AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI

OjsGapuOjsGapu

Angina pectoris adalah suatu sindroma klinik yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara kebutuhan dan suplai aliran arteri koroner. Unstable angina pectoris biasanya ditandai dengan nyeri dada atau ketidaknyamanan yang disebabkan oleh penyakit arteri koroner dan biasanya digambarkan sebagai rasa tertekan, rasa penuh, diremas, berat atau nyeri. Diagnosis keperawatan yang biasanya ditemukan pada pasien unstable angina pectoris ini yaitu penurunan curah jantung, nyeri akut, gangguan pertukaran gas, intoleransi aktivitas dan ansietas. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat digunakan untuk penurunan skala nyeri adalah relaksasi benson. Relaksasi Benson merupakan gabungan dari keyakinan seseorang (faith factor) dengan respon relaksasi. Fokus relaksasi Benson adalah pada pengungkapan kalimat tertentu secara berulang-ulang dengan irama teratur serta sikap pasrah. Kata-kata dalam terapi yang digunakan bisa berupa nama Tuhan atau kata yang dapat menenangkan pasien. Intervensi diberikan sebanyak 4 kali, proses pengumpulan data yang digunakan adalah observasi-partsipatif, metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah akhir ini adalah metode deskriptif. Hasil dari intervensi yang dilakukan yaitu terdapat pengaruh terapi relaksasi benson terhadap penurunan nyeri pada pasien unstable angina pectoris.

E didapatkan data pasien mengeluh nyeri dada di sebelah kiri, nyeri seperti terbakar.Nyeri dirasakan menjalar sampai ke punggung, nyeri memberat jika Ny.E beraktifitas, skala nyeri 6, nyeri dirasakan terus menerus.E mengeluh cemas akan penyakitnya, merasa lemas karens kesulitan ketika mau tidur, terdapat nyeri pada ulu hati, kepala terasa pusing.Diagnosa yang ditegakkan pada kasus yaitu nyeri akut dan ansietas.Diagnosa penurunan curah jantung, gangguan pertukaran gas dan intoleransi aktivitas tidak ditegakkan karena data pada kasus kurang menunjang untuk menegakkan diagnosa tersebut.Hasil evaluasi dari implementasi yang telah diberikan pada Ny.E yaitu terdapat penurunan skala nyeri pada Ny.E dimana skala awal pada saat pengkajian 6 dan setelah diberikan intervensi sebanyak 4x selama 20 menit dalam 3 hari Ny.E mengatakan sudah tidak merasakan nyeri lagi.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan studi eksperimental untuk menguji efektivitas teknik relaksasi Benson dalam jangka panjang terhadap penurunan nyeri kronis pada pasien dengan angina pectoris tidak stabil. Selain itu, perlu adanya penelitian banding untuk membandingkan efektivitas teknik relaksasi Benson dengan metode non-farmakologis lainnya dalam manajemen nyeri akut. Studi lanjutan juga disarankan mengeksplorasi pengaruh kombinasi teknik relaksasi Benson dengan terapi farmakologis terhadap tingkat ansietas dan kualitas hidup pasien angina pectoris.

  1. #melitus tipe#melitus tipe
  2. #glukosa darah#glukosa darah
Read online
File size168 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2zQ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test