MAHARDHIKAMAHARDHIKA
Jurnal Pendidikan Dasar dan MenengahJurnal Pendidikan Dasar dan MenengahTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hasil Korelasi Antara Aktivitas Fisik dan Indeks Massa Tubuh dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Kelas XI di SMA Negeri 3 Pemalang Tahun 2020/2021. Pembahasan hasil penelitian dilakukan dengan Instrumen mengunakan cara untuk mengukur aktifitas fisik ialah Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). dan indeks massa tubuh diukur menggunakan rumus hasil pembagian berat badan (kg) dengan kuadrat tinggi badan (m2) untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani mengunakan Multistage Fitness Test. Analisis data menggunakan uji korelasi Metode yang digunakan adalah survei. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Pemalang tahun 2020/2021 yang berjumlah 85 siswa. Teknik sampling menggunakan teknik random sampling yang memenuhi berjumlah 33 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan, yaitu Nilai korelasi Aktivitas Fisik dengan Tingkat kebugaran Jasmani = -0,512 dan nilai signifikansi p 0,001 <0,025 untuk Indeks Massa Tubuh dengan Tingkat kebugaran jasmani = -0,512 dan nilai signifikansi p 0,002 <0,025.
Hasil menunjukkan korelasi signifikan antara aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani (r = -0,512, p <0,025) dan antara IMT dengan kebugaran jasmani (r = -0,512, p <0,025).semakin tinggi aktivitas fisik, semakin baik kebugaran jasmani.semakin tinggi IMT, semakin rendah kebugaran jasmani.Penelitian ini memberikan kontribusi data empiris untuk studi lanjutan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kebugaran jasmani remaja.
Penelitian lanjutan perlu mengungkap pengaruh jenis kelamin terhadap korelasi aktivitas fisik dan kebugaran jasmani remaja. Selain itu, efek berbagai bentuk aktivitas fisik (olahraga resmi vs. aktivitas sehari-hari) terhadap indeks massa tubuh dan kebugaran jasmani perlu dieksplorasi lebih dalam. Studi juga sebaiknya mencermati hubungan antara pola konsumsi makanan dan gaya hidup keluarga dengan tingkat kebugaran jasmani siswa.
| File size | 205.16 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNWUNW Adapun kendala yang dihadapi guru dalam kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan motorik kasar anak antara lain: pertama, kurangnya kompetensi guru, keduaAdapun kendala yang dihadapi guru dalam kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan motorik kasar anak antara lain: pertama, kurangnya kompetensi guru, kedua
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan ada hubunganPengumpulan data dengan menggunakan kuisioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan
UPERTISUPERTIS Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari lembar data demografi (usia, jenis kelamin, dan kategori status gizi) dan Denvert DevelopmentInstrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari lembar data demografi (usia, jenis kelamin, dan kategori status gizi) dan Denvert Development
UNMUHUNMUH Oleh karena itu, intervensi yang berfokus pada peningkatan kualitas pola makan dan peningkatan aktivitas fisik anak sangat penting untuk mencegah dan mengatasiOleh karena itu, intervensi yang berfokus pada peningkatan kualitas pola makan dan peningkatan aktivitas fisik anak sangat penting untuk mencegah dan mengatasi
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam memahami dan menangani isu stunting. Selain itu, forum ini menghasilkan rekomendasiHasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam memahami dan menangani isu stunting. Selain itu, forum ini menghasilkan rekomendasi
UYPUYP Penelitian ini menggunakan teori disonansi kognitif untuk menjelaskan bagaimana informasi baru yang disampaikan melalui media digital dapat memicu perubahanPenelitian ini menggunakan teori disonansi kognitif untuk menjelaskan bagaimana informasi baru yang disampaikan melalui media digital dapat memicu perubahan
FISIP UNMULFISIP UNMUL Through the supplementary feeding program (PMT) for 12 months, it resulted in an increase in Nutrition of 47% in 2024. Program pemberdayaan masyarakatThrough the supplementary feeding program (PMT) for 12 months, it resulted in an increase in Nutrition of 47% in 2024. Program pemberdayaan masyarakat
MAHARDHIKAMAHARDHIKA 8%, dan uji coba kelompok besar mendapatkan penilaian “Sangat Baik dengan rata-rata 94. 4%. Produk multimedia pembelajaran teknik dasar sepakbola berbasis8%, dan uji coba kelompok besar mendapatkan penilaian “Sangat Baik dengan rata-rata 94. 4%. Produk multimedia pembelajaran teknik dasar sepakbola berbasis
Useful /
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Kegiatan bermain yang dinikmati anak dapat digunakan untuk menarik perhatian dan mengembangkan pengetahuan anak. Kegiatan pendidikan kesehatan yang dilakukanKegiatan bermain yang dinikmati anak dapat digunakan untuk menarik perhatian dan mengembangkan pengetahuan anak. Kegiatan pendidikan kesehatan yang dilakukan
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pemahaman peserta mengenai manajemen logistik pangan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. SebagaiHasil yang diharapkan adalah meningkatnya pemahaman peserta mengenai manajemen logistik pangan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai
MAHARDHIKAMAHARDHIKA Selain itu, seluruh peserta didik mencapai KKM dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 100%, menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan passingSelain itu, seluruh peserta didik mencapai KKM dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 100%, menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan passing
MAHARDHIKAMAHARDHIKA Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan oleh penulis, dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Ada pengaruh yang signifikanBerdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan oleh penulis, dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Ada pengaruh yang signifikan