UIN SGDUIN SGD

Jurnal Pendidikan IslamJurnal Pendidikan Islam

Epistemologi sebagai salah satu cabang dalam filsafat memiliki kedudukan yang penting dalam ilmu pengetahuan termasuk di dalam pendidikan Islam. Riset ini mengkaji secara kritis konstruksi epistemologi pendidikan Islam melalui perspektif falsifikasi yang dicetuskan Karl R. Popper. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka serta menganalisis data melalui pendekatan hermenutika produktif. Kesimpulan riset ini menyatakan bahwa epistemologi keilmuan yang perlu dirancang untuk memahami teori, konsep, serta proposisi sistem pendidikan Islam adalah epistemologi –atau tata kerja ilmiah- yang memuat logika verifikatif-falsifikatif dan logika intuisi-kewahyuan (al-Quran dan al-Hadis). Epistemologi ini memiliki dimensi rasional-kritis, empiris, intuitif, dan profetik (illahiyah) yang penulis diistilahkan Kritisisme-Profetik. Implikasinya, pendidikan Islam akan memiliki pandangan integratif terhadap sisi profan (fisis) dan transendental (metafisis). Ia merupakan isi logis-supralogis pemikiran subjektif-objektif, dunia teori-suprateori, serta argumentasi kritis dengan landasan rasional-intuitif dari pandangan diri sendiri maupun luar diri.

Pendidikan Islam dilihat dari perspektif falsifikasi Karl R.Popper memiliki segmen yang sangat kompleks, disebabkan oleh cakupan ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang luas.Meskipun pikiran karya akademis Popper cenderung menyamakan antara teori, konsep, atau proposisi ilmu-ilmu sosial-humaniora dengan ilmu-ilmu alam, secara epistemologis pendidikan Islam mampu diakui seperti ilmu alam.Faktanya, pendidikan Islam juga melampaui kerja ilmiah ilmu-ilmu alam, sebab hubungan antara logis-rasional dan irasional, fisik dan metafisik, atau profan dan transendental tidak dapat dipisahkan menjadi beberapa bagian.Ini adalah yang membimbing keberadaan studi epistemologis komprehensif untuk mengungkap konstruksi teori, konsep, atau proposisi pendidikan Islam sehingga objektivitas teori pendidikan tidak seobjektif ilmu pengetahuan yang dikritik oleh Karl R.Oleh karena itu, dalam mempelajari pendidikan Islam, sistem kerja ilmiah yang mencakup semua aspek yang dalam konteks ini disebut kritik propetik diperlukan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi prinsip falsifikasi Karl Popper dengan pendekatan filsafat lain dalam membangun epistemologi pendidikan Islam. Selain itu, perlu diteliti dampak penerapan kritik propetik terhadap kurikulum pendidikan Islam modern dalam konteks globalisasi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penerapan falsifikasi pada aspek non-empiris pendidikan Islam seperti teologi, dengan mempertimbangkan dinamika antara rasionalitas dan intuisi. Selain itu, membandingkan pendekatan falsifikasi dengan metode tradisional dalam studi epistemologi pendidikan Islam dapat memberikan wawasan baru. Penelitian juga bisa mengeksplorasi peran wahyu dalam memvalidasi teori pendidikan Islam melalui perspektif falsifikasi. Terakhir, mengevaluasi keefektifan kritik propetik dalam meningkatkan pemahaman konsep-konsep metafisik dalam pendidikan Islam. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memperkaya wacana akademik dan praktis pendidikan Islam secara holistik.

  1. KONSTRUKSI EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM (Studi atas Pemikiran Kependidikan Prof. H. M. Arifin, M. Ed)... doi.org/10.24014/potensia.v2i2.2577KONSTRUKSI EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM Studi atas Pemikiran Kependidikan Prof H M Arifin M Ed doi 10 24014 potensia v2i2 2577
  2. Epistemologi Islam: Kedudukan Wahyu sebagai Sumber Ilmu. epistemologi islam kedudukan wahyu sumber ilmu... doi.org/10.20414/ujis.v17i1.171Epistemologi Islam Kedudukan Wahyu sebagai Sumber Ilmu epistemologi islam kedudukan wahyu sumber ilmu doi 10 20414 ujis v17i1 171
  3. IMPLEMENTASI METODE TAJRIBI, BURHANI, BAYANI, DAN IRFANI DALAM STUDI FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM | Rangkuti... doi.org/10.31604/muaddib.v1i1.787IMPLEMENTASI METODE TAJRIBI BURHANI BAYANI DAN IRFANI DALAM STUDI FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Rangkuti doi 10 31604 muaddib v1i1 787
  4. INTUISI SEBAGAI SUMBER PENGETAHUAN: Tinjauan terhadap Pandangan Filosof Islam | Jurnal Theologia. intuisi... journal.walisongo.ac.id/index.php/teologia/article/view/342INTUISI SEBAGAI SUMBER PENGETAHUAN Tinjauan terhadap Pandangan Filosof Islam Jurnal Theologia intuisi journal walisongo ac index php teologia article view 342
  1. #guru pendidikan islam#guru pendidikan islam
  2. #pendidikan islam#pendidikan islam
Read online
File size451.8 KB
Pages16
Short Linkhttps://juris.id/p-1TW
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test