AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI
OjsGapuOjsGapuDiabetes Melitus adalah suatu kondisi gangguan metabolik yang bersifat kronis atau menahun karena tubuh mengalami kekurangan hormon insulin akibat gangguan pada sekresi insulin atau karena insulin tidak berfungsi dengan baik. Gejala-gejala yang sering terkait dengan diabetes melitus meliputi rasa haus yang berlebihan, frekuensi buang air kecil yang meningkat, penurunan berat badan yang tidak diinginkan, luka yang sulit sembuh, serta kelelahan dan kelemahan otot. Salah satu jenis latihan fisik yang disarankan untuk pasien diabetes melitus adalah senam kaki diabetes. Tujuan dalam penulisan karya ilmiah akhir ners ini adalah untuk menganalisis keberhasilan senam kaki diabetes pada pasien diabetes melitus tipe 2. Subjek yang digunakan yaitu pasien dengan ketidakstabilan glukosa darah. Proses pengumpulan data yang digunakan adalah observasi-partisipatif, metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah akhir ners ini adalah metode deskriptif, yang mana melihat kadar glukosa darah sewaktu pada hari pertama dan hari terakhir setelah penerapan senam kaki diabetes. Setelah dilakukan penerapan senam kaki diabetes selama 5 kali pertemuan, terjadi penurunan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 yaitu dari 600 mg/dL menjadi 190 mg/dL. Penerapan terapi senam kaki diabetes dapat menurunkan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2, sehingga relaksasi ini dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi untuk menstabilkan glukosa darah.
S didapatkan data pasien yang ditemukan mengeluh lemas, lesu, lelah, tidak nafsu makan, demam, merasa kehausan, dan bibirnya terasa kering dan bibir pasien tampak kering pecah-pecah.Pasien mengatakan nyeri pada luka tersebut, nyerinya terasa nyut-nyutan, air kencing keruh dan frekuensi dalam sehari 600 cc/8 Jam.Berdasarkan pengkajian dan hasil dari analisa data Ny.S didapatkan diagnosa keperawatan berdasarkan acuan dari Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI) yaitu Ketidakstabilan kadar glukosa darah berhubungan dengan resistensi insulin D.0027, nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (inflamasi, iskemia) D.0077, Gangguan integritas jaringan berhubungan dengan neuropati perifer D.Intervensi keperawatan yang diberikan berdasarkan Standar Intervensi keperwatan Indonesia (SIKI), yaitu melakukan managemen hiperglikemia (senam kaki diabetes), melakukan managemen nyeri (melakukan relaksasi napas dalam dan pemberian analagesik), melakukan perawatan luka, (melakukan pijat minyak zaitun).Implementasi keperawatan dilakukan dari tanggal 8 Juni 2023-11 Juni 2023 sesuai dengan intervensi keperawatan yang ada.Pada diagnosa ketidakstabilan kadar glukosa darah dilakukan senam kaki diabetes selama 5 kali pertemuan, pertemuan pertama glukosa darah Ny.S 600 mg/dL dan dipertemuan ke-5 glukosa darah Ny.Pada diagnosa nyeri akut dilakukan managemen nyeri berupa relaksasi napas dalam dan pemberian analgesik selama 3 kali pertemuan pertemuan pertama skala nyeri 4 dan dipertemuan skala nyeri 1-2.Pada diagnosa gangguan integritas jaringan dilakukan perawatan luka, pijat menggunakan minyak zaitun selama 5 kali pertemuan pertemuan pertama didapatkan hasil luka yang awalnya jaringan hitam sudah berdarah Kembali.Senam kaki diabetes selama 5 kali pertemuan, intervensi teratasi.Pada diagnosa nyeri akut dilakukan managemen nyeri berupa relaksasi napas dalam dan pemberian analgesik selama 3 kali pertemuan, intervensi teratasi.Pada diagnosa gangguan integritas jaringan dilakukan perawatan luka, pijat menggunakan minyak zaitun selama 5 kali pertemuan, dapat dikatakan intervensi teratasi sebagian.
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas senam kaki diabetes dalam jangka panjang. Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang senam kaki diabetes terhadap kontrol glukosa darah dan kesehatan pasien diabetes melitus tipe 2. Selain itu, studi komparatif antara senam kaki diabetes dengan intervensi lainnya, seperti terapi obat atau diet, dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas dan manfaat masing-masing pendekatan. Penelitian ini juga dapat dieksplorasi lebih lanjut dengan melibatkan lebih banyak subjek dan melakukan analisis statistik yang lebih mendalam untuk memperkuat kesimpulan dan generalisasi hasil.
| File size | 191.95 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai intervensi non-farmakologis yang dapat mendukung pengelolaan penyakit yangTujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai intervensi non-farmakologis yang dapat mendukung pengelolaan penyakit yang
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan pola asuh ibu terhadap keberhasilan toilet training pada anak usia prasekolahKesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan pola asuh ibu terhadap keberhasilan toilet training pada anak usia prasekolah
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Responden lebih banyak mengalami demam dengan durasi panjang yaitu sebanyak 61 (87,1%) daripada mengalami demam dengan durasi pendek sebanyak 9 (12,9%).Responden lebih banyak mengalami demam dengan durasi panjang yaitu sebanyak 61 (87,1%) daripada mengalami demam dengan durasi pendek sebanyak 9 (12,9%).
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Usia merupakan faktor risiko yang berhubungan IMS dan menunjukkan bahwa pasien berusia aktif lebih berisiko sebesar 2,71 kali mengalami IMS dibandingkanUsia merupakan faktor risiko yang berhubungan IMS dan menunjukkan bahwa pasien berusia aktif lebih berisiko sebesar 2,71 kali mengalami IMS dibandingkan
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Asfiksia neonatorum merupakan salah satu dari penyebab morbiditas dan mortalitas pada bayi baru lahir. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui. BerdasarkanAsfiksia neonatorum merupakan salah satu dari penyebab morbiditas dan mortalitas pada bayi baru lahir. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui. Berdasarkan
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Dismenore merupakan menstruasi yang disertai rasa nyeri sampai dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dismenore secara umum diklasifikasikan menjadi dismenoreDismenore merupakan menstruasi yang disertai rasa nyeri sampai dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dismenore secara umum diklasifikasikan menjadi dismenore
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pasien diabetes melitus tipe 2 di ruang poliklinik RS Sentra Medika Cisalak mengalamiBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pasien diabetes melitus tipe 2 di ruang poliklinik RS Sentra Medika Cisalak mengalami
UMSBUMSB Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling yang artinya seluruh populasi dijadikan sampel. Analisa data Univariat dan Bivariat. Hasil Penelitian:Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling yang artinya seluruh populasi dijadikan sampel. Analisa data Univariat dan Bivariat. Hasil Penelitian:
Useful /
POLKESBANPOLKESBAN Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak program promosi kesehatan mental terhadap kesehatan mental remaja, dengan menyoroti peran mediasi efikasiPenelitian ini bertujuan menganalisis dampak program promosi kesehatan mental terhadap kesehatan mental remaja, dengan menyoroti peran mediasi efikasi
POLKESBANPOLKESBAN Selain itu, F3 memiliki daya simpan selama 147 hari pada suhu ruang dan harga jual sebesar Rp6. 000 per porsi. Substitusi tepung terigu dengan hati ayam,Selain itu, F3 memiliki daya simpan selama 147 hari pada suhu ruang dan harga jual sebesar Rp6. 000 per porsi. Substitusi tepung terigu dengan hati ayam,
POLKESBANPOLKESBAN Salah satu faktor yang memengaruhi terjadinya gangguan mental positif adalah tradisi kuliner yang sangat kuat sehingga menjadi budaya dalam masyarakat.Salah satu faktor yang memengaruhi terjadinya gangguan mental positif adalah tradisi kuliner yang sangat kuat sehingga menjadi budaya dalam masyarakat.
UMSBUMSB Pemberian informasi atau sosialisasi terkait IPE menjadi penting untuk memberi kesiapan kepada mahasiswa. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui pengaruhPemberian informasi atau sosialisasi terkait IPE menjadi penting untuk memberi kesiapan kepada mahasiswa. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui pengaruh