UNESAUNESA
Journal of Office Administration : Education and PracticeJournal of Office Administration : Education and PracticePenelitian ini menyelidiki peran prediktif dari modal psikologis, yaitu kepercayaan diri, harapan, optimisme, dan ketahanan, dalam pelaksanaan fungsi manajerial (POAC) di kalangan pemimpin mahasiswa di pendidikan tinggi. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi berganda, data diproses melalui Jamovi 2.3.6 dengan mengikuti pengujian deskriptif, asumsi, dan korelasi. Hasil menunjukkan bahwa modal psikologis secara kuat memprediksi implementasi POAC, dengan model regresi menjelaskan 71,9% variasi (R = .848; R² = .719; p < .001). Keempat dimensi tersebut berkontribusi secara signifikan terhadap kinerja manajerial, dengan kepercayaan diri sebagai prediktor terkuat, diikuti oleh harapan, optimisme, dan ketahanan. Temuan ini menekankan modal psikologis sebagai sumber daya psikologis yang penting yang meningkatkan perilaku perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian dalam konteks organisasi mahasiswa. Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan pengembangan modal psikologis ke dalam inisiatif pelatihan kepemimpinan untuk memperkuat kesiapan manajerial dan efektivitas organisasi di lingkungan kepemimpinan berbasis universitas.
Penelitian ini menunjukkan bahwa modal psikologis memainkan peran sentral dalam memprediksi implementasi fungsi manajerial POAC di kalangan pemimpin mahasiswa, dengan kepercayaan diri sebagai pengaruh terkuat, diikuti oleh harapan, optimisme, dan ketahanan.Temuan ini menekankan bahwa efektivitas kepemimpinan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh sumber daya psikologis internal yang memungkinkan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian yang konsisten.Berdasarkan hasil ini, penelitian masa depan harus memperluas penyelidikan dengan memasukkan desain longitudinal, campuran, atau eksperimental untuk menangkap perubahan perkembangan modal psikologis seiring waktu, serta memeriksa faktor kontekstual dan budaya yang mungkin membentuk ekspresinya di organisasi mahasiswa.Secara praktis, hasil penelitian ini menekankan kebutuhan institusi pendidikan tinggi untuk memasukkan peningkatan modal psikologis ke dalam program pengembangan kepemimpinan melalui pembelajaran berbasis penguasaan, pengaturan tujuan yang terstruktur, reframing kognitif, dan strategi pembangunan ketahanan.Penilaian modal psikologis harus digunakan secara etis sebagai alat pengembangan daripada mekanisme pengawasan, memastikan bahwa semua pemimpin mahasiswa menerima kesempatan yang adil untuk memperkuat kompetensi manajerial mereka.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengadopsi desain longitudinal atau campuran untuk menyelidiki perubahan perkembangan modal psikologis di kalangan pemimpin mahasiswa seiring waktu. Selain itu, penelitian dapat memeriksa faktor kontekstual dan budaya yang mungkin mempengaruhi ekspresi modal psikologis dalam organisasi mahasiswa. Secara praktis, institusi pendidikan tinggi dapat mempertimbangkan untuk mengintegrasikan pengembangan modal psikologis ke dalam program pelatihan kepemimpinan melalui strategi seperti pembelajaran berbasis penguasaan, pengaturan tujuan yang terstruktur, reframing kognitif, dan pembangunan ketahanan. Penilaian modal psikologis harus digunakan secara etis dan bertanggung jawab, memastikan bahwa semua pemimpin mahasiswa memiliki kesempatan yang adil untuk mengembangkan kompetensi manajerial mereka.
- Hope as a Mediator of Loneliness and Academic Self–efficacy among Students with and without Learning... journals.sagepub.com/doi/full/10.1111/ldrp.12094Hope as a Mediator of Loneliness and Academic SelfAeefficacy among Students with and without Learning journals sagepub doi full 10 1111 ldrp 12094
- The impact of SME leader’s psychological capital on strategic responses during crisis - Ann-Christin... doi.org/10.1177/23409444231184481The impact of SME leaderAos psychological capital on strategic responses during crisis Ann Christin doi 10 1177 23409444231184481
- Transformational Leadership and Business Continuity: A systematic review of empirical studies | Management... mrquarterly.org/index.php/ojs/article/view/12Transformational Leadership and Business Continuity A systematic review of empirical studies Management mrquarterly index php ojs article view 12
| File size | 437.08 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
KHATECKHATEC These results underscore the efficacy of multimedia learning and the potential of engaging cartoons like WordWorld to foster vocabulary growth among youngThese results underscore the efficacy of multimedia learning and the potential of engaging cartoons like WordWorld to foster vocabulary growth among young
UNESAUNESA Pendekatan kualitatif, menggunakan wawancara dan observasi langsung, diterapkan untuk mengeksplorasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang memengaruhiPendekatan kualitatif, menggunakan wawancara dan observasi langsung, diterapkan untuk mengeksplorasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang memengaruhi
KHATECKHATEC Studi ini penting untuk memahami keselarasan antara strategi pengajaran yang diterapkan dengan persepsi mahasiswa, serta mengidentifikasi potensi kesenjanganStudi ini penting untuk memahami keselarasan antara strategi pengajaran yang diterapkan dengan persepsi mahasiswa, serta mengidentifikasi potensi kesenjangan
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Students are very active in learning by using the TikTok application as a learning medium in class IV at MIN 11 West Aceh. The increase in student activityStudents are very active in learning by using the TikTok application as a learning medium in class IV at MIN 11 West Aceh. The increase in student activity
SANGADJIMEDIAPUBLISHINGSANGADJIMEDIAPUBLISHING Data dikumpulkan dari 210 mahasiswa sarjana yang telah mengalami pembelajaran blended selama minimal satu semester akademik. Kuesioner terstruktur digunakanData dikumpulkan dari 210 mahasiswa sarjana yang telah mengalami pembelajaran blended selama minimal satu semester akademik. Kuesioner terstruktur digunakan
STAINUSANTARASTAINUSANTARA The restriction on mobile phone usage among students contributes to maintaining discipline, focus, and reverence for knowledge, fostering deep intellectualThe restriction on mobile phone usage among students contributes to maintaining discipline, focus, and reverence for knowledge, fostering deep intellectual
UNESAUNESA Mesin pengaduk adonan bolu merupakan salah satu alat yang dapat digunakan untuk memudahkan mengaduk adonan. Mesin pengaduk adonan bolu membantu mempercepatMesin pengaduk adonan bolu merupakan salah satu alat yang dapat digunakan untuk memudahkan mengaduk adonan. Mesin pengaduk adonan bolu membantu mempercepat
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM The results of the study indicate that teachers understanding of the basic concepts of the Merdeka Curriculum such as differentiated learning and the PancasilaThe results of the study indicate that teachers understanding of the basic concepts of the Merdeka Curriculum such as differentiated learning and the Pancasila
Useful /
POLNAMPOLNAM Nilai-nilai dalam ritus ini menampilkan integritas nilai-nilai kekristenan yang muncul sebagai cara mereka berteologi semakin kuat dan kokoh. Ritus MangkokNilai-nilai dalam ritus ini menampilkan integritas nilai-nilai kekristenan yang muncul sebagai cara mereka berteologi semakin kuat dan kokoh. Ritus Mangkok
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Dampak nyata terlihat pada peningkatan pendapatan anggota, pengurangan ketergantungan pada rentenir, dan penguatan solidaritas sosial, meskipun masih terbatasDampak nyata terlihat pada peningkatan pendapatan anggota, pengurangan ketergantungan pada rentenir, dan penguatan solidaritas sosial, meskipun masih terbatas
IAIHPANCORIAIHPANCOR Hal ini disebabkan kurangnya informasi yang diberikan untuk meningkatkan minat dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya surat keterangan kematian.Hal ini disebabkan kurangnya informasi yang diberikan untuk meningkatkan minat dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya surat keterangan kematian.
IAIHPANCORIAIHPANCOR Sementara pada komponen inti meliputi tujuan pembelajaran, pemahaman bermakna, pertanyaan pemantik, kegiatan pembelajaran, asesmen, dan remedial sertaSementara pada komponen inti meliputi tujuan pembelajaran, pemahaman bermakna, pertanyaan pemantik, kegiatan pembelajaran, asesmen, dan remedial serta