BSIBSI
Abditeknika Jurnal Pengabdian MasyarakatAbditeknika Jurnal Pengabdian MasyarakatKendala utama agribisnis kopi pedesaan di Lembah Dilem Wilis, Trenggalek, adalah kualitas biji yang tidak konsisten akibat sortir manual. Sistem sortir otomatis berbasis Smart Camera dan AI dikembangkan untuk klasifikasi real-time biji kopi berdasarkan visual seperti warna dan ukuran. Dirancang dengan Raspberry Pi, sensor kamera, dan algoritma CNN, penerapannya melibatkan kolaborasi peneliti dan petani lokal secara partisipatif. Pengujian lapangan menunjukkan sistem ini mengurangi waktu sortir dari 45 menjadi 15 menit per kg, meningkatkan akurasi seleksi dari 75% menjadi 94%, dan melipatgandakan produktivitas harian. Analisis confusion matrix heatmap mengonfirmasi akurasi klasifikasi tinggi, dan sensor PZEM menunjukkan keandalan pemantauan daya. Meskipun meningkatkan efisiensi, tantangan adopsi petani kecil dan variasi kondisi biji kopi menjadi area pengembangan lebih lanjut. Evaluasi kuantitatif sebelum dan sesudah implementasi menegaskan bahwa integrasi teknologi ini meningkatkan efisiensi, mutu produksi, dan memberdayakan petani menuju agribisnis berkelanjutan.
Sistem sortir biji kopi berbasis Smart Camera dan Artificial Intelligence (AI) telah terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi proses seleksi biji kopi di wilayah pedesaan.Teknologi ini secara signifikan mampu mengurangi waktu sortir per kilogram dari 45 menjadi 15 menit, serta meningkatkan akurasi seleksi dari 75% menjadi 94%, yang pada akhirnya menggandakan produktivitas harian petani.Keandalan operasional sistem ini juga didukung oleh hasil pengujian sensor PZEM untuk pemantauan daya listrik, yang menunjukkan akurasi sebanding dengan pengukuran manual.Analisis confusion matrix heatmap semakin memperkuat validitas performa model klasifikasi AI dalam mengenali kualitas biji kopi secara otomatis.Selain manfaat teknis, pendekatan partisipatif yang melibatkan petani secara langsung telah berhasil mendorong adopsi teknologi yang lebih berkelanjutan di lapangan.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:. . Pertama, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan sistem adaptif yang mampu mengenali variasi karakteristik biji kopi dari berbagai jenis kopi, termasuk varietas lokal yang kurang dikenal. Hal ini dapat dicapai dengan memperluas dataset pelatihan model AI dengan citra biji kopi dari berbagai varietas, serta mengembangkan algoritma yang lebih robust terhadap variasi warna dan ukuran biji. Kedua, perlu dilakukan studi untuk menginvestigasi dampak sosial-ekonomi dari penerapan sistem sortir otomatis terhadap petani kopi skala kecil, termasuk pengaruhnya terhadap pendapatan, akses pasar, dan kualitas hidup. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi model bisnis yang berkelanjutan untuk memastikan adopsi teknologi yang luas di kalangan petani kecil. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem sortir yang terintegrasi dengan teknologi blockchain untuk meningkatkan transparansi dan ketertelusuran produk kopi. Informasi tentang asal-usul biji kopi, proses pengolahan, dan kualitas produk dapat dicatat secara digital pada blockchain, sehingga memungkinkan konsumen untuk memverifikasi keaslian dan kualitas produk kopi yang mereka beli.
- Integrasi Smart Camera dan AI untuk Mendukung Agribisnis Kopi Berkelanjutan di Wilayah Pedesaan Indonesia... doi.org/10.31294/abditeknika.v5i2.9602Integrasi Smart Camera dan AI untuk Mendukung Agribisnis Kopi Berkelanjutan di Wilayah Pedesaan Indonesia doi 10 31294 abditeknika v5i2 9602
- The effect of reading-concept mapping-reciprocal teaching on students’ communication skills | Sholihah... edulearn.intelektual.org/index.php/EduLearn/article/view/21765The effect of reading concept mapping reciprocal teaching on studentsAo communication skills Sholihah edulearn intelektual index php EduLearn article view 21765
- Implementasi Sistem Monitoring Daya Sterilisasi Botol Kemasan Berbasis IoT-App untuk Pengembangan UMKM... jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/296Implementasi Sistem Monitoring Daya Sterilisasi Botol Kemasan Berbasis IoT App untuk Pengembangan UMKM jurnal fte uniba bpn ac index php JTE article view 296
| File size | 742.47 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
USMUSM Mekanisme penilaian berbobot menghasilkan skor probabilitas AI keseluruhan (0-100%) dan probabilitas individual untuk 10 model AI. Pengujian dengan 500Mekanisme penilaian berbobot menghasilkan skor probabilitas AI keseluruhan (0-100%) dan probabilitas individual untuk 10 model AI. Pengujian dengan 500
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Artikel ini menyelidiki fenomena dan implikasi adopsi Teknologi Keuangan (FinTech) di industri keuangan dan perbankan secara global, regional, dan di Indonesia.Artikel ini menyelidiki fenomena dan implikasi adopsi Teknologi Keuangan (FinTech) di industri keuangan dan perbankan secara global, regional, dan di Indonesia.
BSIBSI Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi, praktik pembuatan probiotik, serta monitoring dan evaluasi penerapannya dalam budidaya ayam. HasilMetode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi, praktik pembuatan probiotik, serta monitoring dan evaluasi penerapannya dalam budidaya ayam. Hasil
UNIPEMUNIPEM Dengan menggabungkan Convolutional Neural Networks (CNN) dan Long Short-Term Memory (LSTM) serta menerapkan federated learning, model ini berhasil meningkatkanDengan menggabungkan Convolutional Neural Networks (CNN) dan Long Short-Term Memory (LSTM) serta menerapkan federated learning, model ini berhasil meningkatkan
LAAROIBALAAROIBA Delay terendah pada pengujian ke 10 dengan data yang dikirim sebanyak 10 kata dengan rata-rata delay dari 10x pengujian adalah 531 ms, sedangkan delayDelay terendah pada pengujian ke 10 dengan data yang dikirim sebanyak 10 kata dengan rata-rata delay dari 10x pengujian adalah 531 ms, sedangkan delay
UNESAUNESA Dalam dunia pendidikan, joki tugas dan plagiat merupakan masalah serius yang dapat merusak integritas akademik. Pemanfaatan teknologi Artificial IntelligenceDalam dunia pendidikan, joki tugas dan plagiat merupakan masalah serius yang dapat merusak integritas akademik. Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence
KOMPETIFKOMPETIF Then to find out the occupancy rate of the room at Swiss-Belinn Hotel Pekanbaru. In addition, it was also to find out the effect of the event on the increaseThen to find out the occupancy rate of the room at Swiss-Belinn Hotel Pekanbaru. In addition, it was also to find out the effect of the event on the increase
KOMPETIFKOMPETIF Saat ini usaha kuliner dianggap sangat menjanjikan karena populasi kota Pekanbaru bersifat heterogen, sehingga memunculkan kebutuhan makanan yang beragam.Saat ini usaha kuliner dianggap sangat menjanjikan karena populasi kota Pekanbaru bersifat heterogen, sehingga memunculkan kebutuhan makanan yang beragam.
Useful /
UNESAUNESA ADDIE digunakan sebagai model pengembangan dengan desain One-Group Design. Siswa kelas XI TKJ 2 SMKN 3 Buduran Sidoarjo menjadi subjek penelitian. InstrumenADDIE digunakan sebagai model pengembangan dengan desain One-Group Design. Siswa kelas XI TKJ 2 SMKN 3 Buduran Sidoarjo menjadi subjek penelitian. Instrumen
UNESAUNESA Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi personal memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi risiko,Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi personal memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi risiko,
UNESAUNESA Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pendataan fasilitas kampus secara manual menggunakan kertas dan Microsoft Excel tidak efisien dan rentan terhadapPenelitian ini menunjukkan bahwa proses pendataan fasilitas kampus secara manual menggunakan kertas dan Microsoft Excel tidak efisien dan rentan terhadap
KOMPETIFKOMPETIF Public Area Attendant di Hotel Batiqa Pekanbaru memiliki dua tugas, yaitu sebagai Roomboy dan Public Area Attendant, yang membebani karyawan sehingga kinerjaPublic Area Attendant di Hotel Batiqa Pekanbaru memiliki dua tugas, yaitu sebagai Roomboy dan Public Area Attendant, yang membebani karyawan sehingga kinerja