SYEKH NURJATISYEKH NURJATI

Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MIAl Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kompetensi digital guru di Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. 49 guru MI dipilih sebagai responden melalui teknik pengambilan sampel acak. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara mendalam. Statistik deskriptif digunakan untuk melihat data kuantitatif, dan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan digunakan untuk melihat data kualitatif. Temuan menunjukkan tingkat kompetensi digital yang umumnya rendah, dengan skor rata-rata 2,28 (SD = 0,86) pada skala 5 poin. Sebagian besar guru (40,8%) termasuk dalam kategori Rendah, 30,6% Sedang, dan hanya 4,1% yang mencapai Sangat Tinggi. Komunikasi digital memiliki skor tertinggi (M = 2,52), diikuti oleh penggunaan teknologi (M = 2,42), etika digital (M = 2,11), dan pembuatan konten (M = 2,08). Guru paling kesulitan dalam membuat materi digital, menggunakan platform daring, dan memahami etika digital. Pengalaman mengajar (F = 2,49, p = 0,045) dan lokasi sekolah (F = 3,26, p = 0,047) menunjukkan perbedaan yang signifikan, dengan guru perkotaan dan guru yang kurang berpengalaman lebih baik. Analisis regresi menunjukkan usia, pengalaman mengajar, lokasi pedesaan, dan pelatihan sebelumnya sebagai prediktor signifikan, yang mencakup 43,5% varians. Tidak ada perbedaan antara jenis kelas. Implikasi penelitian ini menunjukkan urgensi pelaksanaan program untuk meningkatkan kompetensi digital guru. Secara lebih luas, penelitian ini berdampak pada perumusan kebijakan pendidikan, pengembangan kurikulum, dan transformasi pendidikan Islam dalam menghadapi era digital.

majority of teachers still have low digital competence.Although they are able to use basic tools such as Microsoft Office, many have difficulty in adopting more complex technologies, such as learning management systems and digital assessment tools.The location of the school significantly influences the level of digital competence, where teachers in urban areas tend to be more proficient than teachers in rural areas.In addition, age and teaching experience have a negative correlation with digital competence, while previous digital training has been shown to have a positive impact.We still need to improve awareness of digital ethics, particularly in terms of copyright and personal data protection.We recommend a more comprehensive and sustainable digital training program, particularly for teachers in rural areas and those with longer teaching experience.

Dalam menanggapi keterbatasan dan kesimpulan penelitian yang sudah ada, penelitian lanjutan perlu fokus pada tiga aspek khusus. Pertama, penelitian harus menyelidiki dampak program pelatihan digital yang disesuaikan untuk meningkatkan kemampuan guru di daerah pedesaan. Ini melibatkan analisis lebih dalam tentang kebutuhan spesifik guru di luar kota, seperti aksesibilitas dan infrastruktur teknis yang terganggu. Kedua, penelitian harus mengeksplorasi kesesuaian kurikulum digital dengan nilai-nilai Islam dalam konteks pendidikan tradisional. Penelitian ini menjelas bagaimana perpaduan teknologi dan nilai-nilai Islam dapat meningkatkan kualitas pendidikan tanpa merusak karakteristik budaya dan agama yang penting. Ketiga, perlu dau lagi ditinjau pengaruh pengalaman belajar guru pada penerapan teknologi digital dalam guru. Studi ini dapat membahas cara pengalaman guru, baik pendek atau panjang, dapat mempengaruhi adaptasi dan pengetahuan digital mereka. Dengan memelihara keterbatasan yang sudah ada, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi berarti untuk meningkatkan kompetensi digital guru, khususnya dalam kurikulum Merdeka, dengan mengambil pedoman nilai Islam.

  1. Digital Competence and Teacher Preparedness for Educational Transformation in the Merdeka Curriculum... syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/ibtida/article/view/19917Digital Competence and Teacher Preparedness for Educational Transformation in the Merdeka Curriculum syekhnurjati ac jurnal index php ibtida article view 19917
  2. Parents' Perceptions and Actions on Digital Safety of Elementary School Students | Batubara | Al... doi.org/10.24235/al.ibtida.snj.v11i2.18796Parents Perceptions and Actions on Digital Safety of Elementary School Students Batubara Al doi 10 24235 al ibtida snj v11i2 18796
Read online
File size448.13 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test