WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA
JPAK: Jurnal Pendidikan Agama KatolikJPAK: Jurnal Pendidikan Agama KatolikAktivitas pastoral adalah bentuk pelayanan Gereja terhadap kehidupan umat. Kerukunan dan solidaritas adalah sikap dasar yang diperlukan untuk hidup dalam masyarakat pluralis. Sikap-sikap ini dapat menciptakan kohesi sosial antara anggota masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran, tantangan, dan upaya pedagogis guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) dalam meningkatkan kerukunan dan solidaritas antara siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru PAK, orang tua, dan siswa. Hasil analisis wawancara menunjukkan tiga poin: 1) Guru PAK memiliki peran langsung dan tidak langsung dalam upaya meningkatkan kerukunan dan solidaritas antara siswa; 2) Guru PAK tidak menemukan hambatan serius dalam implementasi kerukunan dan solidaritas antara siswa, hanya ada hambatan kecil terkait perbedaan latar belakang ekonomi orang tua siswa; 3) Upaya guru PAK dalam mengatasi hambatan hidup rukun dan solider adalah dengan menciptakan berbagai aktivitas yang melibatkan banyak siswa. Berdasarkan temuan ini, diajukan saran untuk meningkatkan implementasi pembelajaran PAK dan penelitian lebih lanjut.
Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa guru PAK memiliki peran langsung dan tidak langsung dalam meningkatkan kerukunan dan solidaritas antar siswa di SMA Santa Angela Bandung.Secara langsung, guru PAK mengajarkan nilai-nilai yang terkandung dalam materi pembelajaran PAK kepada siswa, menjabarkan nilai-nilai tersebut ke dalam kehidupan nyata, dan memotivasi siswa untuk menghayati hidup rukun dan solider.Peran tidak langsung ditunjukkan guru PAK dalam bentuk ikut mendorong lembaga dalam membuat kebijakan yang mendukung praktik hidup rukun dan solider di sekolah.Guru PAK tidak menemukan hambatan berat dalam mengimplementasi kerukunan dan solidaritas antar siswa.Hambatan kecil terjadi ketika para siswa memiliki latar belakang ekonomi orang tua yang bervariasi.Perbedaan itu menyebabkan proses penyesuaian siswa di sekolah membutuhkan waktu, terutama pada awal-awal tahun akademik.Upaya guru PAK mengatasi hambatan penghayaan hidup rukun dan solider adalah membuat beragam aktivitas yang melibatkan banyak siswa.
Untuk meningkatkan pengajaran Pendidikan Agama Katolik (PAK), disarankan menggunakan pendekatan berbasis karakter, di mana proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan ajaran iman Katolik, tetapi lebih menekankan pada pembentukan karakter peserta didik. Model pembelajaran berbasis proyek dapat diterapkan agar siswa dapat belajar bekerja sama dalam membangun, mengembangkan, dan menghayati nilai-nilai karakter secara nyata. Pelibatan berbagai pihak seperti kepala sekolah, rekan sejawat, dan orang tua siswa dapat mendukung kegiatan-kegiatan yang mendorong pengembangan karakter siswa. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan pendekatan campuran dengan melibatkan lebih banyak responden untuk memperoleh kesimpulan yang lebih menyeluruh dan mendalam mengenai peran guru PAK dalam membina sikap kerukunan dan solidaritas di antara peserta didik.
- Cultivating Honest Character in Social Context: The Basis for Realizing Academic Integrity | Indonesian... ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IVCEJ/article/view/79778Cultivating Honest Character in Social Context The Basis for Realizing Academic Integrity Indonesian ejournal undiksha ac index php IVCEJ article view 79778
- One moment, please.... moment please wait request verified doi.org/10.46445/ejti.v8i1.738One moment please moment please wait request verified doi 10 46445 ejti v8i1 738
- ZONE OF PROXIMAL DEVELOPMENT AND SOCIAL CONSTRUCTIVISM BASED EDUCATION ACCORDING TO LEV SEMYONOVICH VYGOTSKY... jurnal.unikastpaulus.ac.id/index.php/jpkm/article/view/589ZONE OF PROXIMAL DEVELOPMENT AND SOCIAL CONSTRUCTIVISM BASED EDUCATION ACCORDING TO LEV SEMYONOVICH VYGOTSKY jurnal unikastpaulus ac index php jpkm article view 589
- Vol 22 No 1 (2022): April 2022 | JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik. vol jpak jurnal pendidikan agama... ejournal.widyayuwana.ac.id/index.php/jpak/issue/view/37Vol 22 No 1 2022 April 2022 JPAK Jurnal Pendidikan Agama Katolik vol jpak jurnal pendidikan agama ejournal widyayuwana ac index php jpak issue view 37
| File size | 251.18 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
ARIPAFIARIPAFI Dengan mengedepankan nilai-nilai perdamaian dan saling menghormati, pendidikan agama Kristen berpotensi mengurangi konflik serta mempromosikan keharmonisanDengan mengedepankan nilai-nilai perdamaian dan saling menghormati, pendidikan agama Kristen berpotensi mengurangi konflik serta mempromosikan keharmonisan
UMMUMM Penelitian ini menunjukkan bahwa dokumen resmi Muhammadiyah dan regulasi negara menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk menyeimbangkan identitas institusionalPenelitian ini menunjukkan bahwa dokumen resmi Muhammadiyah dan regulasi negara menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk menyeimbangkan identitas institusional
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Pendidikan merupakan sarana utama dalam membentuk manusia seutuhnya, mencakup pengembangan intelektual, emosional, moral, dan spiritual. Dalam konteksPendidikan merupakan sarana utama dalam membentuk manusia seutuhnya, mencakup pengembangan intelektual, emosional, moral, dan spiritual. Dalam konteks
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Secara simultan, kompetensi guru agama dan dukungan orang tua memberikan pengaruh signifikan dengan kontribusi 35,8% terhadap tingkat religiusitas siswa.Secara simultan, kompetensi guru agama dan dukungan orang tua memberikan pengaruh signifikan dengan kontribusi 35,8% terhadap tingkat religiusitas siswa.
ABULYATAMAABULYATAMA Kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di kelas di awali dengan persiapan oleh guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Pengembangan materiKegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di kelas di awali dengan persiapan oleh guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Pengembangan materi
UIN SUSKAUIN SUSKA Pendidikan agama Islam, yang seharusnya menjadi benteng moral, menghadapi tantangan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkanPendidikan agama Islam, yang seharusnya menjadi benteng moral, menghadapi tantangan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan
ARIPAFIARIPAFI b) Uji hipotesis menunjukkan t hitung = 5,365 > t tabel = 1,980, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa terdapatb) Uji hipotesis menunjukkan t hitung = 5,365 > t tabel = 1,980, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat
UMSBUMSB Tanah yang diuji berasal dari Perumahan Taman Asri, desa Sungai Sapih, Kota Padang. Pencampuran dilakukan dengan variasi abu sabut kelapa sebesar 0%, 6%,Tanah yang diuji berasal dari Perumahan Taman Asri, desa Sungai Sapih, Kota Padang. Pencampuran dilakukan dengan variasi abu sabut kelapa sebesar 0%, 6%,
Useful /
ARIPAFIARIPAFI Gereja tidak hanya berfungsi sebagai institusi keagamaan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang aktif merespons dinamika sosial. Di masa-masa awal, gerejaGereja tidak hanya berfungsi sebagai institusi keagamaan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang aktif merespons dinamika sosial. Di masa-masa awal, gereja
BERUGAKBACABERUGAKBACA Pengumpulan data pada penelitian ini mencakup diskusi, tes tertulis, dan soal evaluasi. Hasil dari kajian tersebut memperlihatkan terdapatt peningkatanPengumpulan data pada penelitian ini mencakup diskusi, tes tertulis, dan soal evaluasi. Hasil dari kajian tersebut memperlihatkan terdapatt peningkatan
UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara materiil, Perseroan Perorangan belum sepenuhnya memenuhi kriteria perseroan, namun secara formiil telah sah karenaHasil penelitian menunjukkan bahwa secara materiil, Perseroan Perorangan belum sepenuhnya memenuhi kriteria perseroan, namun secara formiil telah sah karena
UIN SUSKAUIN SUSKA Hasil penelitian menunjukkan pentingnya penguatan regulasi internal, sosialisasi dan edukasi anti-bullying dalam kurikulum, serta keterlibatan wali asuhHasil penelitian menunjukkan pentingnya penguatan regulasi internal, sosialisasi dan edukasi anti-bullying dalam kurikulum, serta keterlibatan wali asuh