UNISKA BJMUNISKA BJM

An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)

Masyarakat di Kabupaten Barito Kuala masih menggunakan air sungai untuk keperluan sehari-hari. Nilai kekeruhan air sungainya sebesar 90 NTU dan pH sebesar 3,1 yang belum memenuhi kadar maksimum yang diperbolehkan untuk kekeruhan sebesar kurang dari atau sama dengan 3 NTU dan pH antara 6,5 sampai 8,5. Cara pengolahan air sangat beragam, diantaranya netralisasi dan filtrasi.. Media filtrasi merupakan saringan yang dapat berfungsi menurunkan tingkat kekeruhan air. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh akibat penambahan soda ash dan penggunaan media filter sintetis pada pH dan kekeruhan air sungai Anjir Pasar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan pretest‑postest with control group. Variasi media filter sintetis yang digunakan yaitu tanpa media filter, busa catridge, kain, kapas, dan kombinasi jenis media filter. Kekeruhan sebelum perlakuan sebesar 42 NTU dengan pH besar 3,8. Setelah dilakukan netralisasi menggunakan 10 gram soda ash, pH air sungai menjadi 7,5. Sedangkan kekeruhan mengalami penurunan menjadi 36,55 NTU, 18,26 NTU, 3,89 NTU, 10,75 NTU, dan 7,9 NTU setelah dilakukan filtrasi dengan ketebalan media 60 cm dengan persentase penurunan kekeruhan sebesar 13%, 57%, 91%, 74%, dan 84%. Hasil analisis statistik menunjukkan ada perbedaan tiap jenis media filter sintetis terhadap penurunan tingkat kekeruhan dan tidak ada perbedaan tiap jenis media filter sintetis terhadap kualitas pH air sungai Anjir Pasar.

Setiap 100 liter air dari sungai Anjir Pasar yang ditambahkan 10 gram (setara 1 sendok makan) soda ash dapat meningkatkan pH air dari 3,1 menjadi 7,5.Sedangkan filtrasi menggunakan Kombinasi Jenis Media Filter dapat menurunkan kekeruhan air dari 90 NTU menjadi 6,9 NTU.Masyarakat dapat menggunakan cara pengolahan air yang diambil dari sungai Anjir Pasar menggunakan soda ash dan Kombinasi Jenis Media Filter agar kualitas pH dan kekeruhan air yang diambil dari sungai Anjir Pasar memenuhi kadar maksimum yang diperbolehkan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh variasi dosis soda ash yang lebih luas terhadap pH dan kekeruhan pada beberapa sumber air sungai dengan karakteristik kimia berbeda, sehingga dapat ditentukan dosis optimal yang berlaku secara umum. Selain itu, diperlukan studi komparatif antara media filter sintetis yang diuji (busa, kain, kapas, dan kombinasi) dengan media filter alami seperti pasir atau batu gamping, untuk mengevaluasi efisiensi penurunan kekeruhan serta umur pakai masing‑masing media dalam kondisi operasional berkelanjutan. Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan model prediktif berbasis pembelajaran mesin yang mengintegrasikan variabel‑variabel seperti dosis soda ash, jenis media, ketebalan, dan aliran air, guna memprediksi hasil kualitas air secara real‑time dan mendukung keputusan manajemen sumber daya air di komunitas pedesaan.

  1. Pengaruh Soda Ash dan Media Filter Sintetis Terhadap Kekeruhan dan pH Air | Khair | An-Nadaa: Jurnal... doi.org/10.31602/ann.v10i2.13081Pengaruh Soda Ash dan Media Filter Sintetis Terhadap Kekeruhan dan pH Air Khair An Nadaa Jurnal doi 10 31602 ann v10i2 13081
  1. #pengaruh kualitas#pengaruh kualitas
  2. #kualitas air#kualitas air
Read online
File size157.45 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2oE
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test