasarkan temuan ini, diajukan saran untuk meningkatkan implementasi pembelajaran PAK dan penelitian lebih lanjut. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian,Berdasarkan temuan ini, diajukan saran untuk meningkatkan implementasi pembelajaran PAK dan penelitian lebih lanjut. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian,
UMPRUMPR Butir instrumen yang penulis kembangkan mengacu pada Abuddin Nata terkait faktor-faktor yang mempengaruhi orang tua dalam memilih pendidikan Islam. HasilButir instrumen yang penulis kembangkan mengacu pada Abuddin Nata terkait faktor-faktor yang mempengaruhi orang tua dalam memilih pendidikan Islam. Hasil
MAHARDHIKAMAHARDHIKA Peran orang tua juga mencakup komunikasi dengan guru Penjasorkes terkait tugas dan ujian. Penelitian ini dapat menjadi motivasi bagi guru untuk lebih komunikatifPeran orang tua juga mencakup komunikasi dengan guru Penjasorkes terkait tugas dan ujian. Penelitian ini dapat menjadi motivasi bagi guru untuk lebih komunikatif
PUBLICATION CENTERPUBLICATION CENTER Guru menjadi semakin inovatif dalam mengemas bahan ajar dan semakin kreatif mengembangkan metode pembelajaran untuk menarik antusiasme siswa.meski demikian,Guru menjadi semakin inovatif dalam mengemas bahan ajar dan semakin kreatif mengembangkan metode pembelajaran untuk menarik antusiasme siswa.meski demikian,
Useful /
169169 Daun girang juga mengandung makna simbolik yang berkaitan dengan kata girang yang dalam Bahasa Bali berarti senang atau gembira, yang melambangkan harapanDaun girang juga mengandung makna simbolik yang berkaitan dengan kata girang yang dalam Bahasa Bali berarti senang atau gembira, yang melambangkan harapan
169169 Iringan yang digunakan berupa gamelan laras pelog dan lagu Jemplang 2 wilet untuk mengisi dinamika serta suasana yang harmonis. Tarian ini bertipe murniIringan yang digunakan berupa gamelan laras pelog dan lagu Jemplang 2 wilet untuk mengisi dinamika serta suasana yang harmonis. Tarian ini bertipe murni
MAHARDHIKAMAHARDHIKA Adapun luaran penelitian ini adalah publikasi artikel hasil penelitian. Berdasarkan pembahasan, ditemukan bahwa pemahaman guru tentang asesmen ketuntasanAdapun luaran penelitian ini adalah publikasi artikel hasil penelitian. Berdasarkan pembahasan, ditemukan bahwa pemahaman guru tentang asesmen ketuntasan
MAHARDHIKAMAHARDHIKA Pembahasan hasil penelitian dilakukan dengan Instrumen mengunakan cara untuk mengukur aktifitas fisik ialah Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ).Pembahasan hasil penelitian dilakukan dengan Instrumen mengunakan cara untuk mengukur aktifitas fisik ialah Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ).