UMNUMN

Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAmaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Pemanfaatan tumbuhan obat di Indonesia masih terbatas karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan dan pemanfaatannya yang berkelanjutan, serta rendahnya kesadaran akan valuasi ekonomi tumbuhan obat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan dan pemanfaatan tumbuhan obat secara ramah lingkungan serta memberikan wawasan mengenai valuasi ekonomi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan, pelatihan, dan konsultasi kepada masyarakat desa, dengan pendekatan partisipatif. Hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang tumbuhan obat, serta perubahan sikap yang lebih positif terhadap pengelolaan tumbuhan obat secara berkelanjutan. Selain itu, keterampilan peserta dalam memanfaatkan tumbuhan obat dan menghitung valuasi ekonomi juga meningkat. Kesimpulannya, penyuluhan dan pelatihan yang dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran masyarakat, yang pada gilirannya dapat mendukung pengelolaan tumbuhan obat yang lebih berkelanjutan dan bernilai ekonomi.

Penyuluhan dan pelatihan yang dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran masyarakat, yang pada gilirannya dapat mendukung pengelolaan tumbuhan obat yang lebih berkelanjutan dan bernilai ekonomi.Kegiatan pengabdian yang dilakukan menunjukkan adanya dampak positif dalam hal peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat terkait dengan pengelolaan tumbuhan obat.Temuan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai tumbuhan obat, perubahan positif dalam sikap mereka terhadap pengelolaan yang berkelanjutan, serta peningkatan dalam mengolah tumbuhan obat menjadi produk yang bernilai ekonomi.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode penyuluhan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan tumbuhan obat secara berkelanjutan, dengan mempertimbangkan karakteristik sosial-budaya dan tingkat pendidikan masyarakat setempat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis yang berkelanjutan untuk produk olahan tumbuhan obat, dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai produsen dan pemasar. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak ekonomi dari pengelolaan tumbuhan obat secara berkelanjutan terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk potensi peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja baru. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pengembangan sektor tumbuhan obat yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Read online
File size496.9 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test