IVETIVET

Joined Journal (Journal of Informatics Education)Joined Journal (Journal of Informatics Education)

Permasalahan pemborosan energi listrik di lingkungan pendidikan, terutama akibat lampu dan kipas yang sering dibiarkan menyala saat ruangan kosong, menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan merancang sistem otomatisasi lampu dan kipas angin berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan mikrokontroler ESP32, sensor PIR untuk mendeteksi keberadaan manusia, dan sensor DHT22 untuk mengukur suhu ruangan. Sistem ini terhubung dengan aplikasi Blynk guna memudahkan pemantauan dan pengendalian secara real-time. Penelitian dilakukan di SMKS Budi Luhur Guntur selama satu bulan dengan pendekatan eksperimen terapan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berfungsi dengan baik, mampu memberikan respons cepat dan akurat terhadap perubahan kondisi di ruangan. Efisiensi energi meningkat signifikan, dengan penghematan estimatif sebesar 25–30% di satu ruang kelas. Jika diimplementasikan secara menyeluruh, sistem ini berpotensi mengurangi konsumsi listrik hingga lebih dari 66 kWh per bulan. Penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam penerapan teknologi IoT untuk efisiensi energi di sektor pendidikan.

Penelitian ini berhasil merancang dan menerapkan sistem otomatisasi lampu dan kipas angin berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32, sensor PIR, dan sensor DHT22.Sistem mampu merespons keberadaan manusia dan suhu ruangan secara otomatis serta memberikan kendali jarak jauh melalui aplikasi Blynk.Hasil pengujian menunjukkan peningkatan efisiensi energi yang signifikan, dengan penghematan listrik sebesar 25–30% di satu ruang kelas, yang jika diterapkan pada delapan kelas dapat menghemat hingga 66,7 kWh per bulan atau sekitar Rp96.Ke depan, sistem ini masih memiliki ruang untuk dikembangkan, terutama dalam hal integrasi notifikasi suhu ekstrem, monitoring penggunaan energi secara lebih detail, serta perluasan kontrol ke lebih banyak ruang secara terpusat.Peneliti juga berharap sistem ini dapat diadopsi di lingkungan sekolah lain sebagai langkah awal penerapan teknologi hemat energi secara menyeluruh di dunia pendidikan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem ini dengan menambahkan fitur notifikasi suhu ekstrem. Fitur ini dapat memberikan peringatan kepada pengguna atau pihak yang berwenang ketika suhu ruangan mencapai tingkat yang berbahaya. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengumpulan data penggunaan energi secara lebih detail, termasuk pemantauan konsumsi listrik per perangkat dan per ruangan. Dengan data ini, dapat dilakukan analisis lebih lanjut untuk mengidentifikasi pola penggunaan energi dan potensi penghematan lebih lanjut. Selain itu, perluasan kontrol ke lebih banyak ruang secara terpusat dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Dengan mengintegrasikan sistem ini ke dalam jaringan sekolah yang lebih luas, efisiensi energi dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian dapat mengeksplorasi teknologi dan protokol komunikasi yang diperlukan untuk mengendalikan perangkat di berbagai ruangan secara bersamaan dan terkoordinasi.

  1. IoT for Smart Learning/Education | IEEE Conference Publication | IEEE Xplore. iot smart learning education... doi.org/10.1109/CITISIA50690.2020.9371774IoT for Smart Learning Education IEEE Conference Publication IEEE Xplore iot smart learning education doi 10 1109 CITISIA50690 2020 9371774
  2. CIRCUIT: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro. sistem monitoring aliran air penyiraman otomatis rumah... doi.org/10.22373/crc.v4i1.6128CIRCUIT Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro sistem monitoring aliran air penyiraman otomatis rumah doi 10 22373 crc v4i1 6128
Read online
File size570.82 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test