STAINUSANTARASTAINUSANTARA
Jurnal Ikhtibar NusantaraJurnal Ikhtibar NusantaraKoperasi Merah Putih dirancang sebagai instrumen pembangunan ekonomi rakyat, menekankan prinsip saling membantu, partisipasi, dan kemandirian desa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Koperasi Merah Putih dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang terdiri dari reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah memiliki arah yang jelas dan relevan dengan kebutuhan desa, namun konsistensi pelaksanaan di tingkat lokal masih bervariasi. Lembaga koperasi telah secara formal didirikan, tetapi masih menghadapi hambatan dalam hal kapasitas manajerial dan akuntabilitas yang lemah. Partisipasi masyarakat dalam koperasi relatif rendah, dipengaruhi oleh literasi keuangan yang terbatas dan kurangnya rasa memiliki. Dalam hal pemberdayaan ekonomi, koperasi menyediakan akses terhadap modal, pelatihan kewirausahaan, dan peluang pasar, meskipun manfaatnya belum merata. Dampak nyata terlihat pada peningkatan pendapatan anggota, pengurangan ketergantungan pada rentenir, dan penguatan solidaritas sosial, meskipun masih terbatas di beberapa wilayah. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 sangat ditentukan oleh penguatan tata kelola koperasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, partisipasi masyarakat, serta dukungan regulasi dan pendanaan yang berkelanjutan. Koperasi Merah Putih memiliki potensi besar menjadi penggerak pembangunan desa jika dikelola secara transparan, akuntabel, partisipatif, dan berkelanjutan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Koperasi Merah Putih merupakan kebijakan strategis yang bertujuan memperkuat perekonomian desa melalui penguatan lembaga koperasi sebagai instrumen pembangunan.Secara normatif, kebijakan ini memiliki arah yang jelas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat pedesaan, khususnya dalam mengatasi kemiskinan, keterbatasan akses modal, dan daya saing ekonomi yang rendah.Namun, keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada penguatan tata kelola koperasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, partisipasi aktif masyarakat, serta dukungan regulasi dan pendanaan yang berkelanjutan.
Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan model pelatihan berbasis kompetensi dapat meningkatkan kapasitas manajerial pengurus koperasi di tingkat desa, terutama dalam pengelolaan keuangan, pemasaran digital, dan tata kelola yang transparan. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas mekanisme pendidikan keuangan partisipatif yang dirancang khusus bagi anggota koperasi guna meningkatkan literasi keuangan dan rasa memiliki terhadap lembaga koperasi. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi sistem digital dalam operasional koperasi pedesaan, termasuk platform pemasaran bersama dan sistem pencatatan keuangan berbasis daring, untuk menilai dampaknya terhadap akses pasar dan efisiensi manajemen. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk membangun ekosistem koperasi yang mandiri, profesional, dan inklusif. Dengan pendekatan yang berbasis bukti, hasil studi dapat digunakan untuk menyusun panduan teknis yang adaptif terhadap kondisi lokal. Fokus pada model pelatihan berkelanjutan akan memastikan keberlanjutan kapasitas SDM koperasi. Evaluasi terhadap model pendidikan partisipatif bisa mengungkap strategi terbaik dalam membangun kesadaran kolektif. Sementara itu, eksplorasi pemanfaatan teknologi dapat membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi pelaku UMKM pedesaan. Semua inisiatif ini pada akhirnya mendukung penguatan koperasi sebagai motor pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkeadilan.
| File size | 298.61 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
SUMSELPROVSUMSELPROV Tradisi gemohing masih dipraktikkan secara swadaya di luar program pemerintah, namun semakin berkurang dalam kegiatan pembangunan resmi. Penelitian iniTradisi gemohing masih dipraktikkan secara swadaya di luar program pemerintah, namun semakin berkurang dalam kegiatan pembangunan resmi. Penelitian ini
ALMARHALAHALMARHALAH Penelitian ini berhasil menjawab tujuan utama yaitu mengungkap peran KH Muhammad Muhajirin Amsar sebagai pionir dalam pendidikan Islam sekaligus agen reformasiPenelitian ini berhasil menjawab tujuan utama yaitu mengungkap peran KH Muhammad Muhajirin Amsar sebagai pionir dalam pendidikan Islam sekaligus agen reformasi
4141 Studi ini menunjukkan bahwa koperasi syariah mampu memberikan akses keuangan inklusif, menciptakan peluang kerja, dan memperkuat solidaritas sosial. Namun,Studi ini menunjukkan bahwa koperasi syariah mampu memberikan akses keuangan inklusif, menciptakan peluang kerja, dan memperkuat solidaritas sosial. Namun,
AKRABJUARAAKRABJUARA Pendekatan komunikasi yang digunakan bersifat ramah, empatik, dan disesuaikan dengan karakteristik masyarakat, sehingga mampu membangun kedekatan emosionalPendekatan komunikasi yang digunakan bersifat ramah, empatik, dan disesuaikan dengan karakteristik masyarakat, sehingga mampu membangun kedekatan emosional
PENERBITPENERBIT Namun, pewarisan tradisional sering kali bersifat patriarkal dan kurang mengakomodasi hak perempuan serta anak angkat. Penelitian ini memfokuskan padaNamun, pewarisan tradisional sering kali bersifat patriarkal dan kurang mengakomodasi hak perempuan serta anak angkat. Penelitian ini memfokuskan pada
JOMPARNDJOMPARND Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran sivitas akademika akan pentingnya donor darah dan membantu menambah persediaan darah di PMITujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran sivitas akademika akan pentingnya donor darah dan membantu menambah persediaan darah di PMI
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model resolusi konflik berbasis nilai-nilai Islam yang kontekstual, serta memperkuat pentingnya semangatPenelitian ini berkontribusi pada pengembangan model resolusi konflik berbasis nilai-nilai Islam yang kontekstual, serta memperkuat pentingnya semangat
IAINAMBONIAINAMBON Pelaksanaan sholat bersama di SD Muhammadiyah Bantul Kota harus tetap dipertahankan dan dilaksanakan dengan optimal agar dapat terus meningkatkan kualitasPelaksanaan sholat bersama di SD Muhammadiyah Bantul Kota harus tetap dipertahankan dan dilaksanakan dengan optimal agar dapat terus meningkatkan kualitas
Useful /
POLNAMPOLNAM Selain itu, kondisi ini diperburuk oleh penyebaran berita yang tidak akurat dan ketidakmampuan individu untuk mengelola informasi secara kritis. DenganSelain itu, kondisi ini diperburuk oleh penyebaran berita yang tidak akurat dan ketidakmampuan individu untuk mengelola informasi secara kritis. Dengan
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Hambatan komunikasi diatasi melalui forum koordinasi dan deliberasi secara rutin. Kepala sekolah terus berusaha meningkatkan kinerja tim melalui pelatihanHambatan komunikasi diatasi melalui forum koordinasi dan deliberasi secara rutin. Kepala sekolah terus berusaha meningkatkan kinerja tim melalui pelatihan
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU AI memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas pendidikan Islam, namun implementasinya harus dilakukan secara bijak agar tetap sejalan denganAI memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas pendidikan Islam, namun implementasinya harus dilakukan secara bijak agar tetap sejalan dengan
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Perbedaan gender terlihat pada beberapa dimensi kedamaian batin—Acceptance of Loss, Inner Balance and Calmness, dan total Inner Peace—serta pada pemaafan,Perbedaan gender terlihat pada beberapa dimensi kedamaian batin—Acceptance of Loss, Inner Balance and Calmness, dan total Inner Peace—serta pada pemaafan,