POLNAMPOLNAM
Journal AgregateJournal AgregateFondasi bangunan RTMC Polda Maluku mengalami perubahan pada panjang tiang pancang yang digunakan saat pelaksanaan yang tidak sesuai dengan perencanaan, menimbulkan pertanyaan apakah fondasi tiang pancang dengan daya dukungnya mampu menerima beban yang bekerja diatasnya. Tujuan penelitian ini yaitu mendapatkan hasil perhitungan daya dukung dan penurunan fondasi tiang pancang pada bangunan RTMC Polda Maluku dengan menggunakan metode Meyerhoff berdasarkan data hasil uji Sondir, SPT dan data hasil uji Laboratorium. Penelitian ini menunjukkan Hasil perhitungan kapasitas daya dukung ultimate diperoleh nilai daya dukung ultimate tiang pancang tunggal dari data sondir sebesar 305,6 ton, dan data SPT sebesar 595,2 ton serta data laboratorium sebesar 150,88 ton. Hal ini menunjukan hasil daya dukung paling besar adalah berdasarkan data SPT, kemudian dikuti data sondir dan yang paling kecil adalah daya dukung berdasarkan hasil data laboratorium. Hasil perhitungan penurunan fondasi tiang pancang dengan jumlah tiang 2 buah tiang menunjukkan hasil penurunan tunggal sebesar 0,0062 m dan penurunan kelompok tiang sebesar 0,015 m serta hasil penurunnan fondasi tiang pancang dengan jumlah 3 buah tiang menunjukkan hasil penurunan tunggal sebesar 0,0063 m dan penurunan kelompok sebesar 0,015 m. Hal ini menunjukkan bahwa penurunan fondasi 2 tiang maupun 3 tiang lebih kecil dari pada penurunan yang dizinkan yaitu sebesar 0,15 m sehingga penurunan dinyatakan aman.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa perhitungan kapasitas daya dukung ultimate tiang pancang tunggal menunjukkan data SPT memberikan nilai terbesar (595,2 ton) dan data laboratorium terkecil (150,88 ton), sementara data sondir berada di tengah (305,6 ton).Hasil perhitungan penurunan fondasi tiang pancang, baik untuk 2 maupun 3 tiang, menunjukkan nilai yang lebih kecil dari penurunan yang diizinkan (0,15 m), yaitu sekitar 0,015 m, sehingga dinyatakan aman.Secara keseluruhan, fondasi tiang pancang dengan diameter 0,4 m dan panjang 12 m, baik dengan 2 maupun 3 tiang, dinyatakan aman dan layak digunakan untuk bangunan RTMC Polda Maluku.
Saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan untuk memperkaya pemahaman tentang fondasi tiang pancang di wilayah Maluku, khususnya untuk bangunan vital seperti RTMC, adalah sebagai berikut. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi komparatif mendalam yang tidak hanya membandingkan hasil kapasitas daya dukung dan penurunan dari berbagai metode analitis (seperti Meyerhof, Tomlinson, dan Poulos and Davis) serta perangkat lunak geoteknik (misalnya GEO5 atau Soil Vision), tetapi juga menyelidiki secara kuantitatif alasan di balik perbedaan hasil yang signifikan antara metode-metode tersebut, termasuk sensitivitasnya terhadap variasi parameter tanah setempat. Penelitian ini bisa mengeksplorasi kondisi geoteknik spesifik di lokasi proyek yang mungkin mempengaruhi akurasi masing-masing metode, memberikan panduan yang lebih baik dalam pemilihan metode desain untuk tanah di Ambon. Kedua, mengingat sifat penting bangunan dan potensi adanya beban dinamis, penelitian dapat diperluas untuk menganalisis perilaku fondasi tiang pancang di bawah beban gempa atau getaran lalu lintas, serta memantau penurunan jangka panjang menggunakan instrumentasi lapangan. Studi ini akan memberikan wawasan krusial mengenai kinerja fondasi dalam kondisi operasional sebenarnya dan potensi risiko di masa depan, yang belum tercakup dalam analisis statis saat ini. Ketiga, untuk optimasi desain yang lebih komprehensif, perlu dilakukan studi optimasi konfigurasi kelompok tiang pancang yang berbeda (misalnya, variasi jumlah dan jarak antar tiang) dengan mempertimbangkan aspek daya dukung, penurunan, dan efisiensi biaya konstruksi. Analisis ini harus mencakup evaluasi dampak berbagai konfigurasi terhadap distribusi tegangan tanah di sekitarnya dan bagaimana hal ini dapat memengaruhi kinerja keseluruhan fondasi, sehingga dapat merekomendasikan desain paling optimal dari segi teknis dan ekonomis untuk kondisi tanah yang serupa.
| File size | 485.6 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
AFEKSIAFEKSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pelepah pisang dapat mengembangkan motorik halus anak, dengan presentase keberhasilan pada siklus 1 sebesar 47%Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pelepah pisang dapat mengembangkan motorik halus anak, dengan presentase keberhasilan pada siklus 1 sebesar 47%
UMSUMS Kegiatan yang dilakukan secara bertahap dan berbasis praktik langsung ini memberikan pengalaman belajar yang aplikatif serta mendorong peserta didik untukKegiatan yang dilakukan secara bertahap dan berbasis praktik langsung ini memberikan pengalaman belajar yang aplikatif serta mendorong peserta didik untuk
UMSUMS Kegiatan dilakukan secara interaktif melalui workshop, demonstrasi langsung, dan permainan edukatif untuk memastikan materi mudah dipahami dan diterapkanKegiatan dilakukan secara interaktif melalui workshop, demonstrasi langsung, dan permainan edukatif untuk memastikan materi mudah dipahami dan diterapkan
UMSUMS Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa metode interaktif lebih efektif dibandingkan metode ceramah konvensional dalam meningkatkan fokus, keterlibatan, danHasil pelaksanaan menunjukkan bahwa metode interaktif lebih efektif dibandingkan metode ceramah konvensional dalam meningkatkan fokus, keterlibatan, dan
STAI TBHSTAI TBH Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan efektivitas antara kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesarHasil analisis menunjukkan adanya perbedaan efektivitas antara kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar
STAI TBHSTAI TBH Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas V yang berjumlah 25 orang, yang sekaligus menjadi sampel penelitian. Teknik pengumpulan data meliputiPopulasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas V yang berjumlah 25 orang, yang sekaligus menjadi sampel penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi
AFEKSIAFEKSI Likopen yang terkandung pada tomat memiliki potensi antioksidan yang tinggi, serta bisa mencegah radikal bebas yang mengakibatkan berbagai penyakit kronisLikopen yang terkandung pada tomat memiliki potensi antioksidan yang tinggi, serta bisa mencegah radikal bebas yang mengakibatkan berbagai penyakit kronis
AFEKSIAFEKSI Sampel penelitian sebanyak 27 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptifSampel penelitian sebanyak 27 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif
Useful /
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Penelitian ini mengeksplorasi integrasi etnomatematika dan pendidikan terbarukan di desa Pandeglan, Tanjung Jaya, Banten, Indonesia. Menggunakan pendekatanPenelitian ini mengeksplorasi integrasi etnomatematika dan pendidikan terbarukan di desa Pandeglan, Tanjung Jaya, Banten, Indonesia. Menggunakan pendekatan
POLNAMPOLNAM 22. Penelitian menunjukan perpindahan antar lantai masih aman dikarenakan tidak melewati batas izin 30 mm dimanan displacment terbesar arah-x terjadi akibat22. Penelitian menunjukan perpindahan antar lantai masih aman dikarenakan tidak melewati batas izin 30 mm dimanan displacment terbesar arah-x terjadi akibat
UBBUBB Survei dan wawancara terfokus pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dimiliki pihak hotel untuk masing-masing komponen yang ditinjau. Setelah didapatSurvei dan wawancara terfokus pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dimiliki pihak hotel untuk masing-masing komponen yang ditinjau. Setelah didapat
AFEKSIAFEKSI Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre Experiment Design, menerapkan model pembelajaran PBL berbasis digital menggunakan videoPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre Experiment Design, menerapkan model pembelajaran PBL berbasis digital menggunakan video