ABULYATAMAABULYATAMA

Jurnal Dedikasi PendidikanJurnal Dedikasi Pendidikan

Masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran yang dilakukan oleh Guru Pendidikan Agama Kristen selama ini lebih berorientasi pada peningkatan pengetahuan. Sementara dalam penialaian ada tiga aspek yang perlu dilakukan yakni Kognitif, afektif dan psikomotorik atau keterampilan. Guru Pendidikan Agama Kristen perlu mengkombinasikan pengetahuan dengan beragam keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja. Oleh karena itu kematangan siswa perlu dibekali dengan keterampilan yang mengarah ke area ini. Berdasarkan latar belakang masalah diatas maka yang menjadi rumusan adalah Bagaimana pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen di sekolah sebagai wadah pembebasan bagi siswa dalam menghadapi tantangan era revolusi industri 4.0? Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji Pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen di sekolah sebagai wadah pembebasan bagi siswa dalam menghadapi tantangan era revolusi industri 4.0. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah unsur yang terkait yakni Guru Pendidikan Agama Kristen 1 orang dan siswa kelas XI 20 orang. Data dikumpulkan dengan memakai teknik wawancara, Observasi, dokumentasi untuk mendapatkan data yang akurat mengenai masalah yang diteliti. Data yang terkumpul diolah dan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa: pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen di SMAK Loli berdasarkan isi kurikulum tahun 2013. Isi materi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen disesuaikan dengan isi kurikulum yang ada. Kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di kelas di awali dengan persiapan oleh guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Pengembangan materi pembelajaran selalu mengarah pada peningkatan aspek kognitif dan aspek afektif. Sementara aspek psikomotorik yang berisi keterampilan masih berorientasi pada penguasaan cara berdoa dan memimpin ibadah-badah. Sedangkan keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan oleh siswa untuk dapat menghadapi era revolusi industry 4.0 kurang mendapat perhatian. Oleh karena itu bagi tim peneliti pemikiran Paulo Freire tentang pendidikan pembebasan kurang mendapat perhatian dari para pengajar Pendidikan Agama Kristen. Pemikiran Paulo Freire perlu diimplikasikan dalam Pendidikan Agama Kristen masa kini sehingga mempersiapkan siswa secara matang untuk memasuki era industry 4.0.

Pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen di SMAK Loli berdasarkan kurikulum 2013 dengan penekanan pada aspek kognitif dan afektif, namun keterampilan psikomotorik seperti keterampilan berdoa dan memimpin ibadah masih dominan.Keterampilan yang relevan dengan era industri 4.Pemikiran Paulo Freire tentang pendidikan pembebasan perlu diintegrasikan untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi keterampilan teknologi dalam kurikulum Pendidikan Agama Kristen untuk mempersiapkan siswa menghadapi era industri 4.0. 2. Studi tentang efektivitas pelatihan guru dalam menerapkan konsep pendidikan pembebasan Paulo Freire di lingkungan sekolah. 3. Analisis dampak perubahan kurikulum yang menggabungkan nilai agama dengan keterampilan praktis terhadap kesiapan siswa memasuki dunia kerja.

Read online
File size358.96 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test