POLTEKHARBERPOLTEKHARBER

Parapemikir : Jurnal Ilmiah FarmasiParapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi

Diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi akibat tingginya kadar gula dalam darah, hal ini dapat terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa), atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Diabetes melitus akan menyebabkan beberapa manifestasi klinik lainnya. Sebagian besar diabetes melitus adalah diabetes melitus tipe 2. Diabetes melitus tipe 2 ini diobati dengan menggunakan obat antidiabetik oral, namun pada penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan berbagai efek samping, di antaranya gangguan fungsi ginjal. Sedangkan kunyit adalah tumbuhan yang banyak tumbuh di Indonesia, dan memiliki kadar curcumin yang memiliki efek antidiabetik. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat efek antidiabetik dari rimpang kunyit.

Pemberian ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.) memiliki efek sinergis dalam menurunkan kadar glukosa dalam darah zebrafish.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji efek antidiabetik ekstrak kunyit pada hewan uji yang lebih kompleks, seperti tikus atau mencit, untuk melihat apakah hasilnya konsisten dengan zebrafish. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi mekanisme kerja curcumin dalam menurunkan kadar glukosa darah, serta potensi efek samping dan interaksi obat yang mungkin terjadi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan ekstrak kunyit sebagai terapi alternatif atau pelengkap dalam pengelolaan diabetes melitus tipe 2.

Read online
File size274.65 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test