UIGMUIGM
Jurnal Abdimas MandiriJurnal Abdimas MandiriPenyakit kulit merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum dijumpai. Penyakit kulit tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga pada kualitas hidup dan kesejahteraan psikososial individu. Desa Banyu Urip merupakan desa di Kecamatan Tanjung Lago yang merupakan daerah lahan basah dengan penyakit terkait air merupakan salah satu keluhan yang umum dijumpai. Di wilayah pedesaan dan daerah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan, permasalahan kulit seringkali tidak mendapatkan penanganan yang memadai, baik karena minimnya pengetahuan masyarakat maupun keterbatasan tenaga medis yang kompeten di bidang dermatologi dan venereologi. Sebagai bagian dari peran institusi pendidikan dalam mendukung program pemerintah mengenai kampus berdampak serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan melakukan konsultasi kesehatan, pengisian kuesioner serta menyampaikan edukasi yang relevan dengan kesehatan kulit. Pasien juga mendapatkan obat gratis sesuai peresepan dokter spesialis. Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang masyarakat Desa Banyu Urip, 12 diantaranya memiliki keluhan kulit. Berdasarkan hasil survei, keluhan kulit paling banyak adalah eksim yang merupakan salah satu penyakit kulit yang sering dijumpai di daerah lahan basah. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya promotif dan preventif berbasis komunitas. Edukasi mengenai kesehatan kulit diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan kulit. Keterbatasan akses masyarakat pedesaan terhadap pelayanan medis terutama oleh Dokter Spesialis mengakibatkan perlunya kegiatan pengabdian ini dilakukan secara berkala.
Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelayanan kesehatan kulit di Desa Banyu Urip berhasil dilaksanakan dengan baik dan mendapat respons positif, yang menunjukkan bahwa eksim adalah keluhan kulit paling dominan (91,67%) di kalangan masyarakat.Edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dinilai sangat bermanfaat, dan keterbatasan akses terhadap dokter spesialis kulit menjadi alasan utama perlunya kegiatan serupa dilakukan secara berkala.Kegiatan ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat mengenai pencegahan dan deteksi dini penyakit kulit.
Untuk penelitian selanjutnya, ada beberapa arah yang bisa dikembangkan dari temuan ini. Pertama, sebuah penelitian penting untuk menyelidiki lebih jauh hubungan antara paparan rutin pestisida dan pupuk pada petani dengan jenis dan keparahan eksim yang mereka alami di wilayah lahan basah. Studi ini akan membantu menentukan apakah ada penyebab spesifik yang dapat dicegah. Kedua, karena mayoritas pasien memiliki tingkat pendidikan rendah dan sebagian besar telah menjalani pengobatan yang tidak berhasil, sangat perlu untuk meneliti format edukasi kesehatan yang paling sesuai. Penelitian ini bisa fokus pada metode komunikasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hingga tuntas. Ketiga, untuk menjawab tantangan akses ke dokter spesialis yang sangat terbatas, perlu dirancang suatu kajian tentang model pelayanan kesehatan kulit berbasis komunitas yang berkelanjutan. Model ini bisa mengeksplorasi pemberdayaan kader kesehatan lokal untuk melakukan deteksi dini dan edukasi dasar, sehingga upaya pencegahan menjadi lebih rutin dan tidak lagi bersifat insidental.
- Scabies in an Adolescent with Poor Personal Hygiene | Angraini | Review of Primary Care Practice and... doi.org/10.22146/rpcpe.73317Scabies in an Adolescent with Poor Personal Hygiene Angraini Review of Primary Care Practice and doi 10 22146 rpcpe 73317
- High Incidence of Contact Dermatitis in Communal Rainwater Harvesting Users in a Rural Area of Sampang,... tecnoscientifica.com/journal/tasp/article/view/230High Incidence of Contact Dermatitis in Communal Rainwater Harvesting Users in a Rural Area of Sampang tecnoscientifica journal tasp article view 230
- Edukasi Masyarakat Peduli Air Bersih Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Air Bersih... doi.org/10.36982/jam.v8i3.4698Edukasi Masyarakat Peduli Air Bersih Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Air Bersih doi 10 36982 jam v8i3 4698
| File size | 485.86 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-Qp |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
BSIBSI Konsep creative organic telah disosialisasikan ke anak-anak didik siswa Tsanawiyah, dan telah berjalan pelatihan pembudidayaan tanaman secara hidroponikKonsep creative organic telah disosialisasikan ke anak-anak didik siswa Tsanawiyah, dan telah berjalan pelatihan pembudidayaan tanaman secara hidroponik
BSIBSI Namun, peternak sering menghadapi tantangan seperti penyakit ternak, fluktuasi harga pakan, dan biaya operasional yang tinggi. Penggunaan probiotik sebagaiNamun, peternak sering menghadapi tantangan seperti penyakit ternak, fluktuasi harga pakan, dan biaya operasional yang tinggi. Penggunaan probiotik sebagai
BSIBSI Pengujian lapangan menunjukkan sistem ini mengurangi waktu sortir dari 45 menjadi 15 menit per kg, meningkatkan akurasi seleksi dari 75% menjadi 94%, danPengujian lapangan menunjukkan sistem ini mengurangi waktu sortir dari 45 menjadi 15 menit per kg, meningkatkan akurasi seleksi dari 75% menjadi 94%, dan
BSIBSI Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan sampah organik melalui teknologi maggot (Black Soldier Fly) denganPenelitian ini bertujuan menganalisis proses pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan sampah organik melalui teknologi maggot (Black Soldier Fly) dengan
BSIBSI Kegiatan ini dinilai berhasil dalam membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir. KegiatanKegiatan ini dinilai berhasil dalam membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir. Kegiatan
BSIBSI Usaha TAHU KITA masih menghadapi sejumlah kendala yang menghambat pengembangan usahanya. Permasalahan utama meliputi proses produksi yang masih manual,Usaha TAHU KITA masih menghadapi sejumlah kendala yang menghambat pengembangan usahanya. Permasalahan utama meliputi proses produksi yang masih manual,
BSIBSI Dalam konstruksi bangunan, begel merupakan komponen penting dalam struktur beton bertulang yang berfungsi menahan gaya geser dan torsi. Namun, metode tradisionalDalam konstruksi bangunan, begel merupakan komponen penting dalam struktur beton bertulang yang berfungsi menahan gaya geser dan torsi. Namun, metode tradisional
BSIBSI Program pengabdian berhasil meningkatkan kesadaran dan keterampilan Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon dalam keamanan jaringanProgram pengabdian berhasil meningkatkan kesadaran dan keterampilan Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon dalam keamanan jaringan
Useful /
UncenUncen (81,67 %) masing‑masing, serta pada tingkat sapihan masing‑masing Kleinhovia hospita L. Regenerasi hutan tergolong lambat akibat adanya rumpang tajuk(81,67 %) masing‑masing, serta pada tingkat sapihan masing‑masing Kleinhovia hospita L. Regenerasi hutan tergolong lambat akibat adanya rumpang tajuk
UncenUncen Plankton berperan penting dalam sistem rantai makanan di kawasan perairan, baik di laut, air tawar, maupun payau. Sehubungan dengan hal tersebut, telahPlankton berperan penting dalam sistem rantai makanan di kawasan perairan, baik di laut, air tawar, maupun payau. Sehubungan dengan hal tersebut, telah
UIGMUIGM Metode pelatihan (teori dan praktik) mencakup pemaparan materi tentang konsep dasar data mining dan aplikasi RapidMiner, diikuti dengan praktik langsungMetode pelatihan (teori dan praktik) mencakup pemaparan materi tentang konsep dasar data mining dan aplikasi RapidMiner, diikuti dengan praktik langsung
UIGMUIGM Kegiatan ini diikuti oleh 83 peserta yang terdiri dari berbagai pihak seperti Camat Kecamatan Pusanagara, perangkat desa, anggota BPD, pengelola BUMDes,Kegiatan ini diikuti oleh 83 peserta yang terdiri dari berbagai pihak seperti Camat Kecamatan Pusanagara, perangkat desa, anggota BPD, pengelola BUMDes,