UNISDAUNISDA
LISTRA: JURNAL LINGUISTIK DAN SASTRA TERAPANLISTRA: JURNAL LINGUISTIK DAN SASTRA TERAPANPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran memahami teks cerita sederhana di kelas 5 sekolah dasar ditinjau dari aktivitas siswa; 2) aktivitas guru; dan 3) hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilakukan di SDN 1 Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Dengan subjek Penelitian siswa kelas V dan guru kelas V. Jumlah siswa 9 anak, dengan rincian 7 siswa laki laki dan 2 siswa perempuan. Teknik pengambilan data melibatkan observasi terhadap aktivitas guru dan siswa dan tes untuk mengumpulkan data hasil belajar siswa. Instrumen yang digunakan berupa rubrik observasi mengamati aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi hasil belajar siswa. Penganalisisan data dilakukan dengan identifikasi item dalam rubrik observasi untuk menilai pelaksanaan pembelajaran, serta perhitungan statistik untuk menganalisis hasil belajar siswa untuk memberikan gambaran tentang pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian terhadap aktivitas siswa dalam pembelajaran menunjukkan pencapaian 86,67% dengan kategori sangat baik, Hasil penelitian terhadap aktivitas guru menunjukkan pencapaian skor 93,57% dengan kategori sangat baik dan hasil penelitian dari hasil belajar siswa menunjukkan pencapaian dengan rata rata 72,78 dengan kategori baik. Pembelajaran berdiferensiasi terbukti bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam memahami informasi teks cerita sederhana.
Berdasarkan penelitian di atas, penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran memahami informasi teks cerita sederhana di kelas 5 SD menunjukkan hasil yang cukup positif meskipun menghadapi beberapa tantangan.Aktivitas siswa yang mencakup tes diagnostik gaya belajar, diferensiasi isi, proses, dan produk, serta pengelolaan waktu dan fokus, mencapai pencapaian sebesar 86,67%.Di SDN 1 Balun Turi, Lamongan, penerapan pembelajaran berdiferensiasi terlaksana dengan sangat baik, mencapai skor 93,57% dari skor maksimal.Pembagian kelompok berdasarkan gaya belajar—visual, auditori, dan kinestetik—membantu siswa memahami materi lebih baik sesuai dengan cara belajar mereka.Guru menggunakan asesmen diagnostik untuk mengidentifikasi gaya belajar siswa, menyampaikan materi sesuai kebutuhan mereka, serta menerapkan asesmen formatif dan sumatif guna memantau perkembangan pemahaman siswa.Berbagai strategi diterapkan untuk meningkatkan keterlibatan siswa, misalnya membuat mind map bagi siswa visual atau menceritakan kembali isi cerita bagi siswa auditori.Secara keseluruhan, pembelajaran berdiferensiasi berdampak positif terhadap hasil belajar siswa dengan rata-rata nilai 72,78, meskipun masih ada beberapa siswa yang memerlukan perhatian lebih dalam mencapai pemahaman yang lebih mendalam.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas pembelajaran berdiferensiasi pada materi ajar lain selain teks cerita sederhana, seperti matematika atau sains, untuk melihat apakah pendekatan ini memberikan hasil yang serupa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen asesmen yang lebih komprehensif untuk mengukur pemahaman siswa secara mendalam, tidak hanya berdasarkan hasil tes, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih jauh pengalaman guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, termasuk tantangan yang dihadapi dan strategi yang digunakan untuk mengatasinya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang implementasi pembelajaran berdiferensiasi dan dampaknya terhadap kualitas pendidikan di sekolah dasar.
- Literature Review: Pendekatan Berdiferensiasi Solusi Pembelajaran dalam Keberagaman | JURNAL PENDIDIKAN... doi.org/10.37630/jpm.v12i3.620Literature Review Pendekatan Berdiferensiasi Solusi Pembelajaran dalam Keberagaman JURNAL PENDIDIKAN doi 10 37630 jpm v12i3 620
- Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul Aplikatif Integratif Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi pada... doi.org/10.53299/jagomipa.v4i4.746Analisis Kebutuhan Pengembangan E Modul Aplikatif Integratif Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi pada doi 10 53299 jagomipa v4i4 746
- Analisis Perbedaan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka | Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer. analisis... doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1974Analisis Perbedaan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer analisis doi 10 47709 jpsk v3i01 1974
- Pengembangan kompetensi guru dalam menghadapi masa peralihan Kurikulum Merdeka | Pranata | DWIJA CENDEKIA:... jurnal.uns.ac.id/jdc/article/view/80164Pengembangan kompetensi guru dalam menghadapi masa peralihan Kurikulum Merdeka Pranata DWIJA CENDEKIA jurnal uns ac jdc article view 80164
| File size | 525.92 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISDAUNISDA Salah satu faktor penyebabnya adalah rendahnya minat baca peserta didik karena metode pembelajaran yang kurang menarik atau tidak relevan dengan kebutuhanSalah satu faktor penyebabnya adalah rendahnya minat baca peserta didik karena metode pembelajaran yang kurang menarik atau tidak relevan dengan kebutuhan
UNISDAUNISDA Kondisi ideologi sosial pengamen yang menempatkan mereka pada lingkungan jalanan yang keras dan berada pada tekanan siapan yang kuat dia yang berkuasa.Kondisi ideologi sosial pengamen yang menempatkan mereka pada lingkungan jalanan yang keras dan berada pada tekanan siapan yang kuat dia yang berkuasa.
UNISDAUNISDA Aktivitas siswa dinilai berdasarkan 10 indikator, dengan skor maksimum 30. Secara keseluruhan, jumlah skor yang diperoleh siswa adalah 283, dengan nilaiAktivitas siswa dinilai berdasarkan 10 indikator, dengan skor maksimum 30. Secara keseluruhan, jumlah skor yang diperoleh siswa adalah 283, dengan nilai
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Sampel terdiri dari 28 siswa. Data karakter dikumpulkan melaluiPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Sampel terdiri dari 28 siswa. Data karakter dikumpulkan melalui
UNISDAUNISDA Pembelajaran menulis cerita pendek dengan pendekatan kontekstual bermedia visual memberikan efek positif terhadap keaktifan, kemampuan menulis, serta motivasiPembelajaran menulis cerita pendek dengan pendekatan kontekstual bermedia visual memberikan efek positif terhadap keaktifan, kemampuan menulis, serta motivasi
UNISDAUNISDA Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan literasi membaca memberikan pengaruhHasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan literasi membaca memberikan pengaruh
UNISDAUNISDA Terdapat tiga hubungan utama yang tergambar dalam mitos ini, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama, dan hubungan manusiaTerdapat tiga hubungan utama yang tergambar dalam mitos ini, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama, dan hubungan manusia
UNISDAUNISDA Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan, kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media tersebut. Metode yang digunakan adalah ResearchPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan, kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media tersebut. Metode yang digunakan adalah Research
Useful /
UNISDAUNISDA Analisis data dilakukan dengan pendekatan sosiopragmatik untuk memahami pengaruh faktor sosial terhadap penggunaan bahasa siswa dalam komunikasi sekolah.Analisis data dilakukan dengan pendekatan sosiopragmatik untuk memahami pengaruh faktor sosial terhadap penggunaan bahasa siswa dalam komunikasi sekolah.
UNISDAUNISDA Permasalahan nilai bahasa Indonesia pada kompetensi menulis khususnya menulis teks narasi mengalami penurunan jika dilihat dari hasil belajar siswa. PenelitianPermasalahan nilai bahasa Indonesia pada kompetensi menulis khususnya menulis teks narasi mengalami penurunan jika dilihat dari hasil belajar siswa. Penelitian
UNISDAUNISDA Hasil validitas menunjukkan skor rata-rata 4,00 dari validator media dan ahli, dengan respons guru 4,96 dan respons siswa positif 97,00%. Media flipbookHasil validitas menunjukkan skor rata-rata 4,00 dari validator media dan ahli, dengan respons guru 4,96 dan respons siswa positif 97,00%. Media flipbook
UNISDAUNISDA Kesimpulannya kemampuan penalaran matematis siswa berbanding terbalik dengan tingkat self‑esteem, sehingga tingkat self‑esteem tinggi berkontribusiKesimpulannya kemampuan penalaran matematis siswa berbanding terbalik dengan tingkat self‑esteem, sehingga tingkat self‑esteem tinggi berkontribusi