UNISDAUNISDA

LISTRA: JURNAL LINGUISTIK DAN SASTRA TERAPANLISTRA: JURNAL LINGUISTIK DAN SASTRA TERAPAN

Penelitian ini bertujuan untuk memdeskripsikan representasi kelas sosial pengamen dan dampak ketimpangan sosial kehidupan pengamen dalam novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin karya Tere Liye. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan pada novel yang menunjukan representasi kelas sosial, dan dampak ketimpangan sosial. Sumber data dalam penelitian ini ialah novel dengan judul Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin karya Tere Liye. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa representasi kelas sosial pengamen dalam novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin karya Tere Liye dari perspektif Marxisme diperoleh data bahwa representasi kelas sosial meliputi kondisi ekonomi pengamen begitu terbatas, tinggal di rumah kardus dan bahkan sampai putus sekolah. Kondisi SDM yang rendah tidak mengandalkan kreativitas dan inovasi dalam profesi yang dijalankan. Kondisi ideologi sosial pengamen yang menempatkan mereka pada lingkungan jalanan yang keras dan berada pada tekanan siapan yang kuat dia yang berkuasa. Kondisi tempat tinggal pengamen berada pada garis bawah menempatkan dirinya pada tempat tinggal berdinding kardus dan tidak layak huni.

Penelitian ini menunjukkan bahwa representasi kelas sosial pengamen dalam novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin mencerminkan kondisi ekonomi minimal, keterbatasan sumber daya manusia, dan ideologi sosial yang menempatkan pengamen pada posisi marginal.Analisis Marxisme mengungkapkan ketimpangan sosial dan kekakuan struktur kelas yang memengaruhi kehidupan pengamen.Temuan ini menegaskan pentingnya pemahaman kritis terhadap peran sastra sebagai alat untuk mengkritik ketidakadilan sosial.

Bagaimana pengaruh dampak ketimpangan sosial terhadap partisipasi pengamen dalam kegiatan seni publik di kota-kota besar? Sejauh mana intervensi kebijakan sosial dapat meningkatkan akses pendidikan bagi pengamen di wilayah perkotaan? Bagaimana peran platform digital dapat memperkuat jaringan solidaritas antar pengamen untuk mengatasikan ketimpangan sosial?.

Read online
File size383.9 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test