UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Salah satu perubahan kurikulum perguruan tinggi yang penting adalah peralihan ke konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang merupakan paradigma baru dalam dunia pendidikan, terutama di pendidikan tinggi. Kebijakan kampus merdeka, perlu dioptimalkan, agar civitas akademika, khususnya dosen dan mahasiswa, mampu memasifkan publikasi ilmiahnya. Sehingga mengarah pada daya inovasi nasional, yang sampai saat ini, masih dikategorikan belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efek dari MBKM terhadap kelulusan mahasiswa yang lulus programnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) yang bercorak kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian dilakukan.
Merdeka Belajar Kampus Merderka atau yang lebih dikenal MBKM merupakan sebuah program yang bertujuan untuk mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan mereka di lapangan pekerjaan yang sesuai dengan keilmuan yang dimiliki, mengajarkan para mahasiswa untuk dapat menguasai keilmuan yang sudah mereka pelajari dan diterapkan di tempat mereka ditugaskan.Mahasiswa yang lulus pada program mbkm dari setiap angkatan harus mempersiapkan kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan dunia kerja.Mahasiswa yang diperbolehkan untuk daftar mengikuti program MBKM adalah mahasiswa yang sudah berada di semester 5.Setelah lulus, mereka langsung tersebar sesuai dengan penempatan dilokasi sesuai dengan yang sudah tertera.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana persepsi dosen terhadap pelaksanaan MBKM mempengaruhi motivasi mahasiswa dalam mengerjakan tugas lapangan, sehingga dapat didapatkan strategi pengajaran yang lebih efektif. Kajian lebih lanjut tentang efektivitas program pertukaran pelajar dan magang dalam meningkatkan soft skills mahasiswa dapat membantu menentukan kurikulum interdisipliner yang lebih relevan. Selain itu, analisis data longitudinal mengenai waktu penyelesaian studi mahasiswa MBKM dapat memandu perbaikan kebijakan kebijakan akreditasi dan akomodasi fasilitas kampus untuk mendukung kelulusan lebih cepat.
| File size | 562.8 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UIJUIJ Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Data kualitatif menunjukkan peningkatan kesadaran diri, peningkatan regulasi emosi, dan persepsi yang lebih positif terhadap tantangan kerja melalui pendekatanData kualitatif menunjukkan peningkatan kesadaran diri, peningkatan regulasi emosi, dan persepsi yang lebih positif terhadap tantangan kerja melalui pendekatan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penurunan jumlah mahasiswa pada tahun 2021 dapat dihubungkan dengan dampak pandemi COVID-19, sedangkan peningkatan pada tahun 2022 menunjukkan adanya pemulihanPenurunan jumlah mahasiswa pada tahun 2021 dapat dihubungkan dengan dampak pandemi COVID-19, sedangkan peningkatan pada tahun 2022 menunjukkan adanya pemulihan
SEBISEBI Dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa variabel Perilaku Konsumen berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan Pembelian, karena adanya faktorDalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa variabel Perilaku Konsumen berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan Pembelian, karena adanya faktor
STAI TBHSTAI TBH Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas dan mendalam tentang bagaimana kurikulum merdeka Pendidikan Agama Islam(PAI) dapat menjadiPenelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas dan mendalam tentang bagaimana kurikulum merdeka Pendidikan Agama Islam(PAI) dapat menjadi
IAIQHIAIQH Pendidikan kewarganegaraan berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila dan membentuk karakter bangsa yang kuat di tengah arus globalisasi.Pendidikan kewarganegaraan berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila dan membentuk karakter bangsa yang kuat di tengah arus globalisasi.
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Didukung dengan fakta bahwa erat kaitannya pernikahan dengan unsur agama dan religiusitas manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan perkawinanDidukung dengan fakta bahwa erat kaitannya pernikahan dengan unsur agama dan religiusitas manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan perkawinan
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Eco-enzym juga dapat menjadi usaha alternatif masyarakat sehingga dapat menambah pemasukan tambahan. Eco-Enzym diolah dari bahan limbah organik dapur yangEco-enzym juga dapat menjadi usaha alternatif masyarakat sehingga dapat menambah pemasukan tambahan. Eco-Enzym diolah dari bahan limbah organik dapur yang
Useful /
STAI TBHSTAI TBH Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajianData dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian
UGJUGJ Temuan utama adalah dokumentasi dan pemilihan Legenda Asal-Usul Kawali karena nilai-nilai pentingnya terkait pengorbanan dan toponimi. Outputnya adalahTemuan utama adalah dokumentasi dan pemilihan Legenda Asal-Usul Kawali karena nilai-nilai pentingnya terkait pengorbanan dan toponimi. Outputnya adalah
STIE AASSTIE AAS The research highlights the importance of understanding and applying Knowledge-Based Leadership Style, Green Management Accounting, and SustainabilityThe research highlights the importance of understanding and applying Knowledge-Based Leadership Style, Green Management Accounting, and Sustainability
STAI TBHSTAI TBH Faktor pendukung dan penghambat terbagi menjadi internal (kemampuan santri, jenjang pendidikan, asal kota) dan eksternal (peran orang tua, guru, lingkungan).Faktor pendukung dan penghambat terbagi menjadi internal (kemampuan santri, jenjang pendidikan, asal kota) dan eksternal (peran orang tua, guru, lingkungan).