ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah MultidisiplinULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah MultidisiplinPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi . Bimbingan dan konseling memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran, terutama dalam membantu siswa mengatasi berbagai masalah pribadi, sosial, dan akademik yang dapat menghambat kemajuan mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara terhadap enam siswa kelas VIII-5 untuk mengetahui pengalaman dan persepsi mereka terhadap layanan bimbingan dan konseling yang diterima. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan konseling memiliki efek positif pada siswa untuk meningkatkan motivasi belajar, kesadaran diri, dan kemampuan memecahkan masalah untuk menghadapi tantangan hidup. Siswa melaporkan merasa lebih terbantu dan termotivasi untuk belajar setelah sesi konseling. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala, antara lain kurangnya tindakan nyata dari guru bimbingan dan konseling serta perlunya perhatian lebih terhadap kebutuhan individu siswa.
Berdasarkan hasil wawancara dengan enam siswa, dapat disimpulkan bahwa bimbingan konseling memiliki peran penting dalam membantu siswa mengatasi masalah dan meningkatkan kesadaran diri.Siswa-siswa tersebut merasakan manfaat dari layanan bimbingan konseling, seperti peningkatan kesadaran diri, perbaikan perilaku, dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah.Namun, ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan bimbingan konseling di sekolah, seperti perlunya tindakan nyata, perhatian yang lebih dari guru BK, dan penghindaran tekanan atau kekerasan terhadap murid.Dengan demikian, bimbingan konseling dapat menjadi lebih efektif dalam membantu siswa mencapai tujuan dan mengatasi masalah, sehingga perlu terus diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya.
Untuk meningkatkan kualitas bimbingan konseling di sekolah, perlu diberikan perhatian yang lebih kepada siswa, dilakukan tindakan nyata untuk membantu siswa mengatasi masalah, dan dihindari tekanan atau kekerasan terhadap murid. Bimbingan konseling juga perlu dirancang untuk memenuhi kebutuhan individu siswa dan bekerja sama dengan guru lain dan orang tua untuk memantau kemajuan siswa dan memberikan dukungan yang lebih komprehensif. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi bimbingan konseling yang efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas bimbingan konseling di sekolah.
- PERANAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA SMP NEGERI 3 ONOLALU TAHUN... doi.org/10.57094/jubikon.v2i1.375PERANAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA SMP NEGERI 3 ONOLALU TAHUN doi 10 57094 jubikon v2i1 375
- Pemahaman guru bimbingan konseling terhadap kurikulum merdeka belajar | Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan... doi.org/10.29210/1202322167Pemahaman guru bimbingan konseling terhadap kurikulum merdeka belajar Jurnal EDUCATIO Jurnal Pendidikan doi 10 29210 1202322167
| File size | 333.18 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Analisis TWOS mengidentifikasi perlunya pelatihan berkelanjutan dan dukungan kepala sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Upaya proaktifAnalisis TWOS mengidentifikasi perlunya pelatihan berkelanjutan dan dukungan kepala sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Upaya proaktif
STAIMADIUNSTAIMADIUN Oleh karena itu, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengembangan kurikulum jasmani yang lebih holistik dan berorientasi pada nilai-nilai Islam.Oleh karena itu, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengembangan kurikulum jasmani yang lebih holistik dan berorientasi pada nilai-nilai Islam.
SERAMBISERAMBI Dengan pendekatan penelitian perpustakaan kualitatif, data dikumpulkan melalui analisis literatur akademik yang relevan, termasuk jurnal terpeer‑review,Dengan pendekatan penelitian perpustakaan kualitatif, data dikumpulkan melalui analisis literatur akademik yang relevan, termasuk jurnal terpeer‑review,
STAIMTASTAIMTA Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, mengumpulkan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkanPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, mengumpulkan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan
AFEKSIAFEKSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama yang berlandaskan prinsip wasathiyah, tawazun, dan itidal menjadi langkah strategis dalam membentukHasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama yang berlandaskan prinsip wasathiyah, tawazun, dan itidal menjadi langkah strategis dalam membentuk
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan budaya partisipatif, kepemimpinan kolaboratif, komunikasi terbuka, pelatihan berkelanjutan, serta budaya evaluasiHasil kajian menunjukkan bahwa penerapan budaya partisipatif, kepemimpinan kolaboratif, komunikasi terbuka, pelatihan berkelanjutan, serta budaya evaluasi
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Dengan menerapkan program perencanaan karir berdasarkan Teori Holland, siswa didorong untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka yang selaras dengan enamDengan menerapkan program perencanaan karir berdasarkan Teori Holland, siswa didorong untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka yang selaras dengan enam
UMNUMN Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan sebesar 81,3% pada peserta setelah mengikuti sosialisasi dan pelatihan. Hal ini mengindikasikanHasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan sebesar 81,3% pada peserta setelah mengikuti sosialisasi dan pelatihan. Hal ini mengindikasikan
Useful /
ITNITN Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas air buangan limbah domestik komunal blackwater (IPAL) melalui filtrasi dan dilanjut dengan wetlands.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas air buangan limbah domestik komunal blackwater (IPAL) melalui filtrasi dan dilanjut dengan wetlands.
ALMAATAALMAATA Latar belakang: Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki prevalensi balita underweight di atas prevalensi nasional, yaitu sebesar 30,5 persen tahun 2010.Latar belakang: Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki prevalensi balita underweight di atas prevalensi nasional, yaitu sebesar 30,5 persen tahun 2010.
UMNUMN Mitra mendapatkan pemahaman tentang kemasan yang baik untuk kesehatan, pelatihan penentuan harga jual produk, pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana.Mitra mendapatkan pemahaman tentang kemasan yang baik untuk kesehatan, pelatihan penentuan harga jual produk, pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana.
UMNUMN Temuan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai tumbuhan obat, perubahan positif dalam sikap mereka terhadap pengelolaanTemuan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai tumbuhan obat, perubahan positif dalam sikap mereka terhadap pengelolaan