UIN SUSKAUIN SUSKA
Jurnal Dakwah RisalahJurnal Dakwah RisalahArtikel ini mengkaji model komunikasi yang digunakan oleh para pendakwa Islam (dai) di Indonesia dan Malaysia, dengan tujuan mengidentifikasi strategi efektif untuk menyebarluaskan pesan-pesan keagamaan dalam konteks budaya dan masyarakat yang berbeda. Dengan membandingkan pendekatan dakwah di kedua negara, studi ini menganalisis bagaimana dinamika budaya, agama, dan sosial membentuk praktik komunikasi. Studi ini mengeksplorasi saluran komunikasi interpersonal dan media massa untuk mengungkap kekuatan, keterbatasan, dan implikasinya masing-masing bagi dawa kontemporer. Analisis ini juga mempertimbangkan tantangan yang ditimbulkan oleh globalisasi dan kemajuan teknologi, yang menekankan perlunya para pendawa untuk beradaptasi dengan perubahan moda komunikasi. Pada akhirnya, studi perbandingan ini menawarkan wawasan kritis tentang faktor-faktor yang berkontribusi pada keberhasilan dawa Islam di Asia Tenggara dan memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan relevansi dan dampak dawa di antara beragam audiens.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa model komunikasi dawa di Indonesia dan Malaysia merupakan hasil dari adaptasi yang cermat terhadap lingkungan sosial budaya, agama, dan teknologi masing-masing negara.Kedua negara menggunakan berbagai saluran komunikasi, termasuk interaksi pribadi, pertemuan keagamaan, media massa, dan platform digital seperti media sosial.Meskipun terdapat perbedaan gaya dan struktur, terutama dalam hal pengaturan institusional dan pengaruh budaya, terdapat kecenderungan konvergen menuju digitalisasi dawa, yang menunjukkan responsivitas penyebaran Islam terhadap pergeseran teknologi global.Model dawa Indonesia mencerminkan keselarasan yang kuat dengan kebijaksanaan lokal, pluralisme, dan ekspresi Islam yang terintegrasi secara budaya.Hal ini menarik secara luas pada nilai-nilai toleransi (tasamuh), moderasi (wasatiyyah), dan akomodasi tradisi asli, sering kali melalui keterlibatan akar rumput.Sebaliknya, Malaysia menunjukkan pendekatan yang lebih sentralistik dan terinstitusionalisasi, di mana dawa secara sistematis diatur di bawah otoritas agama yang disahkan negara.Distingsi ini mencerminkan struktur sejarah, politik, dan administratif yang lebih luas yang membentuk bagaimana Islam diartikulasikan dan disebarkan dalam setiap konteks nasional.
Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana model komunikasi dawa di Indonesia dan Malaysia dapat ditingkatkan untuk mencapai audiens yang lebih luas dan beragam, terutama dalam era digital saat ini. Penelitian dapat fokus pada strategi komunikasi inovatif yang memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan keagamaan dengan cara yang lebih menarik dan relevan bagi generasi muda. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana model komunikasi dawa dapat disesuaikan dengan tantangan-tantangan kontemporer seperti ekstremisme agama, penyebaran informasi yang salah, dan sekularisasi ruang publik. Para pendakwa perlu mengembangkan kemampuan komunikasi etis, literasi media, dan kesadaran kontekstual untuk memastikan bahwa pesan-pesan mereka tetap relevan dan bermakna dalam lanskap sosial yang terus berubah. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki bagaimana model komunikasi dawa dapat menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap keragaman budaya dan agama di dalam masyarakat, mempromosikan dialog antaragama, dan memperkuat kohesi sosial.
| File size | 596.25 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh signifikan dalam pelestarian budaya. Augmented Reality (AR) menggabungkan objek maya ke dunia nyataPerkembangan teknologi digital memberikan pengaruh signifikan dalam pelestarian budaya. Augmented Reality (AR) menggabungkan objek maya ke dunia nyata
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Hasil analisis data yang dilakukan peneliti terhadap ketiga informan dalam pandangan komunikasi kesehatan Islam menunjukkan bahwa makna sakit bagi OdapusHasil analisis data yang dilakukan peneliti terhadap ketiga informan dalam pandangan komunikasi kesehatan Islam menunjukkan bahwa makna sakit bagi Odapus
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Temuan penelitian menunjukkan bahwa ceramah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah oleh Ustadz Zulhamdi Lc, MA dilihat dari aspek analisis sosial,Temuan penelitian menunjukkan bahwa ceramah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah oleh Ustadz Zulhamdi Lc, MA dilihat dari aspek analisis sosial,
UNIPASBYUNIPASBY Budaya ini juga menunjukkan kepedulian terhadap semua pihak yang terlibat serta penghormatan terhadap identitas budaya dan nasional. Munggah Molo memilikiBudaya ini juga menunjukkan kepedulian terhadap semua pihak yang terlibat serta penghormatan terhadap identitas budaya dan nasional. Munggah Molo memiliki
IAIN SUIAIN SU Penelitian ini memberikan kontribusi pada khazanah hukum Islam dan diskursus hukum pidana dengan menempatkan maqasid al-syariah sebagai kerangka normatifPenelitian ini memberikan kontribusi pada khazanah hukum Islam dan diskursus hukum pidana dengan menempatkan maqasid al-syariah sebagai kerangka normatif
IAIN SUIAIN SU Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pembagian harta warisan sebelum muwaris meninggal di Desa Singosari berdasarkan prinsip-prinsip fiqih mawaris.Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pembagian harta warisan sebelum muwaris meninggal di Desa Singosari berdasarkan prinsip-prinsip fiqih mawaris.
UBUB Sisa memori penggunaan pada mikrokontroler NodeMCU ESP8266 berkisar 51765 byte yaitu hanya 36,75% memori yang terpakai pada node sensor dan 52174 byteSisa memori penggunaan pada mikrokontroler NodeMCU ESP8266 berkisar 51765 byte yaitu hanya 36,75% memori yang terpakai pada node sensor dan 52174 byte
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan dengan tiga tahap (1) Observasi, (2) Wawancara,Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan dengan tiga tahap (1) Observasi, (2) Wawancara,
Useful /
UIN SUSKAUIN SUSKA Penelitian ini didasarkan pada studi lapangan yang dilakukan pada tahun 2023. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif. PenelitianPenelitian ini didasarkan pada studi lapangan yang dilakukan pada tahun 2023. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pelayanan melalui pendekatan manajemen keperawatan yang mencakup pemeriksaan Tensi-Temperatur-Nadi (TTV),Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pelayanan melalui pendekatan manajemen keperawatan yang mencakup pemeriksaan Tensi-Temperatur-Nadi (TTV),
UYPUYP Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktorial dengan perlakuan variasi konsentrasi ekstrak bunga telang dan waktu fermentasi. HasilPenelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktorial dengan perlakuan variasi konsentrasi ekstrak bunga telang dan waktu fermentasi. Hasil
UYPUYP Selain itu, formulasi D menghasilkan kadar β-karoten tertinggi. Perlakuan terbaik ditemukan pada formulasi D dengan nilai b* 14,3 dan betakaroten sebesarSelain itu, formulasi D menghasilkan kadar β-karoten tertinggi. Perlakuan terbaik ditemukan pada formulasi D dengan nilai b* 14,3 dan betakaroten sebesar