UNISDAUNISDA

LISTRA: JURNAL LINGUISTIK DAN SASTRA TERAPANLISTRA: JURNAL LINGUISTIK DAN SASTRA TERAPAN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas siswa, aktivitas guru, dan hasil belajar siswa dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada materi menulis teks eksposisi di kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Wotanngare I Kalitidu Bojonegoro yang berjumlah 11 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa selama pembelajaran tergolong sangat baik, dengan nilai rata-rata 85,8%. Siswa menunjukkan perhatian yang tinggi, antusiasme dalam bertanya, serta kemampuan menyelesaikan tugas tepat waktu. Namun, terdapat kelemahan pada kemampuan menghasilkan ide kreatif dan memperhatikan struktur teks eksposisi. Aktivitas guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dinilai sangat baik, mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Guru berhasil menyediakan bahan ajar sesuai gaya belajar siswa, mengelola kelas secara kondusif, serta memberikan bimbingan individual.

Aktivitas siswa dinilai berdasarkan 10 indikator, dengan skor maksimum 30.Secara keseluruhan, jumlah skor yang diperoleh siswa adalah 283, dengan nilai rata-rata aktivitas siswa mencapai 85,8%.Berdasarkan kriteria penilaian, rata-rata tersebut termasuk dalam kategori Sangat Baik (85%–100%).Dengan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada materi menulis teks eksposisi berhasil mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif, menunjukkan antusiasme, dan menghasilkan karya yang baik sesuai dengan tujuan pembelajaran.Berdasarkan pengamatan terhadap aktivitas guru nilai total aktivitas guru mencapai skor 27 dengan rata-rata 90%.Berdasarkan kriteria penilaian, hasil ini termasuk dalam kategori Memuaskan.Guru secara umum mampu melaksanakan perannya dengan sangat baik selama proses pembelajaran.Kelebihan dari aspek ini adalah guru mampu merancang langkah-langkah pembelajaran yang terstruktur sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga pembelajaran dapat berjalan efektif.Rencana yang disusun mencakup diferensiasi tugas dan pendekatan pembelajaran yang relevan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pembelajaran berdiferensiasi dengan metode pembelajaran konvensional untuk melihat perbedaan dampak terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pembelajaran berdiferensiasi yang lebih inovatif dan kreatif, seperti penggunaan teknologi atau media interaktif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak pembelajaran berdiferensiasi terhadap perkembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa, serta bagaimana pembelajaran ini dapat diterapkan secara efektif di kelas-kelas dengan jumlah siswa yang lebih besar.

Read online
File size430.5 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test