UNMUNM

INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and HumanitiesINSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Penelitian ini mengkaji masalah kesehatan mental ibu pada masa perinatal dan mengaitkannya dengan kecerdasan emosional serta resolusi konflik. Penulis menggunakan metode narrative review dengan mempelajari berbagai literatur dari tahun 2014-2025. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya ibu dan keluarga menjaga kesehatan mental ibu pada masa perinatal dan memahami cara menanganinya serta kaitan kecerdasan emosional sebagai resolusi konflik. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa banyak faktor yang menyebabkan ibu mengalami masalah kesehatan mental pada masa perinatal, salah satunya lingkungan sosial seperti keluarga. Keluarga terdekat juga dianggap mampu menangani dan mencegah masalah kesehatan mental tersebut. Kecerdasan emosional pun dianggap sebagai solusi agar ibu tidak mengalami masalah kesehatan mental, serta sebagai fondasi untuk resolusi konflik yang efektif, yang membutuhkan bantuan keluarga dan pasangan.

Narrative review mengidentifikasi berbagai faktor, termasuk lingkungan sosial yang sering keliru atau tidak menyadari masalah kesehatan mental ibu pada masa perinatal.Kecerdasan emosional berperan sebagai faktor protektif yang dapat mencegah depresi, stres pengasuhan, dan kecemasan serta menjadi dasar bagi resolusi konflik yang efektif.Namun, keberhasilan resolusi konflik tetap memerlukan dukungan aktif dari pasangan atau suami serta peningkatan pemahaman sosial budaya terhadap kesehatan mental ibu.

Penelitian selanjutnya dapat melakukan uji coba terkontrol secara acak untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan kecerdasan emosional pada ibu perinatal dalam mengurangi gejala depresi dan kecemasan, dengan mengukur perubahan skor kesehatan mental sebelum dan sesudah intervensi. Selain itu, diperlukan studi campuran yang mengeksplorasi pengaruh faktor budaya dan sosial ekonomi terhadap persepsi kesehatan mental perinatal serta strategi resolusi konflik pada keluarga berpendapatan rendah di Indonesia, menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara mendalam untuk memperoleh gambaran komprehensif. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat meneliti interaksi antara kecerdasan emosional pasangan dan hasil kesehatan mental ibu selama dua belas bulan pasca melahirkan, untuk memahami dinamika dukungan emosional dan dampaknya terhadap kesejahteraan ibu dan anak.

  1. The perinatal period: A literature review from the biopsychosocial perspective | Buultjens | Clinical... sciedupress.com/journal/index.php/cns/article/view/2311The perinatal period A literature review from the biopsychosocial perspective Buultjens Clinical sciedupress journal index php cns article view 2311
Read online
File size173.49 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test