STIKKENDALSTIKKENDAL
Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Pengabdian Kepada MasyarakatMotivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan pendidikan siswa sekolah dasar. Rendahnya motivasi belajar dapat berdampak pada rendahnya hasil akademik serta kurangnya minat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. SDN 01 Galih merupakan salah satu sekolah dasar di Kabupaten Kendal yang menghadapi tantangan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, terutama dalam mata pelajaran yang dianggap sulit. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pendampingan belajar dengan metode Fun and Game-Based Learning. Pendekatan ini diterapkan dalam bentuk permainan edukatif, kuis interaktif, serta aktivitas berbasis kelompok yang dirancang untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode ini mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, memperbaiki suasana kelas, serta meningkatkan pemahaman konsep secara signifikan. Dengan demikian, metode Fun and Game-Based Learning dapat dijadikan sebagai salah satu strategi alternatif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa di tingkat sekolah dasar.
Pendampingan belajar berbasis Fun and Game-Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa di SDN 01 Galih.Metode ini dapat menjadi strategi alternatif bagi guru dalam menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan interaktif.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar metode Fun and Game-Based Learning diterapkan secara berkelanjutan dalam kurikulum sekolah dasar. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjangnya terhadap prestasi akademik siswa. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana metode ini dapat disesuaikan dengan berbagai mata pelajaran dan tingkat kesulitan yang berbeda. Apakah metode ini dapat diterapkan secara efektif di berbagai mata pelajaran, seperti Matematika, IPA, atau bahkan mata pelajaran yang lebih abstrak? Bagaimana metode ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan minat siswa yang beragam? Apakah ada aspek-aspek tertentu dari metode ini yang dapat ditingkatkan atau dimodifikasi untuk meningkatkan efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa?.
| File size | 566 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISDAUNISDA Keterampilan menulis merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan kemampuan literasi siswa. Dalam konteks pembelajaran di sekolah dasar, menulisKeterampilan menulis merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan kemampuan literasi siswa. Dalam konteks pembelajaran di sekolah dasar, menulis
UNESAUNESA Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara keterlibatan dalam organisasi dengan rasa percaya diri mahasiswa. MahasiswaHasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara keterlibatan dalam organisasi dengan rasa percaya diri mahasiswa. Mahasiswa
UNESAUNESA Terdapat tiga tujuan pada penelitian ini, yaitu 1) Untuk mengetahui pengaruh signifikan dari motivasi ekstrinsik terhadap hasil belajar peserta didik kelasTerdapat tiga tujuan pada penelitian ini, yaitu 1) Untuk mengetahui pengaruh signifikan dari motivasi ekstrinsik terhadap hasil belajar peserta didik kelas
UNESAUNESA Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development dengan menggunakan desain penelitian One group pretest-posttest design.Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development dengan menggunakan desain penelitian One group pretest-posttest design.
UNESAUNESA Hasil dari pengujian hipotesis menggunakan Independent Sample T Test menunjukkan nilai Sig 0,000, lebih kecil dari 0,05. Dari hasil tersebut maka H0 ditolakHasil dari pengujian hipotesis menggunakan Independent Sample T Test menunjukkan nilai Sig 0,000, lebih kecil dari 0,05. Dari hasil tersebut maka H0 ditolak
UNESAUNESA Pelajaran IPS di sekolah memiliki cakupan materi berkaitan dengan permasalahan sosial. Cakupan materi tersebut bersifat kompleks dan maju sehingga memerlukanPelajaran IPS di sekolah memiliki cakupan materi berkaitan dengan permasalahan sosial. Cakupan materi tersebut bersifat kompleks dan maju sehingga memerlukan
UNESAUNESA Penerapan model pembelajaran ex-situ (problem based learning) dengan kemampuan literasi baca tulis terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP LABSHCOOLPenerapan model pembelajaran ex-situ (problem based learning) dengan kemampuan literasi baca tulis terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP LABSHCOOL
UNESAUNESA Penelitian ini menegaskan bahwa aplikasi Mabar IPS efektif meningkatkan keterlibatan dan semangat belajar pada mata pelajaran IPS, serta dapat menjadiPenelitian ini menegaskan bahwa aplikasi Mabar IPS efektif meningkatkan keterlibatan dan semangat belajar pada mata pelajaran IPS, serta dapat menjadi
Useful /
UNISDAUNISDA Metode storytelling dipilih karena pusat siswa, melibatkan konteks nyata, dan mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, sertaMetode storytelling dipilih karena pusat siswa, melibatkan konteks nyata, dan mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta
UNISDAUNISDA Instrumen yang digunakan berupa rubrik observasi mengamati aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi hasil belajar siswa. Penganalisisan data dilakukanInstrumen yang digunakan berupa rubrik observasi mengamati aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi hasil belajar siswa. Penganalisisan data dilakukan
UNISDAUNISDA Faktor yang memengaruhi register ini antara lain kedekatan hubungan sosial antar teman, situasi komunikasi, serta paparan media dan teknologi, di manaFaktor yang memengaruhi register ini antara lain kedekatan hubungan sosial antar teman, situasi komunikasi, serta paparan media dan teknologi, di mana
UNISDAUNISDA Kesimpulannya kemampuan penalaran matematis siswa berbanding terbalik dengan tingkat self‑esteem, sehingga tingkat self‑esteem tinggi berkontribusiKesimpulannya kemampuan penalaran matematis siswa berbanding terbalik dengan tingkat self‑esteem, sehingga tingkat self‑esteem tinggi berkontribusi