DARUNNAJAHDARUNNAJAH
Cendekia: Jurnal Penelitian Mahasiswa Sosial dan PendidikanCendekia: Jurnal Penelitian Mahasiswa Sosial dan PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan agama dalam membentuk etika bisnis Islami melalui penguatan nilai kesabaran bagi calon wirausahawan dan wirausahawan rempah-rempah di Omah Jamu Jeng Ratu, Yogyakarta. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai kesabaran dalam pembelajaran kewirausahaan berbasis pendidikan agama membentuk karakter wirausahawan yang tangguh, jujur, dan konsisten menghadapi tantangan bisnis. QS. Al-Baqarah ayat 45 menjadi dasar spiritual yang memperkuat motivasi dan ketekunan dalam menjalankan usaha rempah-rempah dan produk jamu. Temuan ini menguatkan bahwa nilai-nilai Islami mampu diinternalisasi dalam praktik wirausaha lokal berbasis kearifan budaya.
Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan agama memiliki peran strategis dalam membentuk karakter wirausahawan Muslim yang beretika, tangguh, dan bertanggung jawab.Nilai kesabaran terbukti menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan dunia usaha, terutama dalam sektor rempah-rempah.Studi kasus di Omah Jamu Jeng Ratu menunjukkan bahwa praktik kewirausahaan Islami yang berbasis kearifan lokal mampu menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi adalah bagaimana model pendidikan agama yang terintegrasi dengan kewirausahaan dapat direplikasi di berbagai konteks geografis dan budaya di Indonesia. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain selain kesabaran yang berkontribusi pada keberhasilan wirausahawan Muslim, seperti peran jaringan sosial, akses terhadap modal, dan dukungan pemerintah. Terakhir, studi komparatif antara praktik bisnis Islami di Indonesia dengan negara-negara lain dapat memberikan wawasan yang berharga tentang bagaimana nilai-nilai agama dapat diimplementasikan secara efektif dalam konteks bisnis global, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha kecil dan menengah yang dikelola oleh umat Muslim.
| File size | 383.6 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIARROSYIDSTAIARROSYID Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi sebagai instrument pengumpulan data primer (utama), observasi dan wawancaraInstrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi sebagai instrument pengumpulan data primer (utama), observasi dan wawancara
STTSAPPISTTSAPPI Misi Kristen adalah misi yang meneladani Kristus dalam seluruh hidup dan karya-Nya guna menghadirkan nilainilai kerajaan Allah di bumi. Perbedaan agamaMisi Kristen adalah misi yang meneladani Kristus dalam seluruh hidup dan karya-Nya guna menghadirkan nilainilai kerajaan Allah di bumi. Perbedaan agama
IFRELIFREL Dari perspektif psikologi pendidikan, integrasi IPTEKS memperkuat motivasi intrinsik, rasa percaya diri, dan keterlibatan belajar. Pembelajaran bergeserDari perspektif psikologi pendidikan, integrasi IPTEKS memperkuat motivasi intrinsik, rasa percaya diri, dan keterlibatan belajar. Pembelajaran bergeser
IAI TABAHIAI TABAH Web series ini menjadi trending karena telah menampilkan tayangan yang berisi penyimpangan agama serta berhasil tembus 2,5 miliar tayangan dalam waktuWeb series ini menjadi trending karena telah menampilkan tayangan yang berisi penyimpangan agama serta berhasil tembus 2,5 miliar tayangan dalam waktu
UIN SUSKAUIN SUSKA Studi ini menemukan bahwa otoritas ustazah selebriti terbentuk melalui aspek-aspek yang saling terkait seperti popularitas, transformasi pribadi, ketakwaan,Studi ini menemukan bahwa otoritas ustazah selebriti terbentuk melalui aspek-aspek yang saling terkait seperti popularitas, transformasi pribadi, ketakwaan,
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam merancang kurikulum diperlukan empat landasan utama, yaitu landasan filosofis, psikologis, sosiologis, dan teknis.Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam merancang kurikulum diperlukan empat landasan utama, yaitu landasan filosofis, psikologis, sosiologis, dan teknis.
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Perkembangan teknologi digital dan cyber yang semakin pesat memberikan peluang dan tantangan bagi dunia pendidikan, termasuk diantaranya adalah PendidikanPerkembangan teknologi digital dan cyber yang semakin pesat memberikan peluang dan tantangan bagi dunia pendidikan, termasuk diantaranya adalah Pendidikan
STTSAPPISTTSAPPI Penelitian ini menemukan bahwa perkawinan beda agama tidak bertentangan dengan hak asasi manusia. Terlepas kemungkinan persoalan yang bisa terjadi dalamPenelitian ini menemukan bahwa perkawinan beda agama tidak bertentangan dengan hak asasi manusia. Terlepas kemungkinan persoalan yang bisa terjadi dalam
Useful /
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Kemudian penelitian ini berfokus pada penerapan E-Government pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan pusat arusKemudian penelitian ini berfokus pada penerapan E-Government pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan pusat arus
IFRELIFREL Namun, dalam praktik historis dan kontemporer, ketegangan mendasar ada di mana sistem ini secara konsisten menyimpang ke praktik hierarkis dan keakraban.Namun, dalam praktik historis dan kontemporer, ketegangan mendasar ada di mana sistem ini secara konsisten menyimpang ke praktik hierarkis dan keakraban.
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif partisipatif menggunakan media presentasi powerpoint, pre-post test, diskusiMetode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif partisipatif menggunakan media presentasi powerpoint, pre-post test, diskusi
UIN SUSKAUIN SUSKA The findings reveal that wirid activities extend beyond fostering individual piety, significantly contributing to enhanced social solidarity among communityThe findings reveal that wirid activities extend beyond fostering individual piety, significantly contributing to enhanced social solidarity among community