STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA
Jurnal Abdi MahosadaJurnal Abdi MahosadaMasa remaja merupakan periode rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi, termasuk perilaku seksual pranikah, infeksi menular seksual (IMS) dan kehamilan tidak diinginkan yang memberikan dampak medis, psikologis dan sosial ekonomi signifikan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan penyuluhan kesehatan reproduksi pra-nikah pada remaja calon pengantin, khususnya terkait peningkatan pengetahuan tentang perubahan fisik dan psikologis remaja, risiko perilaku seksual pranikah dan kehamilan remaja, cara menjaga kesehatan reproduksi dan perilaku sehat pra-nikah. Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Penebel, Tabanan dengan melibatkan 35 orang peserta. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif partisipatif menggunakan media presentasi powerpoint, pre-post test, diskusi dan tanya jawab kepada remaja usia 15–24 tahun. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta tentang persiapan pra-nikah dan kesehatan reproduksi pada remaja. Kegiatan penyuluhan berhasil menyediakan ruang belajar yang aman bagi remaja untuk memahami isu kesehatan reproduksi, dibuktikan dengan partisipasi aktif dan respons positif peserta. Pengabdian ini berkontribusi pada upaya pencegahan kehamilan remaja dan pernikahan dini, serta mendukung perilaku sehat pra-nikah sesuai rekomendasi regulasi nasional Indonesia.
Penyuluhan kesehatan reproduksi pra-nikah untuk remaja calon pengantin merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang sangat relevan mengingat tingginya beban masalah kesehatan reproduksi remaja dan kehamilan remaja di Indonesia.Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta tentang persiapan pra-nikah dan kesehatan reproduksi, serta menyediakan ruang belajar yang aman dan inklusif.Hasil kegiatan sejalan dengan rekomendasi WHO mengenai pendidikan seksualitas komprehensif dan pencegahan kehamilan dini.
Pertama, perlu dikaji efektivitas pendekatan konseling sebaya dalam program penyuluhan kesehatan reproduksi pra-nikah, apakah lebih mampu mengurangi stigma dan meningkatkan partisipasi aktif remaja dibandingkan metode fasilitator dewasa. Kedua, perlu diteliti apakah integrasi orang tua dan tokoh agama dalam sesi edukasi dapat meningkatkan dukungan sosial dan penguatan perilaku sehat pra-nikah dalam lingkungan keluarga serta komunitas. Ketiga, perlu dievaluasi keberlanjutan perubahan perilaku jangka panjang, seperti penundaan pernikahan atau pencegahan kehamilan remaja, melalui pemantauan berkala selama 6–12 bulan setelah kegiatan penyuluhan selesai. Penelitian lanjutan juga perlu membandingkan efektivitas model penyuluhan berbasis komunitas dengan model berbasis sekolah atau puskesmas. Disarankan pula mengembangkan modul edukasi yang disesuaikan dengan konteks budaya lokal untuk meningkatkan relevansi dan penerimaan materi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi penggunaan media digital atau aplikasi mobile dalam menyampaikan informasi kesehatan reproduksi kepada remaja secara berkelanjutan. Penelitian dapat menguji apakah pelibatan remaja dalam perancangan program meningkatkan rasa kepemilikan dan keberlanjutan kegiatan. Penting pula menganalisis hambatan struktural seperti akses terbatas ke layanan kesehatan ramah remaja meskipun pengetahuan telah meningkat. Akhirnya, studi lanjutan dapat menilai dampak ekonomi dari pencegahan kehamilan remaja melalui program edukasi terhadap beban sistem kesehatan dan produktivitas individu. Pendekatan multidisiplin yang melibatkan sektor pendidikan, kesehatan, dan pemerintah daerah perlu dikaji untuk menciptakan ekosistem pendukung kesehatan reproduksi remaja yang lebih holistik.
| File size | 359.43 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNESAUNESA Peneliti menyimpulkan hasil analisis dengan uji statistik Kendalls Tau dan dipatkan angka signifikan yaitu nilai p value = 0,004 < 0,05, yang berarti adaPeneliti menyimpulkan hasil analisis dengan uji statistik Kendalls Tau dan dipatkan angka signifikan yaitu nilai p value = 0,004 < 0,05, yang berarti ada
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Program Sekolah Sehat merupakan strategi penting untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan siswa. Namun, pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)Program Sekolah Sehat merupakan strategi penting untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan siswa. Namun, pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan ini efektif dalam membentuk perilaku preventif yang dapat meminimalisir penyebaran skabies dan mendukung terciptanyaHasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan ini efektif dalam membentuk perilaku preventif yang dapat meminimalisir penyebaran skabies dan mendukung terciptanya
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg. Tingginya angka kejadian hipertensi dan dampak yang ditimbulkanKondisi ini ditandai dengan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg. Tingginya angka kejadian hipertensi dan dampak yang ditimbulkan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil menurunkan tekanan darah secara signifikan pada kelompok lansia hipertensi melalui intervensi senam hipertensi.Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil menurunkan tekanan darah secara signifikan pada kelompok lansia hipertensi melalui intervensi senam hipertensi.
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan lansia tentang pemakaian gigi tiruan dengan tingkat kepercayaan diri lansia diKesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan lansia tentang pemakaian gigi tiruan dengan tingkat kepercayaan diri lansia di
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, lalu dianalisis dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil menunjukkan sebelum intervensiData dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, lalu dianalisis dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil menunjukkan sebelum intervensi
UNUBLITARUNUBLITAR Namun, lansia di panti kerap menghadapi keterbatasan dalam interaksi sosial, dukungan emosional, serta aktivitas fisik yang beragam, yang dapat menghambatNamun, lansia di panti kerap menghadapi keterbatasan dalam interaksi sosial, dukungan emosional, serta aktivitas fisik yang beragam, yang dapat menghambat
Useful /
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif model pengabdian kepada masyarakat yang dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh instansiKegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif model pengabdian kepada masyarakat yang dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh instansi
JAYABAYAJAYABAYA Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa secara parsial dengan signifikan terdapat pengaruh positif variabel promosi terhadap variabelBerdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa secara parsial dengan signifikan terdapat pengaruh positif variabel promosi terhadap variabel
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Hasil menunjukkan 80 peserta terlayani, dengan TTV abnormal pada 35 peserta hipertensi dengan hasil tekanan darah 150/70 mmHg-180/80 mmHg, gula darah >126Hasil menunjukkan 80 peserta terlayani, dengan TTV abnormal pada 35 peserta hipertensi dengan hasil tekanan darah 150/70 mmHg-180/80 mmHg, gula darah >126
UNUBLITARUNUBLITAR Selain itu, faktor protektif resiliensi dari ketiga partisipan, yakni karakteristik individu, hubungan keluarga, dan lingkungan sosial. Berdasarkan hasilSelain itu, faktor protektif resiliensi dari ketiga partisipan, yakni karakteristik individu, hubungan keluarga, dan lingkungan sosial. Berdasarkan hasil