MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA

JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUAR

Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak pada kualitas hidup anak dan masa depan masyarakat di Nagari Pinagar, Kabupaten Pasaman Barat. Permasalahan ini disebabkan oleh berbagai faktor sosial, ekonomi, dan kesehatan, sehingga diperlukan pendekatan terpadu untuk penanganannya. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab stunting dan merumuskan strategi intervensi berbasis partisipasi masyarakat melalui Forum Focus group discussion (FGD). Kegiatan dilaksanakan pada 4 September 2024 di Kantor Wali Nagari Pinagar dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perangkat nagari, tokoh agama, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui Focus group discussion (FGD) guna memetakan kondisi sosial kesehatan ibu, bayi, dan balita. Diskusi ini menghasilkan peta sosial yang mengidentifikasi faktor penyebab stunting serta merumuskan solusi potensial dalam bentuk rencana tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam memahami dan menangani isu stunting. Selain itu, forum ini menghasilkan rekomendasi strategis untuk penguatan program kesehatan ibu dan anak, termasuk peningkatan akses terhadap gizi yang lebih baik, edukasi kesehatan, serta penguatan sinergi lintas sektor dalam pencegahan stunting.

Kegiatan Focus group discussion (FGD) terkait penanganan dan pencegahan stunting di Nagari Pinagar telah berhasil memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada masyarakat, pemangku kepentingan, serta tenaga kesehatan mengenai isu stunting.Temuan utama menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat, perlunya keterlibatan lintas sektor, dan pemanfaatan sumber daya lokal.Kegiatan ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan partisipatif dan kolaboratif dalam mengatasi stunting untuk mewujudkan Nagari Generasi Emas.

Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas intervensi berbasis budaya lokal dalam meningkatkan perilaku positif terkait gizi dan kesehatan ibu dan anak. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan strategi penanganan stunting di Nagari Pinagar dengan nagari lain yang memiliki karakteristik serupa, guna mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat direplikasi. Ketiga, penelitian longitudinal diperlukan untuk memantau dampak jangka panjang dari program pencegahan stunting terhadap perkembangan kognitif dan fisik anak-anak di Nagari Pinagar. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk mendukung kebijakan dan program pencegahan stunting yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup generasi mendatang di Nagari Pinagar. Dengan demikian, upaya mewujudkan Nagari Pinagar sebagai Nagari Generasi Emas dapat terus diupayakan secara komprehensif dan terarah.

  1. Difusi Inovasi untuk Keberlanjutan Bisnis Ritel Kecil: Strategi Pemasaran Digital | Jurnal Ilmiah Manajemen,... doi.org/10.51903/jimeb.v2i1.596Difusi Inovasi untuk Keberlanjutan Bisnis Ritel Kecil Strategi Pemasaran Digital Jurnal Ilmiah Manajemen doi 10 51903 jimeb v2i1 596
  2. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Sosial dan Kewirausahaan Sosial dalam Menangani Masalah Sosial... doi.org/10.58812/ejecs.v2i01.143Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Sosial dan Kewirausahaan Sosial dalam Menangani Masalah Sosial doi 10 58812 ejecs v2i01 143
  3. FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENANGANAN DAN PENCEGAHAN STUNTING MENUJU PINAGAR SEBAGAI NAGARI GENERASI... jurnal.mercubaktijaya.ac.id/index.php/jam/en/article/view/552FOCUS GROUP DISCUSSION FGD PENANGANAN DAN PENCEGAHAN STUNTING MENUJU PINAGAR SEBAGAI NAGARI GENERASI jurnal mercubaktijaya ac index php jam en article view 552
Read online
File size823.92 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test