UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA

Jurnal HonaiJurnal Honai

Penelitian ini dilatarbelakangi mengenai pentingnya penerapan E-Government, semua elemen pemerintah pusat maupun daerah untuk senantiasa menerapkan E-Government. Karena E-Government merupakan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dilakukan pemerintah dalam mendukung serta meningkatkan kinerja layanan publik kepada masyarakat. Kemudian penelitian ini berfokus pada penerapan E-Government pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan pusat arus informasi dan pengaduan berkaitan dengan ketenagakerjaan maupun transmigrasi pada lingkup Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menggunakan media elektronik website pemerintahan nakertrans.jogjaprov.go.id. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan E-Government serta faktor pendukung dan penghambat berdasarkan teori G.Valdes dalam penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Dengan berfokus pada 4 indikator penerapan E-Government diantaranya: E-Government Strategy (Strategi E-Government), IT Governance (Tata Kelola Teknologi Informasi), Process Management (Proses Manajemen), Organization and People (Organisasi dan Orang). Proses pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data dilaksanakan secara kualitatif dari hasil pengumpulan data yang diperoleh.

Penerapan E-Government di Disnakertrans DIY telah berhasil mengembangkan website yang menyediakan layanan ketenagakerjaan dan transmigrasi secara online, memperluas akses informasi 24 jam dan memudahkan interaksi antara pengguna dan penyelenggara layanan.Namun, faktor penghambat seperti keterbatasan layanan kepada warga dan bisnis, kurangnya interoperabilitas, infrastruktur dan alat yang memadai, serta sumber daya manusia terbatas masih perlu diperbaiki.Kinerja layanan pada platform dapat ditingkatkan melalui perbaikan fitur, integrasi sistem, dan peningkatan kapasitas SDM.

Penelitian lanjut dapat menyelidiki bagaimana integrasi data lintas lembaga melalui sistem interoperabilitas dapat meningkatkan efisiensi layanan publik di wilayah administratif. Selain itu, studi mengenai dampak penggunaan platform mobile yang responsif terhadap kepuasan pengguna dan tingkat partisipasi masyarakat dapat memberikan insight kebijakan yang lebih tepat. Terakhir, evaluasi jangka panjang terhadap model pelatihan dan pengembangan kompetensi SDM khusus E‑Government dapat membantu merancang program penguatan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

  1. Penerapan E-Government Sebagai Upaya Peningkatan Layanan Publik di Disnakertrans DIY | Jurnal Honai.... journal.unaim-wamena.ac.id/index.php/honai/article/view/105Penerapan E Government Sebagai Upaya Peningkatan Layanan Publik di Disnakertrans DIY Jurnal Honai journal unaim wamena ac index php honai article view 105
Read online
File size647.31 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test