STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA

Jurnal Abdi MahosadaJurnal Abdi Mahosada

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja dan calon pengantin melalui konsultasi dan konseling pra nikah serta edukasi kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Cabang BKKBN Kecamatan Tabanan dengan sasaran remaja dan calon pengantin. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif dengan desain pre dan post sosialisasi. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan sosialisasi, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi melalui pengisian kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan sosialisasi terkait kesiapan pra nikah dan kesehatan reproduksi. Kegiatan ini membuktikan bahwa sosialisasi dan edukasi kesehatan reproduksi yang terintegrasi dengan konsultasi pra nikah efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam mempersiapkan remaja dan calon pengantin menuju kehidupan pernikahan yang sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat mendukung program BKKBN dalam pembangunan keluarga berkualitas di tingkat kecamatan.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Balai Penyuluhan KB Desa Bongan, Kecamatan Tabanan melalui konsultasi dan konseling pra nikah serta edukasi kesehatan reproduksi remaja telah berjalan dengan baik dan mendapatkan respons positif dari peserta.Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan remaja dan calon pengantin terkait pentingnya kesiapan pra nikah dan pemahaman kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif model pengabdian kepada masyarakat yang dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh instansi terkait, khususnya dalam mendukung program BKKBN mengenai pendewasaan usia perkawinan dan pembangunan keluarga berkualitas di tingkat kecamatan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas jangka panjang dari program konseling pra nikah terhadap kualitas perkawinan dan kesehatan keluarga. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul edukasi kesehatan reproduksi yang lebih interaktif dan sesuai dengan karakteristik remaja di era digital. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran serta masyarakat dan tokoh agama dalam mendukung program edukasi pra nikah dan kesehatan reproduksi, serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kesehatan reproduksi remaja dan mempersiapkan generasi muda menuju kehidupan berkeluarga yang harmonis dan berkualitas.

Read online
File size333.82 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test