AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI
OjsGapuOjsGapuLatar Belakang :Diabetes Melitus merupakan penyakit yang kronis yang ditandai dengan adanya peningakatan kadar gula darah atau hiperglikemia. Kadar gula darah terlalu tinggi menyebabkan kerusakan pembuluh darah yang menghambat peredaran darah sehingga memicu timbulnya berbagai penyakit, seperti serangan jantung, stroke, kebutaan dan gagal ginjal bahkan dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian. Dukungan keluarga dan motivasi sangatlah diperlukan dalam keberhasilan diet diabetes melitus terutama dalam proses kontrol terhadap penyakit diabetes melitus. Tujuan : Penelitian ini adalah untuk megetahui hubungan dukungan keluarga degan motivasi dalam menontrol kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe 2. Metode : Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi sebanyak 1.564 responden dengan sampel sebanyak 60 responden dengan tehnik purposive sampling. Hasil : Penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan motivasi menjalankan diet diabetes mellitus dalam mengontrol gula darah pasien diabetes melitus tipe 2 dengan p value 0.000 (p<0,05). Kesimpulan : Dukungan keluarga sangat diperlukan oleh para penderita penyakit kronis khususnya diabetes melitus, diharapan keluargayang memiliki anggota keluarga dengan diabetes melitus, lebih terlibat dalam merawat pasien dengan diabetes melitus, keterlibatan dari anggota keluarga tidak hanya secara fisik atau material tetapi juga secara psikologis yaitu berupa pemberian perhatian dan dukungan.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan motivasi menjalankan diet diabetes Mellitus dengan keeratan hubungan yang kuat.Juga ditemukan ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluargadan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di RSUD Blambangan.Dukungan keluarga sangat diperlukan oleh para penderita penyakit kronis khususnya DM, sehingga merujuk dari penelitian ini, diharapan keluargayang memiliki anggota keluarga dengan DM, lebih terlibat dalam merawat pasien dengan DM, keterlibatan dari anggota keluarga tidak hanya secara fisik atamaterial tetapi juga secara psikologis yaitu berupa pemberian perhatian dan dukungan.
Meskipun penelitian ini telah mengidentifikasi hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan motivasi pasien dalam mengontrol kadar gula darah, masih terdapat peluang besar untuk penelitian lanjutan yang lebih mendalam dan komprehensif. Pertama, disarankan untuk melakukan studi longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan beragam di berbagai wilayah geografis, tidak terbatas pada satu puskesmas, guna memahami dinamika hubungan kausal antara jenis dukungan keluarga yang spesifik (seperti dukungan emosional, instrumental, dan informasi) dengan motivasi serta kepatuhan jangka panjang terhadap diet dan pengontrolan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Pendekatan ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai bagaimana intervensi dapat dirancang untuk keberhasilan berkelanjutan. Kedua, perlu dikembangkan dan dievaluasi efektivitas program intervensi berbasis keluarga yang terstruktur, yang secara aktif melibatkan anggota keluarga dalam edukasi dan strategi perawatan diri pasien, untuk melihat dampak langsungnya terhadap peningkatan motivasi dan hasil klinis pasien. Penelitian semacam ini dapat mengidentifikasi komponen-komponen intervensi yang paling efektif dan dapat direplikasi. Ketiga, studi kualitatif mendalam sangat diperlukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman pasien serta keluarga mengenai tantangan dan keberhasilan dalam pemberian dukungan, termasuk hambatan psikososial dan struktural yang mungkin timbul. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman holistik yang akan menjadi dasar perumusan kebijakan kesehatan dan praktik klinis yang lebih responsif terhadap kebutuhan penderita diabetes melitus dan keluarga mereka.
| File size | 153.1 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Tujuan: Program ini bertujuan untuk.melakukan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, asam urat dan kolesterol dan penilaian kelenturan tubuh pada tulangTujuan: Program ini bertujuan untuk.melakukan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, asam urat dan kolesterol dan penilaian kelenturan tubuh pada tulang
SHARIAJOURNALS UINJAMBISHARIAJOURNALS UINJAMBI Penganiayaan dan penerapan qishash menjadi hal penting dalam kasus penganiayaan Santri Gontor, di mana hukuman yang tepat bagi pelaku adalah diyat beratPenganiayaan dan penerapan qishash menjadi hal penting dalam kasus penganiayaan Santri Gontor, di mana hukuman yang tepat bagi pelaku adalah diyat berat
UnwahasUnwahas Teknik sampling yang digunakan total sampling dan dianalisis secara deskriptif. Penelitian dilakukan dengan menggunakan instrumen rekam medis pasien DMTeknik sampling yang digunakan total sampling dan dianalisis secara deskriptif. Penelitian dilakukan dengan menggunakan instrumen rekam medis pasien DM
UnwahasUnwahas Penelitian ini merupakan penelitan non eksperimental dengan pendekatan metode cross sectional dengan pengumpulan data variabel bebas dan terikat pada satuPenelitian ini merupakan penelitan non eksperimental dengan pendekatan metode cross sectional dengan pengumpulan data variabel bebas dan terikat pada satu
EBSINAEBSINA Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap permasalahan ketidakstabilan kadar gula darah pada lansia.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap permasalahan ketidakstabilan kadar gula darah pada lansia.
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Hasil penelitian diuji dengan uji Wilcoxon didapatkan nilai ρ-value 0,001 yang berarti ada pengaruh signifikan pemberian di SDN 3 Batubulan Kangin tahunHasil penelitian diuji dengan uji Wilcoxon didapatkan nilai ρ-value 0,001 yang berarti ada pengaruh signifikan pemberian di SDN 3 Batubulan Kangin tahun
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Jenis rancangan penelitian ini adalah rancangan penelitian deskriptif, menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah sebagian besarJenis rancangan penelitian ini adalah rancangan penelitian deskriptif, menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah sebagian besar
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Faktor ekstrinsik meliputi kepadatan tempat tinggal, polusi udara, tipe rumah, ventilasi, dan kebiasaan merokok orang tua. Jenis penelitian yang digunakanFaktor ekstrinsik meliputi kepadatan tempat tinggal, polusi udara, tipe rumah, ventilasi, dan kebiasaan merokok orang tua. Jenis penelitian yang digunakan
Useful /
UnwahasUnwahas Jamu A dan D tidak mengandung deksametason. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sampel jamu yang mengandung BKO parasetamol yaitu pada jamuJamu A dan D tidak mengandung deksametason. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sampel jamu yang mengandung BKO parasetamol yaitu pada jamu
UnwahasUnwahas Tanaman kapulaga jawa (Amomum compactum) memiliki aktivitas farmakologi yang berpotensi sebagai antiinflamasi berdasarkan uji in vitro. Studi ini bertujuanTanaman kapulaga jawa (Amomum compactum) memiliki aktivitas farmakologi yang berpotensi sebagai antiinflamasi berdasarkan uji in vitro. Studi ini bertujuan
AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI Hasil evaluasi dari implementasi yang telah diberikan pada Ny. E yaitu terdapat penurunan skala nyeri pada Ny. E dimana skala awal pada saat pengkajianHasil evaluasi dari implementasi yang telah diberikan pada Ny. E yaitu terdapat penurunan skala nyeri pada Ny. E dimana skala awal pada saat pengkajian
UIKAUIKA Jampang Tengah adalah salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Sukabumi yang memiliki kondisi bentang alam yang menarik untuk dikaji terkait potensiJampang Tengah adalah salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Sukabumi yang memiliki kondisi bentang alam yang menarik untuk dikaji terkait potensi