STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH

edukasi islami: jurnal pendidikan islamedukasi islami: jurnal pendidikan islam

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model strategi komunikasi politik, yakni bandwagon effect, expected utility, dan simple candidate preferences secara parsial terhadap keputusan memilih para pemilih (voters), serta menganalisis persamaan dan perbedaan efektivitas implementasi model strategi komunikasi politik tersebut di antara ketiga paslon. Metode penelitian adalah kuantitatif. Populasi adalah generasi milenial warga Negara Indonesia (WNI) yang terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Provinsi DKI Jakarta yang memiliki karakteristik sebagai generasi milineal, melakukan pencoblosan pada pilpres pada 14 Februari 2024, dan sebelum hari pencoblosan berkesempatan mengikuti komunikasi politik ketiga paslon plipres tersebut melalui platform media sosial. Teknik sampling adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data sekunder melalui study desk, sedangkan teknik pengumpulan data primer melalui metode survei dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model preferensi kandidat sederhana memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk pilihan politik masyarakat melalui mekanisme imitasi sosial dan persepsi popularitas kandidat. Kesimpulan: Efek ikut-ikutan yang muncul dapat meningkatkan partisipasi politik dan kesadaran akan proses demokrasi, namun juga berpotensi menurunkan kualitas rasionalitas politik apabila tidak diimbangi dengan pendidikan politik yang kritis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model preferensi kandidat sederhana memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk pilihan politik masyarakat melalui mekanisme imitasi sosial dan persepsi popularitas kandidat.Efek ikut-ikutan yang muncul dapat meningkatkan partisipasi politik dan kesadaran akan proses demokrasi, namun juga berpotensi menurunkan kualitas rasionalitas politik apabila tidak diimbangi dengan pendidikan politik yang kritis.Penelitian ini menunjukkan bahwa voting decisions dalam pemilihan presiden Indonesia tahun 2024 lebih dipengaruhi oleh aspek psikologis dan persepsi daripada pertimbangan rasional murni.Temuan ini memberikan wawasan penting bahwa strategi komunikasi politik yang berfokus pada menciptakan persepsi dominasi publik dan memperkuat citra kandidat dapat lebih efektif dalam mempengaruhi perilaku pemilih daripada kampanye yang hanya mengandalkan argumen kebijakan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif lintas daerah, generasi, atau platform media untuk memahami variasi dampak model preferensi kandidat sederhana dalam konteks sosio-politik dan budaya yang berbeda. Selain itu, penelitian eksperimental atau pendekatan kuantitatif dapat digunakan untuk menguji pengaruh bandwagon effect dan expected utility secara lebih terukur. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan strategi komunikasi politik yang edukatif dan berintegritas, sehingga bandwagon effect tidak hanya dimanfaatkan untuk kepentingan elektoral jangka pendek, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kualitas partisipasi politik masyarakat.

  1. Model for developing corporate communication strategy | Communicare: Journal for Communication Studies... doi.org/10.36615/jcsa.v19i2.1871Model for developing corporate communication strategy Communicare Journal for Communication Studies doi 10 36615 jcsa v19i2 1871
  2. Think Twice before Jumping on the Bandwagon: Clarifying Concepts in Research on the Bandwagon Effect... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1478929919870691Think Twice before Jumping on the Bandwagon Clarifying Concepts in Research on the Bandwagon Effect journals sagepub doi 10 1177 1478929919870691
Read online
File size492.47 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test