BIMABERILMUBIMABERILMU

DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan SosialDIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep teoretis, langkah prosedural, serta dampak penggunaan media pembelajaran dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar (SD). Kurikulum Merdeka menuntut pembelajaran yang fleksibel dan kontekstual, sehingga media pembelajaran menjadi instrumen vital untuk menerjemahkan materi yang abstrak menjadi konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis pengembangan berbasis model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penggunaan media seperti diorama, peta interaktif, dan media digital (Canva/Quizizz) secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa dan efektivitas pembelajaran. Kendala utama ditemukan pada keterbatasan infrastruktur dan kompetensi teknis guru. Solusi yang ditawarkan meliputi pelatihan intensif dan kolaborasi melalui Kelompok Kerja Guru (KKG). Oleh karena itu, pemilihan media yang relevan dengan karakteristik siswa menjadi faktor penentu dalam menciptakan suasana belajar yang lebih bermakna, aplikatif, serta menyenangkan di kelas. Upaya kolektif dalam mengoptimalkan sumber daya lokal sebagai bahan media pembelajaran dapat menjadi alternatif efektif untuk mengatasi tantangan keterbatasan sarana prasarana yang ada di sekolah. Disimpulkan bahwa pengembangan media yang transformasi sistematis merupakan pembelajaran IPS di era digital.

Integrasi media ini berpijak pada stimulasi multisensori, Dual Coding Theory, dan Kerucut Pengalaman Edgar Dale.Penerapan model ADDIE menjamin media yang dihasilkan memiliki validitas tinggi, dengan hasil uji ahli mencapai kategori Sangat Layak.Jenis media paling efektif meliputi diorama, Canva, Quizizz, dan Augmented Reality (AR).Implementasi media ini secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa hingga 45% dan memperkuat retensi memori, meskipun kendala infrastruktur dan kompetensi teknis guru masih ada.Solusi lingkungan dan optimalisasi melalui Kelompok Kerja Guru menjadi strategi kolaboratif yang efektif.

Bagaimana penggunaan media pembelajaran berbasis Augmented Reality dapat meningkatkan pemahaman konsep sejarah di kelas SD, dan apa efek jangka panjangnya terhadap motivasi belajar? Bagaimana kolaborasi antara guru dan pihak masyarakat melalui Kelompok Kerja Guru dapat mengatasi kendala infrastruktur, serta bagaimana evaluasinya dapat diukur secara kuantitatif? Bagaimana peran pelatihan intensif dalam meningkatkan kompetensi teknis guru dapat disempurnakan dengan pendekatan blended learning, sehingga memperkuat implementasi media digital di lingkungan sekolah dasar?.

Read online
File size138.48 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test