UNESAUNESA

Journal of Digital Business and Innovation ManagementJournal of Digital Business and Innovation Management

Mahasiswa millennial, kelahiran antara tahun 1981-1996, seringkali dianggap sebagai generasi yang canggih dalam teknologi, namun juga dihadapkan pada beberapa tantangan. Mereka cenderung terlalu bergantung pada teknologi, kurangnya inisiatif dalam menyelesaikan tugas sendiri, teralihkan oleh banyak distraksi, dan rentan terhadap gangguan kesehatan. Selain itu, faktor sosial dan lingkungan juga memengaruhi pola pikir dan interaksi mereka. Dalam konteks pendidikan, praktik joki tugas dan plagiat menjadi isu serius. Penelitian ini muncul sebagai respons terhadap perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI), seperti ChatGPT generasi 3 dari OpenAI, yang dapat diharapkan untuk mengatasi masalah joki tugas dan plagiat. Tujuan penelitian ini adalah untuk secara ilmiah mengkaji potensi AI dalam memerangi praktik akademik tidak jujur ini, karena belum ada penelitian sebelumnya yang menyelidiki korelasi antara pemanfaatan AI dalam mengatasi joki tugas mahasiswa dan plagiat. Dalam dunia pendidikan, joki tugas dan plagiat merupakan masalah serius yang dapat merusak integritas akademik. Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI), seperti ChatGPT dari OpenAI, dapat menjadi solusi yang menarik untuk menangani masalah ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara ilmiah melalui riset semangat mahasiswa dalam (a) mengerjakan tugas kuliah dengan memanfaatkan AI tanpa mengkhawatirkan plagiarisme serta (b) dapat memberantas joki tugas.

Penggunaan AI, seperti ChatGPT, telah terbukti meningkatkan produktivitas akademik mahasiswa dengan memberikan bantuan dalam menyelesaikan tugas, memberikan saran, dan menjawab pertanyaan mereka.Ini membantu mahasiswa menghemat waktu dan meningkatkan pemahaman mereka dalam pembelajaran.Berdasarkan hasil analisis, mayoritas responden memiliki pandangan positif terhadap penggunaan AI dan menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT secara signifikan memungkinkan mahasiswa untuk menyelesaikan tugas lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan jasa joki tugas.Oleh karena itu, teknologi AI seperti ChatGPT dapat mempercepat dan memudahkan mahasiswa dalam mengejar tenggat waktu tugas sehingga dapat meningkatkan produktivitas mahasiswa dalam proses pembelajaran.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi kualitatif yang mendalam untuk memahami secara lebih rinci bagaimana mahasiswa menggunakan AI dalam proses pembelajaran, termasuk motivasi, tantangan, dan dampak psikologisnya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model AI yang lebih canggih dan etis untuk mendeteksi plagiarisme dan joki tugas, dengan mempertimbangkan konteks akademik yang beragam dan menghindari bias algoritmik. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana AI dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas mahasiswa, bukan hanya sebagai alat untuk menyelesaikan tugas secara cepat dan efisien. Dengan demikian, diharapkan AI dapat menjadi mitra belajar yang efektif dan berkelanjutan bagi mahasiswa di era digital.

Read online
File size281.42 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test