UIN SUSKAUIN SUSKA
Jurnal Dakwah RisalahJurnal Dakwah RisalahPenelitian ini mengkaji fenomena selebriti yang telah menjalani hijrah (migrasi spiritual) dan kemudian mengambil peran sebagai pengkhotbah agama. Kebangkitan ustazah selebriti secara signifikan berdampak pada lanskap dakwah, mengubah otoritas dan persepsi penyebaran Islam. Banyak selebriti yang memeluk hijrah tidak hanya mengalami transformasi spiritual tetapi juga berkontribusi pada pergeseran dinamika struktural penjangkauan agama. Melalui saluran ini, ustazah selebriti muncul sebagai tokoh agama yang berpengaruh, terkadang menantang otoritas yang sudah mapan. Menurut teori Etos, kredibilitas mereka dibangun di atas integritas moral, niat baik, dan kompetensi. Dengan menggunakan metode netnografis kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari berita online, media sosial, dan YouTube. Studi ini menemukan bahwa otoritas ustazah selebriti terbentuk melalui aspek-aspek yang saling terkait seperti popularitas, transformasi pribadi, ketakwaan, dan keterlibatan sosial. Namun, keterbatasan metodologis dan ruang lingkup memerlukan eksplorasi lebih lanjut tentang fenomena ini.
Studi ini menunjukkan bahwa hijrah, dakwah, dan media baru saling terkait dalam membentuk perubahan sosio-religius dan menjadi pendorong bagi munculnya struktur otoritas keagamaan yang baru.Dari perspektif teori Etos Aristoteles, ustazah selebriti membangun otoritas mereka dalam urutan yang tidak tradisional—dimulai dengan karakter moral yang baik melalui transformasi perilaku, sikap, dan penampilan melalui hijrah.Tahap kedua melibatkan keterlibatan dalam tindakan kebaikan, seperti dakwah dan berbagi pengalaman spiritual mereka dengan publik melalui platform media baru.Terakhir, mereka memperdalam pengetahuan agama mereka, baik untuk pengembangan spiritual pribadi maupun untuk penyebaran kepada publik dengan mempelajari secara intensif, secara informal dengan guru agama atau mendaftarkan diri secara formal di institusi pendidikan agama untuk meningkatkan kompetensi mereka.Penelitian ini berkontribusi pada diskusi tentang otoritas dakwah dengan menyoroti bahwa legitimasi keagamaan tidak hanya berasal dari peningkatan pengetahuan agama, praktik moral, dan ketakwaan spiritual, tetapi juga dipengaruhi oleh persepsi publik tentang kesalehan.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak psikologis dan sosial dari hijrah pada selebriti, khususnya terkait dengan perubahan identitas dan tekanan publik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis perbandingan antara metode dakwah yang dilakukan oleh ustaz selebriti dengan ulama tradisional, untuk memahami bagaimana media sosial memengaruhi pendekatan dakwah. Ketiga, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi bagaimana audiens, terutama generasi muda, menafsirkan dan merespons pesan-pesan dakwah dari ustaz selebriti, serta bagaimana hal ini memengaruhi pandangan mereka terhadap agama dan otoritas keagamaan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena ustaz selebriti dan dampaknya terhadap lanskap keagamaan di Indonesia, serta membuka peluang untuk mengembangkan strategi dakwah yang lebih efektif dan relevan dengan konteks sosial kontemporer.
- Otoritas Keagamaan Baru: Habituasi dan Arena Dakwah Era Digital | Islamic Insights Journal. otoritas... islamicinsights.ub.ac.id/index.php/insights/article/view/46Otoritas Keagamaan Baru Habituasi dan Arena Dakwah Era Digital Islamic Insights Journal otoritas islamicinsights ub ac index php insights article view 46
- Da'wa in Social Media: The Views of Ustad Hanan Attaki and Felix Siauw to The Hijrah Phenomenon... doi.org/10.18196/afkaruna.v17i2.12671Dawa in Social Media The Views of Ustad Hanan Attaki and Felix Siauw to The Hijrah Phenomenon doi 10 18196 afkaruna v17i2 12671
- The mediatization of religion: A theory of the media as agents of religious change | Intellect. religion... doi.org/10.1386/nl.6.1.9_1The mediatization of religion A theory of the media as agents of religious change Intellect religion doi 10 1386 nl 6 1 9 1
- Reconceptualization of the Da'wah Movement in Indonesia: Perspectives on Da'wah Communication... injurity.pusatpublikasi.id/index.php/inj/article/view/40Reconceptualization of the Dawah Movement in Indonesia Perspectives on Dawah Communication injurity pusatpublikasi index php inj article view 40
| File size | 620.39 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
ALQOLAMALQOLAM Fokus penelitian adalah menganalisis strategi dakwah, proses implementasi, dan dampaknya terhadap kehidupan sosial-keagamaan masyarakat heterogen. HasilFokus penelitian adalah menganalisis strategi dakwah, proses implementasi, dan dampaknya terhadap kehidupan sosial-keagamaan masyarakat heterogen. Hasil
STTKAOSTTKAO Berdasarkan hasil kajian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Kristen di era digital tidak lagi dapat dipahami hanya sebagai proses transmisiBerdasarkan hasil kajian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Kristen di era digital tidak lagi dapat dipahami hanya sebagai proses transmisi
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Realitas perilaku pelajar yang sangat nyata adalah semakin banyaknya pelajar yang terlibat tawuran antar pelajar, pergaulan narkoba, pencurian, pergaulanRealitas perilaku pelajar yang sangat nyata adalah semakin banyaknya pelajar yang terlibat tawuran antar pelajar, pergaulan narkoba, pencurian, pergaulan
ARIPAFIARIPAFI Pendidikan agama tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk mendalami ajaran spiritual, tetapi juga sebagai alat untuk membangun hubungan sosial yang harmonisPendidikan agama tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk mendalami ajaran spiritual, tetapi juga sebagai alat untuk membangun hubungan sosial yang harmonis
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Hambatan kecil terjadi ketika para siswa memiliki latar belakang ekonomi orang tua yang bervariasi. Perbedaan itu menyebabkan proses penyesuaian siswaHambatan kecil terjadi ketika para siswa memiliki latar belakang ekonomi orang tua yang bervariasi. Perbedaan itu menyebabkan proses penyesuaian siswa
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Sampel terdiri dari 235 siswa, yaitu 103 siswa SMA Al-Azhar Medan dan 132 siswa SMA Plus As-Syafiyatul Amaliyah Medan, dipilih melalui teknik stratifiedSampel terdiri dari 235 siswa, yaitu 103 siswa SMA Al-Azhar Medan dan 132 siswa SMA Plus As-Syafiyatul Amaliyah Medan, dipilih melalui teknik stratified
ABULYATAMAABULYATAMA Oleh karena itu bagi tim peneliti pemikiran Paulo Freire tentang pendidikan pembebasan kurang mendapat perhatian dari para pengajar Pendidikan Agama Kristen.Oleh karena itu bagi tim peneliti pemikiran Paulo Freire tentang pendidikan pembebasan kurang mendapat perhatian dari para pengajar Pendidikan Agama Kristen.
STAI TBHSTAI TBH Penelitian merekomendasikan peningkatan infrastruktur, pelatihan teknologi untuk guru, dan integrasi kurikulum pendidikan agama Islam dengan teknologiPenelitian merekomendasikan peningkatan infrastruktur, pelatihan teknologi untuk guru, dan integrasi kurikulum pendidikan agama Islam dengan teknologi
Useful /
UNDAUNDA Perlu dilakukan evaluasi ulang pada periode berikutnya untuk mengetahui perkembangan dari hasil prediksi tersebut. Dapat disimpulkan bahwa metode FuzzyPerlu dilakukan evaluasi ulang pada periode berikutnya untuk mengetahui perkembangan dari hasil prediksi tersebut. Dapat disimpulkan bahwa metode Fuzzy
STIETRIBHAKTISTIETRIBHAKTI Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengedukasi dan melatih keterampilan pencatatan transaksi harian bagi 40 siswa kelas XIIKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengedukasi dan melatih keterampilan pencatatan transaksi harian bagi 40 siswa kelas XII
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Data utama dikumpulkan melalui wawancara individual. Untuk memperdalam analisis, studi referensi terkait teologi feminis juga dilakukan, yang dihubungkanData utama dikumpulkan melalui wawancara individual. Untuk memperdalam analisis, studi referensi terkait teologi feminis juga dilakukan, yang dihubungkan
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Studi kualitatif menunjukkan bahwa pedagogi ekologi melibatkan edukasi dan praktek pelestarian lingkungan di berbagai tingkat. Kelompok Frapala mempraktikkanStudi kualitatif menunjukkan bahwa pedagogi ekologi melibatkan edukasi dan praktek pelestarian lingkungan di berbagai tingkat. Kelompok Frapala mempraktikkan