UMMUBAUMMUBA

Jurnal Muara PendidikanJurnal Muara Pendidikan

Bullying di lingkungan pendidikan, termasuk madrasah, merupakan persoalan global yang berdampak signifikan terhadap perkembangan peserta didik. Data menunjukkan sekitar 35% siswa madrasah di Indonesia pernah mengalami berbagai bentuk bullying, baik fisik, verbal, psikologis, maupun siber. Meskipun telah terdapat regulasi nasional, seperti UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Permendikbud No. 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan, implementasi pencegahan bullying di madrasah belum sepenuhnya efektif. Di sisi lain, penguatan nilai-nilai Islam seperti rahmah, adl, dan ihsan sering kali hanya berhenti pada tataran normatif tanpa terintegrasi secara praktis dalam kebijakan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis sinergi transformatif antara nilai-nilai Islam dan regulasi pendidikan nasional dalam upaya pencegahan dan penanganan bullying di madrasah. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, melalui telaah sumber primer (al-Quran, Hadis, dan regulasi pendidikan nasional), sumber sekunder (artikel ilmiah, buku, dan laporan resmi), serta sumber tersier (dokumen pendukung dan artikel populer). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai Islam dengan regulasi pendidikan mampu menghasilkan strategi komprehensif yang meliputi: (1) pengembangan moral berbasis al-Quran dan Hadis, (2) kebijakan anti-bullying berbasis regulasi nasional, (3) pelatihan guru dan konselor dengan pendekatan islah dan literasi digital, serta (4) penguatan kurikulum karakter melalui pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler. Strategi ini diperkuat dengan pendekatan preventif berupa kampanye anti-bullying berbasis nilai Islam dan aktivitas kolaboratif siswa, serta kuratif melalui mekanisme islah, sanksi edukatif, dan dukungan psikologis bagi korban. Penelitian ini menegaskan bahwa sinergi transformatif antara nilai Islam dan regulasi pendidikan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif dan kuratif dalam menciptakan ekosistem madrasah yang aman, ramah, dan berkarakter Islami.

Penelitian ini menekankan pentingnya upaya sistematis dan kolaboratif antara pemerintah, madrasah, pendidik, orang tua, serta masyarakat untuk membangun budaya sekolah yang berlandaskan nilai Islam dan regulasi pendidikan nasional.Implikasi praktis meliputi kebutuhan pelatihan guru dan konselor dalam deteksi dini bullying, pembentukan tim anti‑kekerasan di madrasah, serta pengembangan kurikulum dan pedoman teknis yang mengintegrasikan nilai Islam dengan kebijakan pendidikan.Penelitian lanjutan disarankan untuk melakukan studi lapangan yang menguji efektivitas strategi integratif ini dalam konteks nyata serta menilai dampaknya terhadap penurunan kasus bullying di madrasah.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan kurikulum berbasis nilai Islam yang terintegrasi dengan regulasi pendidikan mempengaruhi persepsi dan perilaku siswa terhadap bullying, dengan menggunakan metode kuasi‑eksperimental pada beberapa madrasah. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang menilai efektivitas pelatihan guru dan konselor berbasis pendekatan islah serta literasi digital dalam meningkatkan kemampuan deteksi dini dan penanganan kasus bullying selama periode tiga tahun. Selanjutnya, penelitian kualitatif dapat menyelidiki peran literasi digital siswa dalam mencegah bullying siber, khususnya melalui analisis praktik penggunaan media sosial yang aman dan etis di lingkungan madrasah. Penelitian lain dapat menguji dampak pembentukan Tim Anti‑Kekerasan yang berkoordinasi dengan pihak orang tua dan komunitas lokal terhadap penurunan insiden bullying, dengan mengumpulkan data survei dan wawancara. Akhirnya, studi komparatif antara madrasah yang menerapkan strategi sinergi nilai Islam‑regulasi dengan sekolah umum dapat memberikan wawasan tentang keunikan kontribusi nilai agama dalam menciptakan iklim sekolah yang bebas kekerasan.

  1. Vol. 11 No. 2 (2023): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN | Equilibrium: Jurnal Pendidikan. vol equilibrium... doi.org/10.26618/equilibrium.v11i2Vol 11 No 2 2023 EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN Equilibrium Jurnal Pendidikan vol equilibrium doi 10 26618 equilibrium v11i2
  2. PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI MEDIA PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING DI SEKOLAH | Jurnal Padamu Negeri.... doi.org/10.69714/7npss611PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI MEDIA PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING DI SEKOLAH Jurnal Padamu Negeri doi 10 69714 7npss611
  3. Strategi Islam dalam Pencegahan Bullying Anak-Anak Sekolah Dasar | Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar.... edu.pubmedia.id/index.php/pgsd/article/view/734Strategi Islam dalam Pencegahan Bullying Anak Anak Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar edu pubmedia index php pgsd article view 734
  4. Perspektif Pendidikan Islam Dalam Pengendalian Bullying di Indonesia | AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan... ejournal.insuriponorogo.ac.id/index.php/almikraj/article/view/6348Perspektif Pendidikan Islam Dalam Pengendalian Bullying di Indonesia AL MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan ejournal insuriponorogo ac index php almikraj article view 6348
  5. Upaya Pencegahan Bullying Melalui Kegiatan Sosialisasi di Sekolah Dasar Negeri 04 Patamuan, Padang Pariaman... edu.pubmedia.id/index.php/pgsd/article/view/1564Upaya Pencegahan Bullying Melalui Kegiatan Sosialisasi di Sekolah Dasar Negeri 04 Patamuan Padang Pariaman edu pubmedia index php pgsd article view 1564
  1. #anak sekolah#anak sekolah
  2. #perilaku siswa#perilaku siswa
Read online
File size505.21 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-313
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test