IAIHPANCORIAIHPANCOR

AFADA: Jurnal Pengabdian Pada MasyarakatAFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat

Kegiatan ini merupakan workshop tentang penyusunan modul ajar berbasis kurikulum merdeka yang bertempat di SMPN 7 Satap Kab. Majene. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar berbasis kurikulum merdeka, sebab berdasarkan hasil Focus Group Discussion (FGD) dengan pihak sekolah, telah diperoleh informasi bahwa masih banyak guru yang kurang memahami modul ajar, yang merupakan salah satu aspek penting dalam kurikulum merdeka. Selain itu, mereka juga belum beradaptasi dengan situasi yang baru tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah penyampaian materi dalam bentuk workshop diikuti dengan proses tanya jawab kepada peserta workshop. Subyek dalam kegiatan ini adalah 13 guru-guru di SMPN 7 Satap Kab. Majene. Namun, ternyata di lapangan Kepala Sekolah dan 3 orang staf turut berpartisipasi dalam kegiatan workshop. Hasil dari program pengabdian ini menunjukkan bahwa meningkatnya pemahaman guru terkait kurikulum merdeka di mana mereka mampu mengajukan pertanyaan dan memahami konsep kurikulum merdeka, khususnya tentang perbedaan RPP dan modul ajar, serta penerapan profil pelajar pancasila dalam proses pembelajaran.

Kurikulum yang diterapkan saat ini telah digunakan hampir pada semua satuan pendidikan seluruh jenjang.Salah satu perbedaan yang mencolok antara kurikulum merdeka dengan kurikulum sebelumnya adalah pembuatan modul ajar atau sebelumnya dikenal dengan sebutan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran).Hal yang paling menonjol dalam modul ajar kurikulum merdeka saat ini adalah terdapat profil pelajar pancasila dan dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan siswa, guru, dan sekolah.Pengabdian ini berisi tentang pemaparan mengenai modul ajar berbasis kurikulum merdeka.Guru-guru diberikan pengayaan informasi bahwa sebelum guru mengembangkan modul ajar kurikulum merdeka perlu memperhatikan kriterianya yaitu bersifat esensial, menarik, bermakna, menantang, relevan dan kontekstual, dan berkesinambungan sesuasi fase belajar siswa.Setelah menetapkan kriteria, guru dapat membuat modul ajar sesuai dengan format komponen yang ada namun dapat di kondisikan sesuai kebutuhan siswa, guru, dan sekolah.Pada informasi umum meliputi identitas sekolah, kompetensi awal, profil pelajar pancasila, target siswa, saran prasarana, dan model pembelajaran.Sementara pada komponen inti meliputi tujuan pembelajaran, pemahaman bermakna, pertanyaan pemantik, kegiatan pembelajaran, asesmen, dan remedial serta pengayaan.Pada tahapan terakhir adalah lampiran yang berisikan lembar kerja siswa.Pada pengembangan modul ajar kurikulum merdeka terdapat beberapa strategi yang bisa guru terapkan, namun perlu diketahui pondasi membuat modul ajar adalah menganalisis kondisi dan kebutuhan siswa, guru, dan sekolah.

Berdasarkan hasil pengabdian ini, tim pengabdi merekomendasikan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas modul ajar dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMPN 7 Satap Kab. Majene. Penelitian ini dapat fokus pada dampak modul ajar terhadap pemahaman siswa dan keterlibatan mereka dalam proses belajar. Kedua, penting untuk mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam penyusunan modul ajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan kebutuhan lokal. Penelitian ini dapat melibatkan guru-guru dalam mengembangkan modul ajar yang unik dan menarik bagi siswa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada penerapan profil pelajar Pancasila dalam modul ajar dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan karakter dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan modul ajar yang lebih holistik dan efektif.

  1. The Development Structure of the Merdeka Belajar Curriculum in the Industrial Revolution Era | Atlantis... doi.org/10.2991/aebmr.k.210220.026The Development Structure of the Merdeka Belajar Curriculum in the Industrial Revolution Era Atlantis doi 10 2991 aebmr k 210220 026
  2. Potret Kurikulum Merdeka, Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar | Jurnal Basicedu. potret kurikulum... doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3431Potret Kurikulum Merdeka Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Jurnal Basicedu potret kurikulum doi 10 31004 basicedu v6i4 3431
Read online
File size469.36 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test