MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI

AMMA : Jurnal Pengabdian MasyarakatAMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Umat Katolik memiliki kitab suci sebagai pedoman hidup beriman. Namun dalam kenyataan masih banyak umat, khususnya kaum muda Katolik, yang tidak memiliki pengetahuan memadai mengenai kitab sucinya sendiri. Selain itu mereka juga tidak terbiasa membaca dan merenungkannya, apalagi menjadikan kitab suci sebagai sumber renungan untuk kepentingan ibadat. Di sisi lain, kebutuhan akan pengetahuan kitab suci meningkat di kalangan umat. Demikian pula kebutuhan akan keterampilan membaca dan merenungkan kitab suci serta kemampuan menyusun renungan biblis yang bermanfaat dalam ibadat syukuran. Kegiatan pelatihan kursus dasar ini dibuat untuk menjawab kebutuhan umat Katolik, khususnya kaum muda Katolik di Paroki Santo Gregorius Agung Oeleta. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapat pengetahuan tentang kitab suci secara garis besar, dan keterampilan untuk mendalami teks kitab suci serta menyusun renungan biblis.

Umat Katolik memiliki kitab suci yang menjadi pedoman hidup beriman, sehingga mereka hendaknya membiasakan diri membaca dan merenungkannya.Kegiatan ini bermanfaat bagi Orang Muda Katolik dan umat di Paroki Santo Gregorius Agung Oeleta untuk memperoleh pemahaman dasar mengenai kitab suci, serta keterampilan mendalami teks dan menyusun renungan biblis untuk kepentingan ibadat syukur di kelompok basis.Peserta kini memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mendalami kitab suci dan menyusun renungan secara sederhana untuk kebutuhan rohani keluarga dan lingkungan setempat.

Pertama, perlu dikaji efektivitas jangka panjang pelatihan dasar Kitab Suci terhadap kebiasaan membaca dan merenungkan Kitab Suci di kalangan Orang Muda Katolik setelah pelatihan selesai—apakah keterampilan yang diperoleh bertahan dan diterapkan secara konsisten dalam kehidupan rohani pribadi dan kelompok. Kedua, dapat dilakukan penelitian tentang bagaimana konteks digital dan media sosial dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan renungan biblis yang disusun oleh OMK, serta sejauh mana hal ini mendorong partisipasi aktif mereka dalam pewartaan iman di ruang publik maya. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengembangan modul pelatihan lanjutan yang lebih mendalam tentang Kitab Suci berbasis tema-tema kehidupan nyata seperti keadilan sosial, lingkungan, dan pekerjaan, agar pendalaman Kitab Suci tidak hanya bersifat teoretis tetapi juga relevan dengan tantangan aktual yang dihadapi kaum muda. Gabungan ketiga arah penelitian ini dapat menghasilkan program pemberdayaan OMK yang lebih berkelanjutan, adaptif terhadap teknologi, dan kontekstual terhadap realitas kehidupan sehari-hari, sehingga membentuk generasi muda Katolik yang tidak hanya mengenal Kitab Suci, tetapi juga mampu menerapkannya secara aktif dalam berbagai aspek kehidupan.

Read online
File size564 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test