STTSAPPISTTSAPPI
http://ojs.sttsappi.ac.id/index.php/tedeum/indexhttp://ojs.sttsappi.ac.id/index.php/tedeum/indexPluralisme menjadi suatu diskursus dalam kehidupan beragama, tidak bisa dipungkiri jika kemudian menjadi ruang dialog agama-agama yang berbeda. Dalam dialog semestinya sampai pada titik untuk menerima perbedaan karena sampai kapanpun tidak akan menemukan titik temu jika perdebatan tentang prinsip ajaran dalam suatu agama. Metode Kualitatif-deskritif memperkuat tulisan ini untuk melihat bagaimana misi Kristen perlu untuk dikonstruksi secara baik untuk memberi sumbangsi bagi agama Kristen memposisikan diri untuk berdialog dengan agama yang berbeda. Berangkat dari landasan inilah maka perlu dituntaskan dengan menciptakan suatu landasan berpikir sekaligus landasan berdialog. Salah satu cara yang efektif ialah menggunakan pendekatan yang ditawarkan oleh Paul Knitter tentang Model Penerimaan. Sehingga hasil dari tulisan ini ialah menciptakan ruang dialog yang harmonis yang mampu menembus batas, bertindakan yang praksis sebagai langkah awal dalam sebuah keterlibatan membebaskan manusia dari penderitaan.
Paradigma Misi Kristen di era kolonial sarat dengan diskriminasi dan menolak perbedaan.Pola misi demikian harus ditinggalkan dan direkonstruksi ulang.Gereja-gereja di Indonesia perlu mengembangkan paradigma misi yang mengedepankan dialog, memperjuangkan kebebasan dan kesetaraan yang tercermin lewat misi trinitarian.Misi Kristen juga seharusnya di pahami sebagai usaha bersama untuk menjunjung tinggi nilainilai kemanusiaan bersama pemeluk agama yang berbeda di Indonesia.Misi Kristen adalah misi yang meneladani Kristus dalam seluruh hidup dan karya-Nya guna menghadirkan nilainilai kerajaan Allah di bumi.Perbedaan agama menjadi sebuah peluang untuk menciptakan dialog untuk saling menerima satu dengan yang lain demi mencapai satu tujuan bersama mencari dan menemukan kehendak Allah sebagai sebuah tindakan atau gerakan bersama menciptakan keadilan sosial, perdamaian, keutuhan ciptaan.Agama-agama menganggap dialog yang dibangun atas dasar tindakan iman adalah bagian dari praksis, yang bagi umat Kristen merupakan fungsi-fungsi yang dijalankan dalam persekutuan orang beriman.Fungsi ini menjadi momentum untuk mengingat dan menghayati Yesus Kristus yang disalib dan kebangkitan-Nya membawa pengharapan tentang Kerajaan Allah sebagai ungkapan keprihatinan-Nya.Sehingga Gereja sebagai persekutuan orang beriman (koinonia) dengan penuh kegembiraan mewartakan kasih dan kebenaran.Sederhananya fungsi-fungsi Gereja di antara kemajemukan adalah membangun persekutuan antara orang beriman dan di sisi lain membuka diri dengan agama-agama lain untuk sebuah perubahan di dalam masyarakat atau sebagai agen transformasi sosial.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut konsep-konsep dalam model penerimaan Paul Knitter dan bagaimana penerapannya dalam konteks Indonesia yang majemuk. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak dari penerapan model penerimaan dalam dialog antaragama, khususnya dalam hal menciptakan perdamaian dan keadilan sosial. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam penerapan model penerimaan dalam misi Kristen, serta strategi-strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi tantangan tersebut.
| File size | 432.12 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
IAI TABAHIAI TABAH Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes yang membedakan makna denotatif, konotatif, dan mitos. Hasil penelitianTeknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes yang membedakan makna denotatif, konotatif, dan mitos. Hasil penelitian
UNDHARIUNDHARI Hasilnya, 75% anak menunjukkan peningkatan rasa percaya diri yang signifikan. Dengan demikian, metode bermain peran terbukti efektif dalam mendukung perkembanganHasilnya, 75% anak menunjukkan peningkatan rasa percaya diri yang signifikan. Dengan demikian, metode bermain peran terbukti efektif dalam mendukung perkembangan
UNDHARIUNDHARI Kebebasan memilih mata pelajaran, fleksibilitas pembelajaran, dan pendekatan yang berpusat pada siswa terbukti meningkatkan motivasi intrinsik siswa. DenganKebebasan memilih mata pelajaran, fleksibilitas pembelajaran, dan pendekatan yang berpusat pada siswa terbukti meningkatkan motivasi intrinsik siswa. Dengan
UNDHARIUNDHARI Fenomena yang diamati pada peserta didik Agama Buddha di SMA Negeri 1 Ampel menunjukkan bahwa meskipun pemanfaatan media digital dalam pembelajaran cukupFenomena yang diamati pada peserta didik Agama Buddha di SMA Negeri 1 Ampel menunjukkan bahwa meskipun pemanfaatan media digital dalam pembelajaran cukup
UNDHARIUNDHARI Penelitian ini mematuhi prinsip etika, termasuk informed consent dari responden. Hasil penelitian menawarkan dasar untuk mengembangkan strategi pendidikanPenelitian ini mematuhi prinsip etika, termasuk informed consent dari responden. Hasil penelitian menawarkan dasar untuk mengembangkan strategi pendidikan
UNDHARIUNDHARI Selain itu, permainan kosakata yang dilakukan secara interaktif dalam lingkaran meningkatkan partisipasi siswa. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner,Selain itu, permainan kosakata yang dilakukan secara interaktif dalam lingkaran meningkatkan partisipasi siswa. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner,
UIN SUSKAUIN SUSKA Dari perspektif teori Etos Aristoteles, ustazah selebriti membangun otoritas mereka dalam urutan yang tidak tradisional—dimulai dengan karakter moralDari perspektif teori Etos Aristoteles, ustazah selebriti membangun otoritas mereka dalam urutan yang tidak tradisional—dimulai dengan karakter moral
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai kesabaran dalam pembelajaran kewirausahaan berbasis pendidikan agama membentuk karakter wirausahawanHasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai kesabaran dalam pembelajaran kewirausahaan berbasis pendidikan agama membentuk karakter wirausahawan
Useful /
STIKKENDALSTIKKENDAL Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode ini mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, memperbaiki suasana kelas, serta meningkatkan pemahamanHasil kegiatan menunjukkan bahwa metode ini mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, memperbaiki suasana kelas, serta meningkatkan pemahaman
UNDHARIUNDHARI Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari pretest sebesar 51,32 menjadi 88,09 pada posttest. Uji normalitasHasil analisis statistik deskriptif menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari pretest sebesar 51,32 menjadi 88,09 pada posttest. Uji normalitas
USIUSI The roleplay strategy allows students to practice English in real life situations, making the learning process more enjoyable and interactive. The storytellingThe roleplay strategy allows students to practice English in real life situations, making the learning process more enjoyable and interactive. The storytelling
USIUSI Berdasarkan hasil analisis data, guru bahasa Inggris menerapkan hanya dua strategi yaitu QAR (Question Answer Relationship) dan scaffolding sebagai strategiBerdasarkan hasil analisis data, guru bahasa Inggris menerapkan hanya dua strategi yaitu QAR (Question Answer Relationship) dan scaffolding sebagai strategi