MAHARDHIKAMAHARDHIKA
Jurnal Pendidikan Dasar dan MenengahJurnal Pendidikan Dasar dan MenengahTujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kesiapan sekolah terhadap Implementasi Merdeka Belajar di Kota Semarang khususnya pada enam aspek kesiapan (kesiapan peserta didik, kesiapan guru, kesiapan infrastruktur, dukungan managemen, budaya sekolah, dan pendampingan pemerintah pemegang kebijakan. Implementasi Merdeka Belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah difokuskan pada satuan pendidikan dari berbagai jenjang Pendidikan di Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menjelaskan kejadian fakta di lapangan secara mendalam dan alamiah. Hasil dari penelitian ini adalah berupa gagasan dan kebijakan terkait dengan analisis penyelenggaraan pendidikan berdasarkan konsep Merdeka Belajar di Jawa Tengah. Adapun luaran penelitian ini adalah publikasi artikel hasil penelitian.
Berdasarkan pembahasan, ditemukan bahwa pemahaman guru tentang asesmen ketuntasan minimum bervariasi, dengan 62,4% menyatakan paham dan 37,6% kurang paham.Kesiapan guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar juga beragam, 52% belum siap secara memaksa karena tuntutan tugas, sementara 48% telah siap dengan penguasaan materi dan pelatihan yang telah diikuti.Hal ini menunjukkan pentingnya peningkatan pemahaman dan fasilitas pelatihan bagi guru guna mendukung implementasi kebijakan tersebut.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada penemuan strategi optimalisasi kolaborasi antara pemerintah dan sekolah dalam membangun budaya sekolah yang mendukung Merdeka Belajar, terutama di wilayah dengan sumber daya terbatas. Selain itu, perlu diuji keefektifan model pelatihan bertahap untuk guru dalam meningkatkan pemahaman tentang asesmen kompetensi minimum (AKM) melalui pendekatan teknologi berbasis komunitas. Studi juga dapat membandingkan dampak implementasi Merdeka Belajar di kota besar terhadap perkembangan literasi dan numerasi siswa dibandingkan daerah pedesaan, dengan mempertimbangkan faktor infrastruktur digital yang memengaruhi kesetaraan akses pembelajaran.
| File size | 274.64 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUMS Desa memiliki potensi berupa 95 kader kesehatan aktif, lahan pekarangan untuk konservasi tanaman obat keluarga (TOGA), serta kelembagaan lokal sepertiDesa memiliki potensi berupa 95 kader kesehatan aktif, lahan pekarangan untuk konservasi tanaman obat keluarga (TOGA), serta kelembagaan lokal seperti
UMSUMS 688721. Ketidaksamaan ini juga tercermin dalam kepadatan penduduk yang masih rendah di beberapa daerah dan distribusi jumlah siswa, dengan Kecamatan Penajam688721. Ketidaksamaan ini juga tercermin dalam kepadatan penduduk yang masih rendah di beberapa daerah dan distribusi jumlah siswa, dengan Kecamatan Penajam
STIESASTIESA Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan manajemen keuangan serta pemasaran digital terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitasKegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan manajemen keuangan serta pemasaran digital terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas
INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE Usaha ini juga mendorong keterampilan kewirausahaan di tingkat desa. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan individu, tetapiUsaha ini juga mendorong keterampilan kewirausahaan di tingkat desa. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan individu, tetapi
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Temuan penelitian ini menyoroti peran penting teknologi e-filing dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak di Indonesia. Pengaruh positif dari kemudahanTemuan penelitian ini menyoroti peran penting teknologi e-filing dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak di Indonesia. Pengaruh positif dari kemudahan
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Penelitian di masa depan perlu menyelidiki penggunaan teknologi baru, dampak jangka panjang, dan interaksi inklusi keuangan dengan faktor-faktor sosial-ekonomiPenelitian di masa depan perlu menyelidiki penggunaan teknologi baru, dampak jangka panjang, dan interaksi inklusi keuangan dengan faktor-faktor sosial-ekonomi
4141 Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat desa tentang cara mengolah daun kelor menjadi stik yang menarik dan mudah dikonsumsiMetode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat desa tentang cara mengolah daun kelor menjadi stik yang menarik dan mudah dikonsumsi
POLNAMPOLNAM Hal ini dapat dilihat dari jawaban responden atas kualitas produk dengan ukuran skala likert positif yang mayoritas menjawab 4 yang berarti setuju danHal ini dapat dilihat dari jawaban responden atas kualitas produk dengan ukuran skala likert positif yang mayoritas menjawab 4 yang berarti setuju dan
Useful /
NASKAHACEHNASKAHACEH This community service program aimed to optimize digital media as an integrated platform to strengthen practical English skills and business managementThis community service program aimed to optimize digital media as an integrated platform to strengthen practical English skills and business management
UNAMAUNAMA Hasil evaluasi menunjukkan kinerja sangat baik dengan mAP@0. 97, membuktikan kemampuan model mendeteksi dengan kesalahan yang sangat rendah pada berbagaiHasil evaluasi menunjukkan kinerja sangat baik dengan mAP@0. 97, membuktikan kemampuan model mendeteksi dengan kesalahan yang sangat rendah pada berbagai
POLNAMPOLNAM Namun dalam penelitian ini penulis menggunakan 3 dimensi yaitu kekuatan asosiasi merek, keunggulan asosiasi merek dan keunikan asosiasi merek. Dari keNamun dalam penelitian ini penulis menggunakan 3 dimensi yaitu kekuatan asosiasi merek, keunggulan asosiasi merek dan keunikan asosiasi merek. Dari ke
POLNAMPOLNAM Alat analisa yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dengan software SPSS 20. Berdasarkan hasil analisis data, pendidikan dan pelatihanAlat analisa yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dengan software SPSS 20. Berdasarkan hasil analisis data, pendidikan dan pelatihan