UNMUNM

DEDIKASIDEDIKASI

Penyakit tidak menular (PTM), seperti hipertensi, diabetes mellitus, obesitas, dan penyakit kardiovaskular, merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas global. Faktor risiko PTM biasanya berkembang secara perlahan dan tidak terdeteksi pada usia produktif, termasuk di kalangan pendidik yang memiliki tingkat aktivitas dan beban kerja tinggi. Guru merupakan kelompok strategis yang berperan penting dalam membangun budaya gaya hidup sehat di lingkungan sekolah, namun mereka sering mendapat perhatian terbatas dalam program skrining kesehatan preventif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan melakukan skrining kesehatan dasar pada guru sekolah dasar dan menengah pertama di SIT Bina Insan Parepare sebagai upaya deteksi dini faktor risiko PTM. Kegiatan tersebut meliputi pengukuran tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), lingkar pinggang, kadar glukosa darah sewaktu, serta edukasi kesehatan tentang pencegahan PTM dan praktik gaya hidup sehat. Selain itu, kegiatan juga mencakup konsultasi singkat terkait hasil pemeriksaan peserta dan faktor risiko kesehatan. Hasil menunjukkan bahwa sebagian peserta memiliki faktor risiko PTM, antara lain tekanan darah tinggi, kelebihan berat badan/obesitas, peningkatan lingkar pinggang, serta kadar glukosa darah sewaktu di atas batas normal. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap skrining dan edukasi yang diberikan. Kegiatan ini terbukti bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran guru tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin serta penerapan perilaku hidup sehat sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif terhadap penyakit tidak menular.

Kegiatan skrining kesehatan dasar pada guru SD dan SMP SIT Bina Insan Parepare berhasil dilaksanakan sebagai upaya deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular, dengan temuan tekanan darah tinggi, overweight/obesitas, obesitas sentral, dan peningkatan kadar gula darah pada sebagian peserta.Kegiatan edukasi kesehatan meningkatkan kesadaran guru tentang pentingnya pemeriksaan rutin dan penerapan perilaku hidup sehat.Hal ini menunjukkan bahwa skrining sederhana yang dipadukan dengan edukasi promotif‑preventif dapat menjadi langkah efektif untuk meningkatkan kesadaran kesehatan tenaga pendidik dan mendukung pencegahan penyakit tidak menular serta healthy aging.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efek jangka panjang dari program skrining kesehatan berkelanjutan pada guru dengan melakukan studi kohort longitudinal untuk menilai perubahan parameter klinis seperti tekanan darah, IMT, dan kadar glukosa selama beberapa tahun; studi komparatif dapat membandingkan efektivitas intervensi edukasi kesehatan standar dengan program lifestyle terpersonalisasi yang melibatkan pelatihan fisik, konseling gizi, dan manajemen stres untuk mengetahui dampaknya terhadap kepatuhan perilaku sehat dan penurunan faktor risiko PTM; serta penelitian kualitatif dapat menyelidiki faktor psikososial yang memengaruhi motivasi dan kepatuhan guru terhadap rekomendasi skrining serta edukasi, termasuk persepsi risiko, dukungan sosial, dan hambatan lingkungan, untuk merancang strategi promosi kesehatan yang lebih tepat sasaran.

  1. Antioxidants and phytochemicals – a scoping review for Nordic Nutrition Recommendations 2023 |... doi.org/10.29219/fnr.v67.10324Antioxidants and phytochemicals Ae a scoping review for Nordic Nutrition Recommendations 2023 doi 10 29219 fnr v67 10324
Read online
File size419.95 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test