UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Nasionalisme merupakan nilai luhur Pancasila yang perlu dimiliki peserta didik sebagai generasi penerus bangsa untuk mengisi kemerdekaan dan mampu memberikan kontribusi bagi negara sehingga dapat terwujud karakter peserta didik yang dapat berdaya saing dan tangguh di tengah era globalisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru PPKn dalam menumbuhkan sikap nasionalisme dan pembentukan karakter peserta didik di SMK Bina Patria 1 Sukoharjo. Metodologi penelitian ini adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) Guru PPKn di SMK Bina Patria 1 Sukoharjo memiliki peran yang sangat besar dalam menumbuhkan sikap nasionalisme dan pembentukan karakter peserta didik yang diterapkan melalui mata pelajaran PPKn, 2) Melalui Pembinaan Guru PPKn, Kegiatan OSIS dapat langsung diterapkan untuk menumbuhkan sikap nasionalisme yang dapat diimplementasikan dan membentuk karakter peserta didik sesuai nilai luhur Pancasila, 3) Dalam menumbuhkan sikap nasionalisme tidak hanya menjadi tugas dari Guru PPKn namun menjadi tugas semua guru dan terlebih orang tua murid, 4) Guru PPKn di SMK Bina Patria 1 Sukoharjo memiliki kualitas dan profesionalisme yang tinggi dalam menjalankan hak dan kewajibannya sebagai guru di sekolah sehingga dapat dijadikan teladan oleh peserta didik dalam pembentukan karakter.
Guru PPKn di SMK Bina Patria 1 Sukoharjo memiliki peran yang sangat besar dalam menumbuhkan sikap nasionalisme dan pembentukan karakter peserta didik melalui mata pelajaran PPKn.Kegiatan pembinaan oleh guru PPKn serta peran aktif OSIS turut serta dalam mewujudkan karakter peserta didik yang sesuai dengan nilai luhur Pancasila.Upaya ini tidak hanya menjadi tanggung jawab guru PPKn semata, tetapi juga melibatkan seluruh guru dan peran penting orang tua dalam menanamkan nilai nasionalisme.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang efektivitas integrasi materi moral dan akhlak dalam kurikulum PPKn untuk memperkuat pembentukan karakter peserta didik, mengingat bahwa peserta didik saat ini dinilai sangat membutuhkan pembinaan nilai-nilai moral. Kedua, penting untuk mengeksplorasi model kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam menumbuhkan nasionalisme peserta didik, mengingat keterbatasan waktu tatap muka guru PPKn yang hanya dua jam per minggu, sehingga diperlukan strategi sistematis yang melibatkan keluarga secara aktif. Ketiga, perlu dikaji lebih dalam peran kegiatan ekstrakurikuler seperti OSIS dalam memperkuat semangat nasionalisme, termasuk bagaimana kegiatan tersebut dapat dirancang secara terstruktur agar mampu menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara lebih efektif dan berkelanjutan, bukan hanya sebagai kegiatan seremonial belaka. Studi-studi ini akan melengkapi temuan penelitian sebelumnya yang menekankan pentingnya peran guru dan keterlibatan semua pihak, serta mengembangkan pendekatan yang lebih komprehensif dalam pendidikan karakter berbasis nasionalisme.
| File size | 111.13 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
JBASICJBASIC Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja manajerial di Sekolah Dasar Islam Terpadu Madani dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhiPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja manajerial di Sekolah Dasar Islam Terpadu Madani dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara terhadap enam siswa kelas VIII-5 untuk mengetahui pengalaman dan persepsi mereka terhadapMetode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara terhadap enam siswa kelas VIII-5 untuk mengetahui pengalaman dan persepsi mereka terhadap
MANDALANURSAMANDALANURSA Pendidik di ITEKES Bali didorong untuk terus menyesuaikan metode pengajaran mereka agar selaras dengan kebutuhan motivasi siswa, mengurangi kecemasan belajar,Pendidik di ITEKES Bali didorong untuk terus menyesuaikan metode pengajaran mereka agar selaras dengan kebutuhan motivasi siswa, mengurangi kecemasan belajar,
PENERBITPENERBIT Dalam era teknologi informasi abad ke-21, integrasi teknologi dalam kurikulum pendidikan telah menjadi isu yang semakin penting. Artikel ini mengkaji sinergiDalam era teknologi informasi abad ke-21, integrasi teknologi dalam kurikulum pendidikan telah menjadi isu yang semakin penting. Artikel ini mengkaji sinergi
PENERBITPENERBIT Apabila kualitas akomodasi meningkat, akan meningkatkan pula minat pengunjung ke Pantai Widodaren Yogyakarta. Dengan demikian perlu upaya dari pengelolaApabila kualitas akomodasi meningkat, akan meningkatkan pula minat pengunjung ke Pantai Widodaren Yogyakarta. Dengan demikian perlu upaya dari pengelola
PENERBITPENERBIT Untuk itu diperlukan strategi lanjutan seperti peningkatan sumber daya manusia masyarakat adat, menggali potensi ekowisata yang dimiliki, belajar membuatUntuk itu diperlukan strategi lanjutan seperti peningkatan sumber daya manusia masyarakat adat, menggali potensi ekowisata yang dimiliki, belajar membuat
PENERBITPENERBIT Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif-perbandingan dan korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 174 orang mahasiswaPenelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif-perbandingan dan korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 174 orang mahasiswa
UNCMUNCM Namun, belum banyak penelitian yang mengkaji pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti kepengurusan OSIS terhadap motivasi belajar di SMAN 21 Bandung. PenelitianNamun, belum banyak penelitian yang mengkaji pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti kepengurusan OSIS terhadap motivasi belajar di SMAN 21 Bandung. Penelitian
Useful /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Fokus penelitian ini adalah hubungan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai pedoman masyarakat Indonesia dalam moderasi beragama di Indonesia.Fokus penelitian ini adalah hubungan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai pedoman masyarakat Indonesia dalam moderasi beragama di Indonesia.
PERBANASPERBANAS Pengujian hipotesis klasik dan analisis regresi berganda menggunakan program SPSS V25. 0 digunakan untuk analisis data. Berdasarkan hasil yang diperoleh,Pengujian hipotesis klasik dan analisis regresi berganda menggunakan program SPSS V25. 0 digunakan untuk analisis data. Berdasarkan hasil yang diperoleh,
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris dengan penelitian lapangan, yang mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta yang telah terjadiPendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris dengan penelitian lapangan, yang mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta yang telah terjadi
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Dalam kasus sengketa di Kota Dompu, penyelesaian lebih menekankan jalur litigasi karena kurangnya respons terhadap upaya administratif, namun putusan pengadilanDalam kasus sengketa di Kota Dompu, penyelesaian lebih menekankan jalur litigasi karena kurangnya respons terhadap upaya administratif, namun putusan pengadilan