UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran kewarganegaraan di SMP Negeri 2 Sentani menghadapi sejumlah tantangan yang signifikan. Bias data, infrastruktur dan SDM yang belum memadai, serta ketergantungan terhadap AI harus diatasi untuk memastikan penggunaan AI dalam pendidikan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa mengorbankan nilai-nilai inti pendidikan kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan artificial intelligence dalam pembelajaran kewarganegaraan di SMP Negeri 2 Sentani. Penggunaan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi partisipatif dalam penelitian ini. Hasil penelitian menemukan AI memainkan peran penting dalam pendidikan dengan membantu guru membuat soal ujian, menilai tugas siswa secara cepat dan akurat, serta memberikan umpan balik yang dipersonalisasi, sehingga meningkatkan efisiensi dan objektivitas. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran kewarganegaraan di SMP Negeri 2 Sentani dapat meningkatkan efisiensi dan personalisasi pendidikan, namun tidak dapat menggantikan peran vital guru. Guru tetap penting dalam memberikan bimbingan, membangun hubungan interpersonal, dan memberikan dukungan emosional yang tidak dapat disediakan oleh AI.
Penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran kewarganegaraan di SMP Negeri 2 Sentani menawarkan solusi inovatif namun juga menghadirkan tantangan yang perlu diatasi.Meskipun AI dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran, guru tetap memiliki peran penting dalam membimbing siswa, membangun hubungan interpersonal, dan memberikan dukungan emosional yang tidak dapat digantikan oleh AI.Integrasi AI yang bijak sangat diperlukan untuk mendukung kualitas pembelajaran tanpa mengabaikan aspek humanis dalam pendidikan.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengembangan model pembelajaran hybrid yang mengintegrasikan AI dan peran guru secara seimbang dalam konteks pendidikan kewarganegaraan, untuk memastikan bahwa teknologi mendukung—bukan menggantikan—interaksi sosial dan bimbingan moral yang menjadi inti dari mata pelajaran tersebut. Kedua, sebaiknya dilakukan penelitian tentang efektivitas alat AI dalam menilai kemampuan berpikir kritis dan nilai-nilai kebangsaan siswa, mengingat keterbatasan AI dalam menangkap aspek afektif dan etis yang sulit diukur secara otomatis. Ketiga, perlu dikaji bagaimana pelatihan berbasis kompetensi dapat dirancang bagi guru untuk menguasai penggunaan AI secara etis dan kritis, khususnya dalam mendeteksi bias konten dan memanfaatkan AI sebagai alat diskusi, bukan sekadar alat otomasi di kelas kewarganegaraan. Ketiga arah penelitian ini dapat memperkuat fondasi pendidikan kewarganegaraan di era digital tanpa mengorbankan dimensi humaniora dan moral yang esensial. Dengan demikian, teknologi kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab, sambil mempertahankan peran guru sebagai pendidik utama dalam pembentukan karakter dan kesadaran berbangsa.
- Chapter - A Sneak Peek into the Future of Artificial Intelligence in Education: Opportunities and Challenges... doi.org/10.2174/9789815124750123010016Chapter A Sneak Peek into the Future of Artificial Intelligence in Education Opportunities and Challenges doi 10 2174 9789815124750123010016
- Power and politics in framing bias in Artificial Intelligence policy - Ulnicane - 2023 - Review of Policy... doi.org/10.1111/ropr.12567Power and politics in framing bias in Artificial Intelligence policy Ulnicane 2023 Review of Policy doi 10 1111 ropr 12567
- The Fourth Industrial Revolution and education | South African Journal of Science. fourth industrial... doi.org/10.17159/sajs.2018/a0271The Fourth Industrial Revolution and education South African Journal of Science fourth industrial doi 10 17159 sajs 2018 a0271
- Mitigating bias in AI at the point of care | Science. mitigating bias ai point care science skip main... doi.org/10.1126/science.adh2713Mitigating bias in AI at the point of care Science mitigating bias ai point care science skip main doi 10 1126 science adh2713
| File size | 235.48 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
AFEKSIAFEKSI Penelitian ini menyoroti potensi transformasi dan tantangan yang muncul dari integrasi ChatGPT dalam menulis EFL, dan mendorong pendekatan yang lebih cermatPenelitian ini menyoroti potensi transformasi dan tantangan yang muncul dari integrasi ChatGPT dalam menulis EFL, dan mendorong pendekatan yang lebih cermat
EDUPEDEDUPED Namun, kesenjangan yang signifikan muncul dalam ketelitian matematika, terutama dalam menentukan domain, rentang, dan kondisi formal yang mendasari diferensiabilitasNamun, kesenjangan yang signifikan muncul dalam ketelitian matematika, terutama dalam menentukan domain, rentang, dan kondisi formal yang mendasari diferensiabilitas
IBRAHIMYIBRAHIMY Sebagai respons, penelitian ini menekankan pentingnya integrasi AI yang etis melalui desain prompt yang efektif dan memosisikan AI sebagai asisten pembelajaranSebagai respons, penelitian ini menekankan pentingnya integrasi AI yang etis melalui desain prompt yang efektif dan memosisikan AI sebagai asisten pembelajaran
HAMZANWADIHAMZANWADI Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan adopsi Kecerdasan Buatan (AI) dalam pendidikan matematika dasar sangat bergantung pada interaksi sinergisPenelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan adopsi Kecerdasan Buatan (AI) dalam pendidikan matematika dasar sangat bergantung pada interaksi sinergis
YPIDATHUYPIDATHU Namun, potensi AI untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif di antara siswa masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidikiNamun, potensi AI untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif di antara siswa masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki
MANDALANURSAMANDALANURSA AI bukan pengganti guru melainkan mitra strategis dalam menciptakan ekosistem belajar yang memberdayakan. Untuk memaksimalkan manfaat pendekatan ini, dukunganAI bukan pengganti guru melainkan mitra strategis dalam menciptakan ekosistem belajar yang memberdayakan. Untuk memaksimalkan manfaat pendekatan ini, dukungan
UQGRESIKUQGRESIK Melalui metode kualitatif, penelitian ini mengkaji sikap mahasiswa terhadap AI, alat AI pilihan mereka, serta manfaat dan tantangan yang dirasakan terkaitMelalui metode kualitatif, penelitian ini mengkaji sikap mahasiswa terhadap AI, alat AI pilihan mereka, serta manfaat dan tantangan yang dirasakan terkait
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris dengan penelitian lapangan, yang mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta yang telah terjadiPendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris dengan penelitian lapangan, yang mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta yang telah terjadi
Useful /
IBRAHIMYIBRAHIMY Namun, tingkat partisipasi siswa dalam aktivitas berbicara di Madrasah Aliyah di daerah pedesaan tetap rendah, dibarengi dominasi instruksi berpusat padaNamun, tingkat partisipasi siswa dalam aktivitas berbicara di Madrasah Aliyah di daerah pedesaan tetap rendah, dibarengi dominasi instruksi berpusat pada
IBRAHIMYIBRAHIMY Temuan menunjukkan bahwa strategi kelemasan dalam “Dear John berfungsi tidak hanya untuk menjaga harmoni antar pribadi tetapi juga untuk mencerminkanTemuan menunjukkan bahwa strategi kelemasan dalam “Dear John berfungsi tidak hanya untuk menjaga harmoni antar pribadi tetapi juga untuk mencerminkan
UMMUBAUMMUBA Penelitian ini menekankan pentingnya upaya sistematis dan kolaboratif antara pemerintah, madrasah, pendidik, orang tua, serta masyarakat untuk membangunPenelitian ini menekankan pentingnya upaya sistematis dan kolaboratif antara pemerintah, madrasah, pendidik, orang tua, serta masyarakat untuk membangun
UMMUBAUMMUBA Temuan ini menyoroti potensi ChatGPT sebagai alat pedagogis yang efektif untuk mengembangkan kompetensi kewirausahaan dan mempersiapkan mahasiswa menghadapiTemuan ini menyoroti potensi ChatGPT sebagai alat pedagogis yang efektif untuk mengembangkan kompetensi kewirausahaan dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi