UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Educate: Journal of Community Service in EducationEducate: Journal of Community Service in Education

Sebagian besar pendidik sekolah dasar masih menghadapi hambatan dalam literasi digital dan penerapan alat-alat berbasis Artificial Intelligence (AI). Inisiatif kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDN Mojosari untuk membekali dan membimbing guru dalam pembuatan materi pembelajaran digital interaktif yang terintegrasi dengan AI dan diperkaya dengan kebijaksanaan budaya lokal. Pelatihan mencakup pengenalan teknik prompt engineering AI, integrasi nilai-nilai budaya ke dalam desain pembelajaran, dan penggunaan platform Book Creator untuk pengembangan konten digital multimodal dan interaktif. Hasil menunjukkan bahwa 100% peserta berhasil menghasilkan bahan ajar interaktif yang terintegrasi dengan AI dan mengandung unsur kebijaksanaan lokal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan sistematis, bimbingan berkelanjutan, dan pendekatan yang relevan secara kontekstual secara signifikan meningkatkan kemampuan, kreativitas, dan kepercayaan diri pendidik dalam memanfaatkan AI untuk menciptakan sumber daya digital yang responsif secara budaya.

Pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pembimbingan bagi guru-guru SDN Mojosari dalam mengembangkan bahan ajar digital interaktif yang terintegrasi dengan AI berdasarkan kearifan lokal telah terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi digital dan kreativitas pedagogis guru.Hasil program menunjukkan bahwa semua guru yang berpartisipasi berhasil menghasilkan materi pembelajaran digital interaktif, meskipun beberapa kelompok memerlukan waktu tambahan untuk penyelesaian.Program ini telah berkontribusi dalam menjembatani kesenjangan antara kemajuan teknologi dan pelestarian budaya dalam pendidikan dasar melalui penguatan keterampilan praktis dan kesadaran budaya guru.

Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana implementasi bahan ajar digital interaktif berbasis AI dan kearifan lokal berdampak terhadap hasil belajar siswa secara langsung, apakah ada peningkatan motivasi, pemahaman, atau retensi materi dalam jangka panjang. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas model pelatihan berkelanjutan secara daring atau hibrida agar dapat menjangkau guru di daerah terpencil dengan dukungan teknis yang terbatas. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang strategi integrasi kearifan lokal yang lebih dalam dalam konten pembelajaran, termasuk bagaimana nilai-nilai budaya lokal dapat diadaptasi secara dinamis sesuai dengan perkembangan teknologi dan karakteristik generasi muda saat ini. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan fondasi kuat bagi kebijakan pengembangan profesional guru dan desain kurikulum digital yang inklusif, kontekstual, serta berkelanjutan.

  1. Peningkatan Keterampilan Profesional Guru dalam Membuat E-Komik Strip Berbantuan Artificial Intelligence... ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/26947Peningkatan Keterampilan Profesional Guru dalam Membuat E Komik Strip Berbantuan Artificial Intelligence ojs unpkediri ac index php PPM article view 26947
  2. PERAN NILAI KEARIFAN LOKAL PADA PENDIDIKAN 5.0 JENJANG PENDIDIKAN DASAR | JGK (Jurnal Guru Kita). peran... jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jgkp/article/view/39961PERAN NILAI KEARIFAN LOKAL PADA PENDIDIKAN 5 0 JENJANG PENDIDIKAN DASAR JGK Jurnal Guru Kita peran jurnal unimed ac 2012 index php jgkp article view 39961
Read online
File size1.35 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test