PDGIPDGI

Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI)Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI)

Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai fitur radiografik dari reaksi periosteal dan border pada lesi rahang. Pemahaman perbedaan tanda-tanda umum dan karakteristik khas dari suatu lesi pada radiograf sangat penting bagi dokter gigi untuk menentukan sifat dari lesi tersebut. Beberapa tanda yang dapat diamati secara lebih spesifik adalah adanya reaksi periosteal dan border dari lesi yang ada. Perbedaan-perbedaan ini dapat dipertimbangkan untuk mendefinisikan diagnosis dan jenis lesi. Artikel ini merupakan tinjauan pustaka yang membahas beberapa artikel terkait fitur radiografik border dan reaksi periosteal pada berbagai lesi rahang. Berdasarkan tinjauan ini, terdapat perbedaan fitur border, di mana setiap lesi memiliki garis batas tersendiri yang berbeda antara sifat kistik, jinak, dan ganas. Sementara itu, gambaran reaksi periosteal menunjukkan sejauh mana lesi melibatkan jaringan kortikal tulang.

Kesimpulan dari artikel ini adalah bahwa gambaran border dan reaksi periosteal dapat menjadi salah satu penanda khas dalam menentukan lesi rahang.Lesi jinak umumnya menunjukkan tampilan border yang jelas dan tidak terjadi reaksi periosteal atau dengan tampilan reaksi periosteal yang tidak terputus, sedangkan lesi ganas cenderung menunjukkan border yang tidak jelas dan gambaran reaksi periosteal dengan tampilan terputus atau tidak beraturan.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara pola reaksi periosteal yang lebih spesifik dengan jenis lesi rahang tertentu, misalnya dengan menggunakan analisis kuantitatif terhadap ketebalan dan pola reaksi periosteal pada citra radiografi digital. Selain itu, studi komparatif yang melibatkan berbagai modalitas pencitraan, seperti CBCT (Cone-Beam Computed Tomography), dapat dilakukan untuk mengevaluasi akurasi dan sensitivitas gambaran border dan reaksi periosteal dalam diagnosis lesi rahang. Terakhir, penelitian prospektif yang melibatkan kohort pasien dengan lesi rahang yang terdiagnosis secara histopatologi dapat membantu memvalidasi nilai prediktif dari gambaran radiografik border dan reaksi periosteal dalam membedakan lesi jinak dan ganas, serta memberikan informasi yang lebih akurat untuk perencanaan perawatan yang optimal.

  1. Gambaran border dan periosteal reaction lesi rahang pada radiograf | Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial... doi.org/10.32793/jrdi.v4i1.477Gambaran border dan periosteal reaction lesi rahang pada radiograf Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial doi 10 32793 jrdi v4i1 477
  2. DOI Name 10.1016 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support namespace... doi.org/10.1016DOI Name 10 1016 Values name values index type timestamp data serv crossref email support namespace doi 10 1016
Read online
File size806.55 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test