IVETIVET

Joined Journal (Journal of Informatics Education)Joined Journal (Journal of Informatics Education)

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring dan pemberian pakan otomatis pada peternakan ayam kampung di Desa Balongga dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Sistem ini dirancang untuk membantu peternak dalam mengatasi kendala pemberian pakan manual yang tidak efisien, terutama karena lokasi kandang yang jauh dari pemukiman serta kondisi cuaca yang tidak menentu. Sistem menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP32 yang terintegrasi dengan berbagai sensor seperti sensor DHT22 untuk pemantauan suhu, sensor infrared obstacle untuk mendeteksi ketersediaan pakan, serta RTC DS3231 untuk penjadwalan pemberian pakan secara otomatis. Selain itu, notifikasi dikirimkan melalui Telegram jika pakan menipis atau suhu kandang berada di luar ambang normal. Informasi juga ditampilkan secara real-time melalui web monitoring. Diharapkan sistem ini dapat meningkatkan efisiensi kerja peternak, menjaga kestabilan kondisi kandang, dan mendorong digitalisasi pada sektor peternakan skala kecil hingga menengah. Hasil pengujian koneksi ESP32 ke jaringan menunjukkan tingkat keberhasilan rata-rata sebesar 78%.

Hasil pengujian koneksi ESP32 ke jaringan yang dilakukan sebanyak lima kali menunjukkan tingkat keberhasilan rata-rata sebesar 78%.Angka ini mengindikasikan bahwa ESP32 mampu melakukan koneksi dan komunikasi jaringan dengan cukup stabil, sehingga mendukung kelancaran sistem monitoring dan pemberian pakan otomatis.Kestabilan koneksi jaringan sangat krusial agar data sensor dapat dikirim secara real-time, perintah pemberian pakan dijalankan tepat waktu, serta notifikasi dapat dikirim secara otomatis ke pengguna melalui platform seperti Telegram dan website.Walaupun tingkat keberhasilan ini sudah memadai untuk aplikasi pada peternakan ayam kampung berskala kecil hingga menengah, peningkatan dalam hal stabilitas koneksi, jangkauan sinyal, dan penanganan gangguan jaringan perlu dilakukan agar sistem berfungsi secara optimal.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem monitoring dan pemberian pakan otomatis ini dengan menambahkan fitur-fitur baru seperti sistem deteksi penyakit ayam secara otomatis, sistem pelacakan lokasi ayam, dan sistem analisis data produktivitas ayam. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi lebih komprehensif dan membantu peternak dalam mengelola peternakan ayam kampung secara lebih efektif dan efisien. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada peningkatan stabilitas koneksi jaringan dan jangkauan sinyal, serta pengembangan algoritma untuk penanganan gangguan jaringan, sehingga sistem dapat berfungsi secara optimal dan andal.

Read online
File size490.22 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test