UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)

Tantangan terbesar yang dihadapi bangsa Indonesia dalam mengelola kebhinekaan adalah menemukan model terbaik untuk mengkonstruksi identitas nasional dengan implikasi psikis yang menyenangkan. Bagaimanapun, identitas nasional tetap diperlukan oleh suatu komunitas politik, seperti bangsa Indonesia. Tidak sekedar untuk membangun kebanggaan berbangsa, tetapi lebih penting dari itu adalah membangun rasa kasih sayang, solidaritas, dan tanggung jawab bersama terhadap kepentingan nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kajian pustaka dimana Penelitian kajian pustaka ini merupakan hasil analisa berbagai informasi konseptual serta data-data kualitatif maupun kuantitatif dari berbagai artikel ilmiah yang terpublikasi sebelumnya. Untuk membentuk bangsa Indonesia secara keseluruhan, pendidikan kewarganegaraan adalah tujuan utama Undang-Undang Dasar 1945. Tujuannya adalah untuk membentuk masyarakat Indonesia yang beragama, berkemanusiaan, dan beradab, yang berkerakyatan dan adil. Dalam era globalisasi saat ini, Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang mempengaruhi moralitas bangsa, khususnya generasi milenial, yang jika dibiarkan dapat melemahkan nasionalisme generasi milenial. Pendidikan kewarganegaraan bahwa materi ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman tentang hak dan kewajiban kita sebagai warga negara serta pentingnya berpartisipasi secara aktif dalam kehidupannasional dan internasional.

Nasionalisme dengan kebhinekaan dalam kalangan Masyarakat dewasa ini dianggap sebagai dua konsep yang salingberhadapan dan saling melengkapi.Nasionalisme di tunjukan dengan rasa cinta dan kesetiaan kita terhadap negara, serta kemampuan dan kemauan bangsa untuk memenuhi kepentingan negara.Kebhinekaan budaya Indonesia harus dikelola agar menjadi kekuatan potensial untuk mengubah masa depan.Apabila bangsa Indonesia selesai dengan kebhinekaannya, modal budaya ini pasti akan berkembang menjadi peluang produktif lainnya.Pendidikan sangat penting untuk menumbuhkan nasionalisme, terutama di tengah masalah kebhinekaan.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh media sosial terhadap pembentukan identitas nasional pada generasi muda, dengan fokus pada bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan toleransi. Kedua, penelitian kualitatif mendalam mengenai peran pendidikan karakter dalam membentuk moral generasi muda, khususnya dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi. Ketiga, penelitian komparatif antara berbagai model pendidikan kewarganegaraan di Indonesia dengan negara-negara lain yang berhasil menjaga kebhinekaan dan nasionalisme, untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi dan diadaptasi di Indonesia. Dengan menggali lebih dalam mengenai pengaruh media sosial, peran pendidikan karakter, dan membandingkan model pendidikan kewarganegaraan, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat nasionalisme dan kebhinekaan di Indonesia, serta menghasilkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan global.

Read online
File size454.74 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test