MAHARDHIKAMAHARDHIKA
Jurnal Pendidikan Dasar dan MenengahJurnal Pendidikan Dasar dan MenengahTujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli dengan menggunakan model pembelajaran NHT dan TGFU pada siswa SMA N 2 Slawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain true experimental, specifically a pretest-posttest control group design. Populasi penelitian terdiri dari siswa kelas XI Mipa 1 dan 2 SMA Negeri 2 Slawi, berjumlah 31 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan tes. Berdasarkan analisis uji normalitas awal model pembelajaran NHT, diperoleh L0 = 0.1871 dan Ltabel = 0.2130, sehingga H0 diterima dan data berasal dari distribusi normal. Analisis uji normalitas awal model pembelajaran TGFU, diperoleh L0 = 0.1799 dan Ltabel = 0.1900, sehingga H0 diterima dan data berasal dari distribusi normal. Selanjutnya, perhitungan uji Ho awal Fhitung < Ftabel (0.335 < 2.23) dan uji Ho akhir Fhitung < Ftabel (0.511 < 2.23) menunjukkan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima. Ini berarti terdapat perbedaan nilai hasil belajar yang lebih baik antara sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) menggunakan model Numbered Head Together (NHT) dan Teaching Games For Understanding (TGFU) pada passing bawah bola voli siswa kelas XI SMA N 2 Slawi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model Numbered Head Together (NHT) dan Teaching Games For Understanding (TGFU) efektif dalam meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli pada siswa kelas XI SMA N 2 Slawi.Hal ini dibuktikan dengan peningkatan rata-rata nilai posttest dan hasil uji normalitas yang menunjukkan data berasal dari distribusi normal.Selain itu, seluruh peserta didik mencapai KKM dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 100%, menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan passing bawah bola voli setelah penerapan kedua model pembelajaran tersebut.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh model NHT dan TGFU terhadap keterampilan bola voli lainnya, seperti servis, smash, dan blocking, guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang efektivitas kedua model tersebut dalam pembelajaran bola voli. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan populasi yang lebih besar dan beragam, seperti siswa dari berbagai tingkatan kelas atau sekolah yang berbeda, untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini. Ketiga, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi siswa terhadap penerapan model NHT dan TGFU, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi motivasi dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Penelitian-penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan model pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif dalam pendidikan jasmani, serta meningkatkan kualitas pembelajaran bola voli di sekolah-sekolah.
| File size | 250.51 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UPSUPS Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan rata-rata hasil belajar siswa pada model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding yang lebih tinggiPenelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan rata-rata hasil belajar siswa pada model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding yang lebih tinggi
UM MetroUM Metro Pengambilan sampel dilakukan dengan Purposive Sampling. Sampel penelitian ini terdiri dari 2 kelas, yakni kelas X-5 sebagai kelas eksperimen dan kelasPengambilan sampel dilakukan dengan Purposive Sampling. Sampel penelitian ini terdiri dari 2 kelas, yakni kelas X-5 sebagai kelas eksperimen dan kelas
STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH Temuan ini memberikan wawasan penting bahwa strategi komunikasi politik yang berfokus pada menciptakan persepsi dominasi publik dan memperkuat citra kandidatTemuan ini memberikan wawasan penting bahwa strategi komunikasi politik yang berfokus pada menciptakan persepsi dominasi publik dan memperkuat citra kandidat
UMMUMM Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa TadrisPenelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa Tadris
USNSJUSNSJ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 12 Maros yang diajarkan menggunakan model pembelajaran MindPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 12 Maros yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Mind
MAHADEWAMAHADEWA Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Kuta yang diambil dengan teknik secara random sampling. Metode pengumpulan data diambil observasi,Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Kuta yang diambil dengan teknik secara random sampling. Metode pengumpulan data diambil observasi,
MAHADEWAMAHADEWA Sampel dipilih menggunakan teknik random sampling, yaitu kelas VII-F (30 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-E (30 siswa) sebagai kelas kontrol.Sampel dipilih menggunakan teknik random sampling, yaitu kelas VII-F (30 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-E (30 siswa) sebagai kelas kontrol.
MAHADEWAMAHADEWA Sampel diambil dengan teknik multistage random sampling, namun yang dipilih secara acak adalah kelasnya sehingga didapat 2 kelas. Satu sebagai kelas eksperimenSampel diambil dengan teknik multistage random sampling, namun yang dipilih secara acak adalah kelasnya sehingga didapat 2 kelas. Satu sebagai kelas eksperimen
Useful /
UPSUPS The population of this research is class X MAN 2 Jember 2022 students, totaling 1 class X Science 5. The research demonstrates a significant differenceThe population of this research is class X MAN 2 Jember 2022 students, totaling 1 class X Science 5. The research demonstrates a significant difference
UPSUPS Careful planning, including integrating visual media into the curriculum and adjusting learning methods, is crucial for its effective implementation. ThisCareful planning, including integrating visual media into the curriculum and adjusting learning methods, is crucial for its effective implementation. This
UPSUPS Terdapat banyak bentuk geometri yang dibahas dalam materi matematika sekolah dasar, yaitu kubus, balok, prisma, piramida, kerucut, silinder dan bola. BentukTerdapat banyak bentuk geometri yang dibahas dalam materi matematika sekolah dasar, yaitu kubus, balok, prisma, piramida, kerucut, silinder dan bola. Bentuk
UIGMUIGM The textbooks content was examined during data collection, and the analysis included criteria objective evaluations based on Tomlinsons sixteen criteria,The textbooks content was examined during data collection, and the analysis included criteria objective evaluations based on Tomlinsons sixteen criteria,